Anang Hermansyah Lakukan Transplantasi Rambut, Bagaimana Menurut Islam

Senin, 10 Januari 2022 - 17:17 WIB
loading...
Anang Hermansyah Lakukan...
Anang Hermansyah mengubah penampilannya dengan melakukan transplantasi rambut saat berlibur bersama keluarga di Turki. Foto/Instagram Anang Hermansyah
A A A
Musisi Anang Hermansyah melakukan transplantasi rambut . Bagian depan kepala Anang yang botak akan ditanam rambut, bagian tengah kepala yang rambutnya tipis pun akan dilebatkan.

"Untuk bagian donornya diambil dari sini ke belakang (rambut kepala bagian kanan), ini (bagian depan) nanti akan penuh dengan rambut, dan bagian atas yang kosong-kosong atau jarang-jarang akan dirapatkan," ujar Anang sebagaimana banyak dilansir media massa, belakangan ini.

Baca juga: Anang Hermansyah Lakukan Transplantasi Rambut, Jadi Terlihat Mirip Raul Lemos

Sebelumnya, sudah banyak para pesohor yang melakukan transplantasi rambut. Sebut saja, Atta Halilintar, juga musisi Kevin Aprilio. Mereka berdua, juga Anang, menjalani transplantasi rambut di Turki. Pada 2019 lalu, aktor Raffi Ahmad juga menjalani transplantasi rambut, tapi di Korea Selatan.

Lewat transplantasi rambut memungkinkan mereka yang mengalami kebotakan kembali normal. Caranya, mengambil rambut dari bagian belakang kepala dan menanamkannya pada bagian kepala yang botak. Lalu, bagaimana Islam memandang masalah ini?

Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin dalam fatwanya berpendapat hal tersebut dibolehkan karena termasuk bab mengembalikan sesuatu yang telah diciptakan Allah dan juga termasuk menghilangkan aib, dan tidak termasuk mempertampan diri dan juga bukan menambah sesuatu yang telah diciptakan Allah SWT.

"Hal itu tidak termasuk mengubah ciptaan Allah melainkan mengembalikan sesuatu yang kurang serta menghilangkan aib," katanya.

Hal itu telah disinggung dalam sebuah kisah mengenai tiga orang manusia. Salah seorang dari mereka kepalanya botak dan ia menuturkan bahwa ia merasa senang jika Allah SWT mengembalikan rambutnya, kemudian malaikat mengusapnya, sehingga Allah mengembalikan rambutnya dan ia diberi rambut yang bagus.

Berikut potongan haditsnya:

قَالَ: فَأَتَى الأَقْرَعَ، فَقَالَ: أَىُّ شَىْءٍ أَحَبُّ إِلَيْكَ؟ قَالَ: شَعَرٌ حَسَنٌ، وَيَذْهَبُ عَنِّى هَذَا الَّذِى قَذِرَنِى النَّاسُ. قَالَ: فَمَسَحَهُ، فَذَهَبَ عَنْهُ، وَأُعْطِىَ شَعَرًا حَسَنً


“Selanjutnya malaikat itu mendatangi orang yang berkepala botak, dan bertanya kepadanya: apa yang paling engkau dambakan? Ia menjawab: rambut yang indah, dan sembuhnya penyakit yang aku derita dan menyebabkan orang lain memperolok-olokku. Sepontan malaikat tersebut mengusapnya, dan sekejap penyakitnya hilang, serta ia dikarunia rambut indah” (al-Bukhari no. 3464 dan Muslim no. 2964)

Baca juga: Waketum MUI Bicara Hukum Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia

Hanya saja, sebagian orang ragu untuk melakukan transplatansi rambut karena ada hadits yang melarang untuk menyambung rambut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَعَنَ اللَّهُ الوَاصِلَةَ وَالمُسْتَوْصِلَةَ


“Allah melaknat orang yang menyambung rambut dan orang yang disambung rambutnya…” (HR Bukhari 5933)

Sejumlah ulama berpendapat menanam rambut bukan termasuk dalam hadist yaitu menyambung rambut dengan rambut. Sehingga terapi menanam rambut bukan termasuk dalam hadits. Makna hadits adalah menyambung rambut dengan rambut (buatan), misalnya semacam konde.

Ibnu Qudamah menjelaskan: “Yang diharamkan ialah menyambung rambut dengan rambut, karena terdapat tadlis (penipuan) dan menggunakan sesuatu yang masih diperdebatkan kenajisannya. Adapun selain itu, maka tidak diharamkan, karena tidak mengandung makna ini (tadlis dan najis), juga adanya maslahah untuk mempercantik diri kepada suami dengan tidak mendatangkan madharat/bahaya.”

Fatwa syabakah Islamiyah juga menyatakan: “Tidak ada Larangan dalam syariat terapi menanam rambut bagi mereka yang membutuhkan, baik disebabkan karena bawaan atau penyakit. Tidak ada larangan juga menggunakan obat-obatan selama tidak ada bahaya setelahnya.”

Baca juga: Menikah dengan Jin Menurut Hukum Islam, Bolehkah?
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengenal Konsep Pemerataan...
Mengenal Konsep 'Pemerataan' Ekonomi dalam Islam
Benarkah Puasa Setelah...
Benarkah Puasa Setelah Nisfu Syaban Haram?
Ciri-ciri Akhir Zaman...
Ciri-ciri Akhir Zaman : Fitnah Bertebaran, Halal Haram Semakin Samar
Mengapa Diperintahkan...
Mengapa Diperintahkan Memakan Makanan Halal? Inilah Keberkahan!
Perintah Allah SWT Tentang...
Perintah Allah SWT Tentang Makan: Harus Halal dan Thayyib
Hukum Makan Serangga...
Hukum Makan Serangga dalam Islam, Disebut Bisa Jadi Menu Makan Bergizi Gratis
Rekomendasi
Injil Kuno Berbahasa...
Injil Kuno Berbahasa Syria Ditemukan, Simak Sebagian Terjemahamannya
Dasar Laut Ambles, Lubang...
Dasar Laut Ambles, Lubang Gravitasi Berdiameter Besar Ditemukan di Samudra Hindia
Fenomena Alam Ini yang...
Fenomena Alam Ini yang Bikin Tanah Bergerak dan Lubang Raksasa Bermuncuan
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved