Ibnu Arabi Berkisah Saat Ayahnya Wafat: Cukup Lama Kami Ragu untuk Menguburnya
Minggu, 06 Maret 2022 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjawab, ‘Iya, pergilah ke sana dan jangan biarkan siapa pun menjengukku.’
Persis tengah hari, kabar kematiannya kudengar. Aku balik ke rumah dan menemukannya dalam keadaan yang membuat siapa saja bingung apakah dia masih hidup atau benar-benar sudah mati. Dalam keadaan seperti itulah kami menyemayamkannya.”
Baca juga: Ibnu Arabi, Kecantikan Perempuan Berkaitan dengan Realitas Ketuhanan
Jauh sebelum babak kematian itu, Ibn Arabi telah menyaksikan ketinggian rohani ayahnya. Sewaktu berumur 12 tahun, Ibn Arabi pernah terserang penyakit mematikan. Dia koma untuk waktu yang lama. Banyak orang mengira dia telah mati.
Dalam keadaan itu, Ibn Arabi melihat beberapa sosok berwajah seram yang mencoba mengganggunya. Tiba-tiba dia melihat sosok yang tampan, gagah dan berbau harum membelanya dan berhasil mengalahkan mereka semua. “Siapa kau?” tanya Ibn Arabi.
Sosok itu menjawab, “Aku adalah surah Ya Sin; aku adalah penjagamu!”
Sesaat kemudian Ibn Arabi tersadar dan melihat ayahnya yang duduk di samping kasurnya baru saja kelar membaca surah Ya Sin sambil bercucuran airmata.
Baca juga: Ibnu Arabi Dianggap Pembohong Besar dan Ahli Bid'ah, Ini Sebabnya
Persis tengah hari, kabar kematiannya kudengar. Aku balik ke rumah dan menemukannya dalam keadaan yang membuat siapa saja bingung apakah dia masih hidup atau benar-benar sudah mati. Dalam keadaan seperti itulah kami menyemayamkannya.”
Baca juga: Ibnu Arabi, Kecantikan Perempuan Berkaitan dengan Realitas Ketuhanan
Jauh sebelum babak kematian itu, Ibn Arabi telah menyaksikan ketinggian rohani ayahnya. Sewaktu berumur 12 tahun, Ibn Arabi pernah terserang penyakit mematikan. Dia koma untuk waktu yang lama. Banyak orang mengira dia telah mati.
Dalam keadaan itu, Ibn Arabi melihat beberapa sosok berwajah seram yang mencoba mengganggunya. Tiba-tiba dia melihat sosok yang tampan, gagah dan berbau harum membelanya dan berhasil mengalahkan mereka semua. “Siapa kau?” tanya Ibn Arabi.
Sosok itu menjawab, “Aku adalah surah Ya Sin; aku adalah penjagamu!”
Sesaat kemudian Ibn Arabi tersadar dan melihat ayahnya yang duduk di samping kasurnya baru saja kelar membaca surah Ya Sin sambil bercucuran airmata.
Baca juga: Ibnu Arabi Dianggap Pembohong Besar dan Ahli Bid'ah, Ini Sebabnya
(mhy)
Lihat Juga :