Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 223 : Istri Merupakan Ladang untuk Suaminya

Kamis, 17 Februari 2022 - 09:39 WIB
loading...
Tafsir Surat Al-Baqarah...
Tafsir surat al Baqarah ayat 223 menjelaskan bahwa seorang istri merupakan ladang untuk suaminya. Foto ilustrasi/ist
A A A
Tafsir surat Al-Baqarah ayat 223 menjelaskan bahwa seorang istri merupakan ladang untuk suaminya. Bagaimana maksud dan pengertiannya? Bunyi ayat Al-Baqarah 223 sendiri adalah sebagai berikut:

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

نِسَاؤُكُمْ حَرْثٌ لَّكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّىٰ شِئْتُمْ ۖ وَقَدِّمُوا لِأَنفُسِكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُم مُّلَاقُوهُ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

“Istri-istri kalian adalah ladang untuk kalian, maka silahkan datangi ladang kalian bagaimanapun yang kalian mau. Dan persembahkanlah untuk diri kalian berupa ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwasanya kalian semua pasti akan bertemu denganNya. Dan berikan kabar gembira untuk orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Baqarah: 223)

Baca juga: Hukum Istri Mendiamkan Suami dalam Pandangan Islam

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc mengatakan, ayat di atas menjelaskan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala mengumpamakan istri bagaikan ladang. Artinya istri-istri kalian itu tempat menanam benih sebagaimana halnya ladang sebagai tempat petani menanam benih-benih padi yang kemudian mengeluarkan tanaman.

Lalu Allah mengatakan: “Silahkan kalian datangi ladang kalian sesuai dengan kamauan kalian selama pada kemaluannya (bukan pada duburnya).” Karena mendatangi pada dubur adalah perkara yang diharamkan dalam syariat.

Lalu Allah mengatakan: “Persembahkan untuk keselamatan kalian berupa ketaatan.” Yaitu berupa ketaatan, demikian pula apa saja yang bermanfaat di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk kita. Allah menyebutkan hal ini setelah menyebutkan “mendatangi istri” adalah agar kita tidak disibukkan dengan hanya memikirkan jima’ saja, sehingga akhirnya kita pun melupakan hal-hal yang bermanfaat untuk akhirat kita. Di antara tujuan dari bersetubuh adalah agar terjaga kemaluan kalian dan terhindar dari perbuatan zina.

Kemudian Allah mengatakan: “Dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwasanya kalian akan bertemu dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.” Di sini Allah mengingatkan agar kita betul-betul mempersiapkan diri dengan banyak ketaatan. Jangan sampai kita hanya memikirkan seputar kemaluan dan perut saja dan melupakan diri untuk berbuat ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Baca juga: Sunnah Rasul untuk Para Suami yang Bikin Romantis, Yuk Amalkan

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ijtimak Ulama Hasilkan...
Ijtimak Ulama Hasilkan Delapan Rekomendasi Penyempurnaan Tafsir Al-Quran Kemenag
Gelar Uji Publik Penyempurnaan...
Gelar Uji Publik Penyempurnaan Tafsir Al Qur’an, Kemenag: Menjawab Kebutuhan Umat
Tadabur 10 Ayat Terakhir...
Tadabur 10 Ayat Terakhir Surat An-Nazi’at: Perbedaan Kehidupan Penghuni Neraka dan Surga
Kumpulan Doa agar Selalu...
Kumpulan Doa agar Selalu Terlihat Cantik, Para Istri Harus Tahu!
Peran Istri dan Pekerjaan...
Peran Istri dan Pekerjaan Domestik Rumah Tangga dalam Pandangan Islam
Zikir Bakda Subuh yang...
Zikir Bakda Subuh yang Sangat Baik Diamalkan Para Istri
Rekomendasi
NASA Deteksi Anomali...
NASA Deteksi Anomali Alam Aneh di Atlantik Selatan
Ilmuwan Pastikan Gelombang...
Ilmuwan Pastikan Gelombang Ombak Raksasa Bisa Lebih Sering Terjadi
Gunung Everest Tumbuh...
Gunung Everest Tumbuh Tinggi Lebih Cepat, Ilmuwan Beberkan Hal Ini
Artikel Terkini
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Infografis
Muslim Harus Tahu, 7...
Muslim Harus Tahu, 7 Keutamaan Zakat dalam Al-Quran dan Hadis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved