Kecam Negara-Negara Arab, Houthi: Bantuan kepada Israel adalah Kemunafikan yang Nyata
Jum'at, 19 Juli 2024 - 18:56 WIB
loading...
Adul-Malik al-Houthi. Foto: Ist
A
A
A
Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman mengecam sejumlah negara Arab atas ketidakpedulian mereka dalam menghadapi serangan gencar Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza .
Dalam pidato yang disiarkan langsung dari ibu kota Yaman , Sana'a, Kamis sore waktu setempat, Adul-Malik al-Houthi mengatakan beberapa negara Arab bahkan menjalin hubungan yang lebih kuat dengan rezim Israel.
“Beberapa negara Arab telah mempererat dan membina hubungan mereka dengan entitas Zionis pendudukan, sementara mereka hanya berdiam diri menyaksikan pembantaian, penderitaan, dan kelaparan yang dialami warga Palestina,” katanya seperti dikutip Press TV.
“Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang kehilangan nyawa dan mati kelaparan seperti yang dialami warga Palestina di Jalur Gaza,” imbuhnya.
Baca juga: Profil Abdul Malik Al Houthi, Pemimpin Houthi yang Gempur Kapal Israel demi Palestina
Pemimpin Ansarullah itu juga mengkritik negara-negara tetangga yang berada di wilayah pendudukan Israel karena kegagalan mereka membantu warga Palestina. "Sebaliknya, negara-negara ini malah mengirim truk-truk berisi makanan ke rezim Zionis," katanya.
Houthi menganggap bantuan kepada Israel sebagai pengkhianatan terhadap perintah Tuhan dan ajaran Nabi Muhammad SAW serta kemunafikan yang nyata.
“Kebiadaban musuh Israel di Gaza adalah contoh perilaku penjahat yang diperintahkan Tuhan untuk dilawan. Rezim Zionis, dengan agresi dan kejahatannya di Gaza, sekarang berada di garis depan ketidakpercayaan. Zionis saat ini adalah pembawa bendera despotisme dan tirani,” kata pemimpin Ansarullah tersebut.
Perilaku yang Biasa
Houthi merujuk pada pemboman baru-baru ini di kamp pengungsi Mawasi di Gaza selatan dengan delapan bom besar buatan AS, dan mengatakan, “Kebrutalan kini sudah menjadi sifat Israel.”
Dalam pidato yang disiarkan langsung dari ibu kota Yaman , Sana'a, Kamis sore waktu setempat, Adul-Malik al-Houthi mengatakan beberapa negara Arab bahkan menjalin hubungan yang lebih kuat dengan rezim Israel.
“Beberapa negara Arab telah mempererat dan membina hubungan mereka dengan entitas Zionis pendudukan, sementara mereka hanya berdiam diri menyaksikan pembantaian, penderitaan, dan kelaparan yang dialami warga Palestina,” katanya seperti dikutip Press TV.
“Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang kehilangan nyawa dan mati kelaparan seperti yang dialami warga Palestina di Jalur Gaza,” imbuhnya.
Baca juga: Profil Abdul Malik Al Houthi, Pemimpin Houthi yang Gempur Kapal Israel demi Palestina
Pemimpin Ansarullah itu juga mengkritik negara-negara tetangga yang berada di wilayah pendudukan Israel karena kegagalan mereka membantu warga Palestina. "Sebaliknya, negara-negara ini malah mengirim truk-truk berisi makanan ke rezim Zionis," katanya.
Houthi menganggap bantuan kepada Israel sebagai pengkhianatan terhadap perintah Tuhan dan ajaran Nabi Muhammad SAW serta kemunafikan yang nyata.
“Kebiadaban musuh Israel di Gaza adalah contoh perilaku penjahat yang diperintahkan Tuhan untuk dilawan. Rezim Zionis, dengan agresi dan kejahatannya di Gaza, sekarang berada di garis depan ketidakpercayaan. Zionis saat ini adalah pembawa bendera despotisme dan tirani,” kata pemimpin Ansarullah tersebut.
Perilaku yang Biasa
Houthi merujuk pada pemboman baru-baru ini di kamp pengungsi Mawasi di Gaza selatan dengan delapan bom besar buatan AS, dan mengatakan, “Kebrutalan kini sudah menjadi sifat Israel.”
Lihat Juga :