Kisah 10 Khawarij Kembali ke Islam Setelah Mendengar Jawaban Khalifah Ali

Jum'at, 14 Januari 2022 - 05:10 WIB
loading...
Kisah 10 Khawarij Kembali...
Kecerdasan Khalifah Ali bin Abi Thalib benar-benar tak tertandingi hingga Rasulullah memuji beliau seperti gerbangya kota ilmu. Foto ilustrasi/ist
A A A
Kisah Khalifah Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu dengan 10 orang Khawarij yang kembali ke Islam dapat kita petik pelajaran betapa ilmu dan kebijaksanaan dapat meluluhkan seseorang. Kisah ini diceritakan oleh Syekh Muhammad bin Abu Bakar Ushfury dalam Dalam Kitab Al-Mawaizh Al-Usfuriyah.

Khawarij (خوارج) secara harfiah berarti "Mereka yang keluar". Yaitu sebuah kelompok yang awalnya mengakui kekuasaan Ali bin Abi Thalib lalu menolaknya. Disebut Khowarij disebabkan karena keluarnya mereka dari dinul Islam dan pemimpin kaum muslimin.

Awal keluarnya mereka dari pemimpin kaum muslimin yaitu pada zaman khalifah Ali bin Abi Thalib ketika terjadi (musyawarah) dua utusan. Mereka berkumpul di suatu tempat yang disebut Khoruro (satu tempat di daerah Kufah). Oleh sebab itulah mereka juga disebut Al-Khoruriyyah. Kaum Khawarij sering menggunakan kekerasan dan pertumpahan darah demi memuluskan misi dan tujuannya.

Sumber lain menyebutkan, Khawarij adalah pengikut Khalifah Ali yang keluar meninggalkan barisan karena ketidaksepakatan terhadap keputusan Ali yang menerima tahkim (Arbitrase) dalam perang Shiffin pada tahun 37 H (648) Masehi dengan kelompok Muawiyah bin Abu Sufyan terkait masalah khalifah.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallama pernah bersabda:

أَنَا مَدِيْنَةُ الْعِلْمِ وَعَلِيٌّ بَابُهَا

"Aku adalah kota ilmu. Sedangkan Ali adalah pintu kota ilmu itu."

Ketika kaum Khawarij mendengar hadis ini, mereka iri hati dengan Khalifah Ali. Kemudian 10 orang hebat dari mereka berkumpul dan berdiskusi. "Kita akan menanyai Ali satu pertanyaan yang sama dan kita akan lihat bagaimana ia menjawabnya. Apabila ia menjawab pertanyaan kita dengan jawaban berbeda-beda maka kita tahu kalau ia benar-benar orang 'alim seperti yang disabdakan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallama."

1. Jawaban Pertama
Kemudian orang pertama mendatangi Ali radhiyallahu 'anhu dan bertanya: "Hai Ali! Manakah yang lebih utama antara ilmu dan harta?""lmu adalah lebih utama daripada harta," jawab Ali. "Apa buktinya?" tanya orang pertama. Ali menjelaskan, "Ilmu adalah warisan para Nabi. Sedangkan Harta adalah warisan Qorun, Syaddad, Fir'aun dan lain-lainnya." Kemudian orang pertama kembali menemui teman-temannya dan melaporkan jawaban.

2. Jawaban Kedua
Kemudian orang kedua mendatangi Ali radhiyallahu 'anhu dan bertanya: "Hai Ali! Manakah yang lebih utama antara ilmu dan harta?" "Ilmu adalah lebih utama daripada harta," jawab Ali. "Apa buktinya?" tanya orang kedua. Ali menjelaskan: "Ilmu akan menjagamu, sedangkan kamu adalah yang menjaga harta." Kemudian orang kedua kembali dengan membawa jawaban ini.

3. Jawaban Ketiga
Orang ketiga mendatangi Ali radhiyallahu 'anhu dan bertanya: "Hai Ali! Manakah yang lebih utama antara ilmu dan harta?" "Ilmu adalah lebih utama daripada harta," jawab Ali. "Buktinya Apa?" tanya orang ketiga. Ali menjelaskan: "Orang yang memiliki harta akan memiliki banyak musuh, sedangkan orang yang memiliki ilmu akan memiliki banyak teman." Kemudian orang ketiga kembali dengan jawaban ini.

4. Jawaban Keempat
Setelah itu orang keempat mendatangi Ali radhiyallahu 'anhu dan bertanya: "Hai Ali! Manakah yang lebih utama antara ilmu dan harta?" "Ilmu adalah lebih utama daripada harta," jawab Ali. "Apa buktinya?" tanya orang keempat. Ali menjawab: "Ketika kamu membelanjakan harta maka harta itu akan berkurang. Sedangkan ketika kamu mengajarkan ilmu maka ilmu itu akan bertambah." Kemudian orang keempat kembali dengan jawaban ini.

5. Jawaban Kelima
Giliran orang kelima mendatangi Ali radhiyallahu 'anhu dan bertanya: "Hai Ali! Manakah yang lebih utama antara ilmu dan harta?" "Ilmu adalah lebih utama daripada harta," jawab Ali. "Apa buktinya?" tanya orang kelima. Ali menjawab: "Orang yang memiliki harta akan dipanggil sebagai orang yang pelit, sedangkan orang yang berilmu akan dipanggil sebagai orang yang agung dan mulia." Orang kelima kembali dengan jawaban ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Sahabat Nabi Berbuka...
Kisah Sahabat Nabi Berbuka Puasa : Keisengan Biji Kurma Ali bin Abi Thalib
Rahasia Rezeki Menurut...
Rahasia Rezeki Menurut Ali bin Abi Thalib
Beginilah Pesan Khalifah...
Beginilah Pesan Khalifah Ali Bin Abi Thalib Pada Para Pemungut Pajak
Kisah Zubair bin Awwam:...
Kisah Zubair bin Awwam: Hawari Nabi yang Syahid Dibunuh Pengikut Ali
Kisah Hakim Syuraih...
Kisah Hakim Syuraih bin al-Harits Kalahkan Khalifah Ali dalam Kasus Baju Perang
Wasiat Ali bin Abi Thalib...
Wasiat Ali bin Abi Thalib kepada Kumail: Manusia Ada Tiga Macam, Berikut Ini Penjelasannya
Rekomendasi
Benua Mikro Baru Ditemukan...
Benua Mikro Baru Ditemukan Antara Greenland dan Kanada
Gerhana Matahari Hibrid,...
Gerhana Matahari Hibrid, Ahli Sebut Langit Indonesia Akan Sajikan 2 Fenomena Alam Sekaligus
Arkeolog Inggris Yakin...
Arkeolog Inggris Yakin Nabi Sulaiman Tokoh Terkaya yang Tak Tertandingi
Artikel Terkini
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved