Abu Nawas Dianggap Gila karena Mencari Neraka di Siang Hari
Sabtu, 22 Januari 2022 - 09:35 WIB
loading...
A
A
A
Karena itu cerita selanjutnya mudah ditebak: Abu Nawas ditangkap lalu diserahkan ke istana. Sejumlah musuh politik Harun Al-Rasyid malah gembira, kegilaan Abu Nawas bisa mereka “goreng” untuk menyudutkan wibawa khalifah.
Baca juga: Ketika Abu Nawas Tak Tahu Jalan Menuju Neraka
Benar saja, Khalifah Harun malu bukan kepalang, lalu bertanya dengan nada keras: “Abu Nawas, apa yang kamu lakukan dengan lampu minyak itu siang-siang?”
“Hamba mencari neraka, paduka yang mulia,” jelas Abu Nawas dengan wajah serius. Tak ada indikasi dia gila.
“Kamu gila, Abu Nawas. Sahih, kamu gila!”
“Tidak paduka, merekalah yang gila.”
“Siapa mereka?”
Abu Nawas lalu meminta orang-orang yang tadi menangkap dan menggiring dirinya menuju istana dikumpulkan di depan istana. Jumlah mereka ribuan - ya siapa orangnya yang tak menuduh Abu Nawas gila jika khalifah sendiri menduganya gila?
Setelah mereka berkumpul di depan istana, Abu Nawas didampingi Khalifah Harun lantas mendatangi mereka.
“Wahai kalian yang mengaku waras,” teriak Abu Nawas kepada orang-orang di depannya, “Apakah kalian selama ini menganggap orang lain yang berbeda pikiran dan berbeda pilihan dengan kalian adalah munafik?”
“Benaaaaar..!”
Baca juga: Ketika Abu Nawas Tak Tahu Jalan Menuju Neraka
Benar saja, Khalifah Harun malu bukan kepalang, lalu bertanya dengan nada keras: “Abu Nawas, apa yang kamu lakukan dengan lampu minyak itu siang-siang?”
“Hamba mencari neraka, paduka yang mulia,” jelas Abu Nawas dengan wajah serius. Tak ada indikasi dia gila.
“Kamu gila, Abu Nawas. Sahih, kamu gila!”
“Tidak paduka, merekalah yang gila.”
“Siapa mereka?”
Abu Nawas lalu meminta orang-orang yang tadi menangkap dan menggiring dirinya menuju istana dikumpulkan di depan istana. Jumlah mereka ribuan - ya siapa orangnya yang tak menuduh Abu Nawas gila jika khalifah sendiri menduganya gila?
Setelah mereka berkumpul di depan istana, Abu Nawas didampingi Khalifah Harun lantas mendatangi mereka.
“Wahai kalian yang mengaku waras,” teriak Abu Nawas kepada orang-orang di depannya, “Apakah kalian selama ini menganggap orang lain yang berbeda pikiran dan berbeda pilihan dengan kalian adalah munafik?”
“Benaaaaar..!”
Lihat Juga :