Abu Bakar, Ahli Tafsir Mimpi yang Banyak Mengajak Bangsawan Quraisy Masuk Islam

Minggu, 13 Februari 2022 - 17:04 WIB
loading...
Abu Bakar, Ahli Tafsir...
Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah sahabat Nabi yang ahli menafsirkan mimpi. (Ilustrasi: Ist)
A A A
Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang paling dekat. Setelah masuk Islam, beliau banyak mengajak para bangsawan Quraisy masuk Islam. Beliau dikarunia Allah Taala dengan keahlian menafsirkan mimpi.

Sejarawan Ibnu Saad meriwayatkan, bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq telah mencapai puncaknya dalam (ilmu) penafsiran mimpi. Dia biasa menafsirkan mimpi pada masa Rasulullah SAW .

Muhammad bin Sirin , dan dia adalah yang paling utama dalam pengetahuan ini, melalui konsensus umum mengatakan, “Abu Bakar adalah yang paling mampu dari umat ini, setelah Nabi SAW, untuk menarik makna (dari sebuah mimpi),” tulis Jalal ad-Din as-Suyuti dalam bukunya berjudul "Tarikh al-Khulafa".

Baca juga: Kisah Pendeta Menafsirkan Mimpi Abu Bakar sebelum Masuk Islam

Abu Mansur ad-Dailami dalam Musnad al-Firdaus dan juga Ibnu Asakir meriwayatkan, bahwa Samurah Bin Jundub berkata, “Rasulullah SAW berkata, ‘Aku telah diperintahkan untuk menafsirkan mimpi (dan menceritakan atau mengajarkannya) kepada Abu Bakar.’.”

Di bawah ini adalah beberapa riwayat tentang kemampuan menafsirkan mimpi dari Abu Bakar.

Al-Baihaqi sebagaimana dikutip oleh Ibnu Katsir dalam Al-Bidayah wan Nihayah meriwayatkan:

Khalid bin Said bin al-As adalah salah satu dari orang-orang pertama yang masuk Islam. Dia adalah yang pertama di antara saudara-saudaranya yang masuk Islam. Jalannya menuju Islam dimulai dengan mimpi yang dia saksikan. Dalam mimpinya dia melihat dirinya berdiri di tepi api yang berkobar.

Dia menyebutkan bahwa api itu sangat besar sehingga hanya Allah yang mengetahui luasnya. Dalam mimpi ini, dia melihat ayahnya mendorongnya ke dalam api sementara Rasulullah memegangi pinggangnya sehingga dia tidak jatuh.

Pemandangan ini sangat membuatnya takut sampai-sampai dia terbangun dengan kaget. Ketika dia bangun, dia berkata kepada dirinya sendiri, “Ini benar-benar mimpi yang nyata.”

Setelah itu, dia bertemu Abu Bakar dan menceritakan mimpi itu kepadanya. Abu Bakar berkata kepadanya, “Yang baik tersedia untukmu. Beliau (Rasulullah) adalah Nabi Allah, jadi ikutilah dia. (Penafsiran tentang mimpimu adalah) engkau akan mengikutinya dan masuk ke dalam Islam bersamanya. Setelah itu Islam akan menyelamatkanmu dari memasuki api Jahannam di mana ayahmu berada saat ini.”

Khalid bin Said kemudian bertemu dengan Rasulullah di wilayah Ajyad (daerah di sebelah selatan Mekkah) dan berkata kepadanya, “Wahai Muhammad, untuk apa engkau memanggilku?”

Beliau menjawab, “Aku menyerumu kepada Allah yang Esa yang tidak memiliki pasangan dan untuk beriman bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Aku menyerumu untuk meninggalkan penyembahan kepada batu-batu yang tidak dapat mendengar, tidak dapat melukai, mereka tidak dapat mendatangkan manfaatmu bagimu, karena mereka bahkan tidak dapat membedakan siapa saja yang menyembah mereka dengan siapa saja yang tidak menyembah mereka!”

Khalid bin Said berkata, “Aku bersaksi bahwa tidak ada yang patut disembah selain Allah dan aku bersaksi bahwa engkau adalah Rasul Allah.”

Rasulullah sangat senang ketika Khalid bin Said masuk Islam.

Baca juga: Qus bin Saidah al-Iyyadi, Sastrawan Guru Rohani Abu Bakar di Zaman Jahiliyah

Khalid bin Said kemudian tinggal jauh dari rumahnya. Ketika ayahnya mengetahui bahwa dia telah masuk Islam, dia mengirim seseorang untuk mencarinya.

Ketika orang itu membawanya ke hadapan ayahnya, ayahnya memarahinya dengan sangat keras dan mulai memukulinya dengan cambuk yang ada di tangannya. Dia memukuli Khalid dengan sangat parah sampai-sampai cambuknya patah saat mengenai kepalanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Iktikaf Abu Sa’id Al-Khudri Bersama Rasulullah SAW
Kisah Teladan di Bulan...
Kisah Teladan di Bulan Ramadan: Abu Bakar Ash Shiddiq Setia Mendampingi Rasulullah di Perang Badar
Kisah Teladan Puasa...
Kisah Teladan Puasa Ramadan : Jasad Abu Talhah Tetap Utuh dan Tak Bau karena Kebiasaan Berpuasa
Rekomendasi
10 Karakter Paling Cerdas...
10 Karakter Paling Cerdas di Serial Anime Dr. Stone
Cacing Api Serbu Pesisir...
Cacing Api Serbu Pesisir Teluk Texas, Warga AS Diminta Hindari Pantai
Jika Sumur Neraka Berpenghuni,...
Jika Sumur Neraka Berpenghuni, Sains Pastikan Bukan Makhluk Sembarangan
Artikel Terkini
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved