Belajar dari Proses Pengharaman Khamar

Sabtu, 05 Maret 2022 - 22:32 WIB
loading...
Belajar dari Proses...
Pengharaman Khamar (minuman yang memabukkan) di masa kenabian ternyata melalui proses yang amat panjang. Foto/ist
A A A
Ustaz Ahmad Sarwat Lc MA
Pengasuh Rumah Fiqih Indonesia

Allah Ta'ala itu Tuhan yang Maha Kuasa. Apapun yang Dia kehendaki, siapa yang bisa dan berani melawannya. Bisa-bisa jadi "perkedel" seperti nasib yang dialami umat terdahulu. Kebinasaan mereka yang menentang aturan Allah menjadi pelajaran berharga di masa sekarang.

Namun agak sedikit berbeda pendekatan Allah kepada umat Nabi Muhammad SAW. Teknis pensyariatan didesain sedemikian ramahnya, sehingga nyaris tidak terasa sebagai beban berat.

Contohnya, ketika Allah mengharamkan khamar yang terlanjur jadi budaya turun temurun bangsa Arab. Rasanya mustahil memisahkan bangsa Arab dari khamar. Karena khamar bukan sekadar budaya, tapi juga merupakan sumber ekonomi mereka.

Namun Allah seperti sengaja mengharamkan khamar dengan proses sedikit demi sedikit, seolah memberi kesempatan bangsa Arab untuk menyiapkan mental bisa hidup berpisah dengan khamar.

Ayat yang mengharamkan khamar tidak turun di Mekkah tapi di Madinah. Itu pun setelah tahun ketiga hijriyah, pasca Perang Uhud. Kalau dihitung dari awal turun wahyu, setidaknya khamar masih belum diharamkan selama 13 tahun di Mekkah plus 3 tahun di Madinah.

Itu artinya 16 tahun lamanya bangsa Arab masih dibiarkan menikmati khamar. Padahal masa pensyariatan hanya 23 tahun. Dua per tiga dari masa itu khamar masih belum diharamkan secara total. Ini sangat menarik untuk dikaji sebagai metode pendekatan dakwah.

Satu lagi yang penting dicatat bahwa selama 13 tahun belum diharamkan, bukan berarti Al-Qur'an sama sekali tidak menyindir khamar. Menurut Dr Wahbah Az-Zuhaili setidaknya ada 4 ayat yang turun terkait khamar.

Ayat pertama turun di Mekkah dan nyaris sama sekali tidak bicara tentang larangan khamar. Allah hanya bicara bahwa dari buah pohon kurma dan anggur bisa diolah menjadi minuman yang memabukkan dan menjadi rejeki yang baik.

وَمِنْ ثَمَرَاتِ النَّخِيلِ وَالْأَعْنَابِ تَتَّخِذُونَ مِنْهُ سَكَرًا وَرِزْقًا حَسَنًا ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Harut dan Marut, Malaikat...
Harut dan Marut, Malaikat yang Diberi Syahwat: Apa Kabarnya saat Ini?
Memilih Parfum dengan...
Memilih Parfum dengan Prinsip Syariah: Bolehkah yang Beralkohol?
Menjauhi Syubhat Berarti...
Menjauhi Syubhat Berarti Menyelamatkan Agama dan Kehormatannya
Mengapa Islam Mengharamkan...
Mengapa Islam Mengharamkan Perjudian? Begini Penjelasannya
Kisah Umar bin Khattab...
Kisah Umar bin Khattab Marah Mendengar Khalid bin Walid Menggosok Badan dengan Khamar
Hukuman atau Hadd bagi...
Hukuman atau Hadd bagi Peminum Khamar di Era Rasulullah sampai Khulafaur Rasyidin
Rekomendasi
Suhu Permukan Laut Samudra...
Suhu Permukan Laut Samudra Atlantik Terdeksi Terendah, Ada Apa?
Ini Tanda-tanda Orang...
Ini Tanda-tanda Orang yang Akan Meninggal Menurut Sains
Apakah Ada Gunung Pelangi...
Apakah Ada Gunung Pelangi di Indonesia? Ternyata Ada di Daerah Ini
Artikel Terkini
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved