Ini Orang Munafik yang Menurut Gus Baha Tetap Bisa Masuk Surga

Minggu, 16 Januari 2022 - 16:14 WIB
loading...
Ini Orang Munafik yang...
Gus Baha: Munafik itu ada beberapa tingkatan. Level paling ekstrim, yaitu fi nar. (Foto/Ilustrasi: Ist)
A A A
KH Ahmad Bahauddin Nur Salim atau Gus Baha mengatakan bahwa menjadi kiai kondang amatlah sulit bisa steril dari orang munafik dan kaum pecundang. Di sisi lain, ia mengatakan, "Orang munafik itu bisa tobat dan ada hukumnya."

Munafik itu, kata Gus Baha, ada beberapa tingkatan. Ada levelnya. Level paling ekstrim, yaitu fi nar. Itu yang tidak beriman kepada Allah dan rasul. Jadi pura-pura iman, tapi hakikatnya tidak iman.

Di dalam Al-Quran, Allah menyatakan bahwa orang munafik seperti ini akan ditempatkan di tingkat paling rendah di neraka. Sebagaimana dinyatakan dalam surat at-Taubah ayat ke-67: "Sesungguhnya orang-orang munafik itu mereka adalah orang-orang yang fasik."

Kemudian dalam surat an-Nisaa ayat ke-145 dinyatakan:

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا


"Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka."

Baca juga: Gus Baha: Nabi SAW Membela Pemabuk ini karena Cinta Allah SWT dan Rasul-Nya

Namun, menurut Gus Baha, ada munafik yang beriman kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Mereka percaya bahwa kiai itu orang baik. Hanya saja, mereka seringkali berbohong, sedikit mengakali proposal, misalnya. "Ini tidak termasuk munafik kelas berat. Dan ini nanti tetap bisa masuk surga," ujar Gus Baha dalam sebuah pengajian sebagaimana disiarkan kanal Kalam dalam jaringan YouTube.

Selanjutnya, Gus Baha mengatakan, berbohong itu ada dua macam. Pertama, berbohong yang merugikan, atau benar-benar berbohong. Kedua, bohong tapi ada juga yang tidak serius. "Nah, yang kedua ini juga tetap masuk surga. Nabi Muhammad SAW juga sering dibohongi para sahabat," katanya, lalu ia memberi contoh kekonyolan sahabat Nabi SAW, Nu'aiman yang suka mabuk dan sering 'ngerjai' Nabi.

Bagi muslim, si munafik dipandang berbahaya, baik itu bagi agama, dan masyarakat. Inti kemunafikan adalah menampakkan kebaikan di depan orang lain, namun menyembunyikan kejahatan dalam dirinya.

Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan, kemunafikan adalah menampakkan kebaikan dan menyembunyikan kejahatan.

Selanjutnya, sebagaimana yang dibilang Gus Baha, para ulama menyebutkan, bentuk dan tingkatan kemunafikan beraneka ragam, tergantung dari apa yang disembunyikan. Jika yang disembunyikan adalah kekufuran, apapun bentuknya, menyebabkan pelakunya keluar dari Islam. Sebaliknya, jika yang disembunyikan bukan perbuatan kekufuran, tidak penyebabkan pelakunya keluar dari Islam.

Baca juga: Penjelasan Gus Baha Tentang Hukum Merokok

Munafik Besar dan Kecil
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam kitabnya Majmu’ al-Fatawa mengatakan, kemunafikan ada yang bentuknya munafik besar, yaitu menyembunyikan kekufuran, dan ada munafik kecil, ketika berbeda antara isi hati dengan amal perbuatan dalam masalah kewajiban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gus Baha Ingatkan Bahaya...
Gus Baha Ingatkan Bahaya Memiliki Khodam Jin, Singgung Kisah Nabi Sulaiman yang Diakali Setan
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
Mana Lebih Utama, Seekor...
Mana Lebih Utama, Seekor Kambing atau Patungan Satu Sapi untuk Hewan Kurban?
4 Amalan yang Besar...
4 Amalan yang Besar Pahalanya di Hari Raya Idulfitri, Cek Penjelasannya di Sini!
Menyikapi Perayaan Tahun...
Menyikapi Perayaan Tahun Baru Masehi, Simak Penjelasan Buya Yahya dan Gus Baha Ini
Rekomendasi
Benarkah Struktur Aneh...
Benarkah Struktur Aneh di Bawah Laut Jepang Piramida? Berikut Keganjilannya
5 Mitos Aurora Borealis,...
5 Mitos Aurora Borealis, Roh-Roh di Cahaya Utara!
Penemuan DNA Kuno Mengubah...
Penemuan DNA Kuno Mengubah Arah Sejarah Manusia
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Ini Cara Registrasi...
Ini Cara Registrasi Surat STRP Agar Pekerja Bisa Masuk Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved