Cara Cerdas Muhammad Abduh dalam Menjelaskan Mengapa Babi Haram
Kamis, 06 Januari 2022 - 15:31 WIB
loading...
Banyak argumentasi di balik rahasia mengapa Islam mengharamkan babi. (Foto/Ilustrasi : Ist)
A
A
A
Muhammad Abduh amatlah cerdas. Tatkala berada di Prancis, beliau ditanya rahasia Islam mengharamkan babi. Pada awalnya, mereka yang bertanya itu mendapat jawaban bahwa babi haram karena mengonsumsi sampah yang mengandung cacing pita, mikroba-mikroba, dan bakteri-bakteri lainnya.
Dengan peternakan modern saat ini hal seperti itu tidak terjadi lagi. Lalu mengapa Islam tetap mengharamkan?
Baca juga: Sebut Haram dalam Islam, Taliban Larang Barbershop Mencukur Jenggot
Tanya-jawab Muhammad Abduh dengan masyarakat Perancis ini disitir Syaikh Fauzi Muhammad Abu Zaid dalam buku "Hidangan Islami: Ulasan Komprehensif Berdasarkan Syari'at dan Sains Modern".
Menurut Syaikh Fauzi, mereka bertanya kepada Muhammad Abduh mengenai rahasia diharamkannya babi dalam Islam.
Begini pertanyaan itu: "Kalian (umat Islam) mengatakan bahwa babi haram, karena ia memakan sampah yang mengandung cacing pita, mikroba-mikroba dan bakteri-bakteri lainnya. Hal itu sekarang ini sudah tidak ada."
"Babi diternak dalam peternakan modern, dengan kebersihan terjamin, dan proses sterilisasi yang mencukupi. Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau bakteri dan mikroba lainnya?"
Muhammad Abduh tidak langsung menjawab pertanyaan itu, dan dengan kecerdikannya beliau meminta mereka untuk menghadirkan dua ekor ayam jantan beserta satu ayam betina, dan dua ekor babi jantan beserta satu babi betina.
Mengetahui hal itu, mereka bertanya, "Untuk apa semua ini?"
Beliau menjawab, "Penuhi apa yang saya pinta, maka akan saya perlihatkan suatu rahasia."
Dengan peternakan modern saat ini hal seperti itu tidak terjadi lagi. Lalu mengapa Islam tetap mengharamkan?
Baca juga: Sebut Haram dalam Islam, Taliban Larang Barbershop Mencukur Jenggot
Tanya-jawab Muhammad Abduh dengan masyarakat Perancis ini disitir Syaikh Fauzi Muhammad Abu Zaid dalam buku "Hidangan Islami: Ulasan Komprehensif Berdasarkan Syari'at dan Sains Modern".
Menurut Syaikh Fauzi, mereka bertanya kepada Muhammad Abduh mengenai rahasia diharamkannya babi dalam Islam.
Begini pertanyaan itu: "Kalian (umat Islam) mengatakan bahwa babi haram, karena ia memakan sampah yang mengandung cacing pita, mikroba-mikroba dan bakteri-bakteri lainnya. Hal itu sekarang ini sudah tidak ada."
"Babi diternak dalam peternakan modern, dengan kebersihan terjamin, dan proses sterilisasi yang mencukupi. Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau bakteri dan mikroba lainnya?"
Muhammad Abduh tidak langsung menjawab pertanyaan itu, dan dengan kecerdikannya beliau meminta mereka untuk menghadirkan dua ekor ayam jantan beserta satu ayam betina, dan dua ekor babi jantan beserta satu babi betina.
Mengetahui hal itu, mereka bertanya, "Untuk apa semua ini?"
Beliau menjawab, "Penuhi apa yang saya pinta, maka akan saya perlihatkan suatu rahasia."
Lihat Juga :