Ulama Indonesia yang Wafat dan Dimakamkan di Luar Negeri
Minggu, 13 Maret 2022 - 23:50 WIB
loading...
A
A
A
Syekh Abdul Qadir Al-Mandili pernah mendapat kepercayaan mengajar di Masjidil Haram, Makkah. Beliau juga dikenal sebagai penulis hebat. Di antara karya kitabnya adalah ilmu ushuluddin, tasawwuf, fiqh, politik, pendidikan dan perundangan. Ketika berada di Makkah, Syekh Abdul Qadir menghasilkan 24 kitab dalam bahasa Melayu dan Arab. Syekh Al-Mandili wafat pada 20 Rabi'ul Awwal 1385 H (Tahun 1965) dan dimakamkan di Kompleks Jannatul Ma'la, Makkah.
5. Syekh Yusuf Al-Makassari
Beliau bernama lengkap Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati Al-Makasari Al-Bantani. Beliau lahir pada 3 Juli 1626. Pada tahun 1644, Syekh Yusuf menunaikan ibadah haji dan tinggal di Mekkah. Syekh Yusuf juga sempat menuntut ilmu ke Yaman. Beliau mempelajari Islam sekitar 20 tahun di Timur Tengah.
Ketika pasukan Sultan Ageng dikalahkan Belanda tahun 1682, Syekh Yusuf ditangkap dan diasingkan ke Srilanka pada bulan September 1684. Di Sri Lanka, Syekh Yusuf tetap aktif menyebarkan Islam.
Melalui jamaah haji yang singgah ke Sri Lanka, Syekh Yusuf masih dapat berkomunikasi dengan para pengikutnya di Nusantara, sehingga akhirnya oleh Belanda, beliau diasingkan ke tempat lain yang lebih jauh dari Sri Lanka yaitu Afrika Selatan, pada 22 Desember 1694.
Di Afrika Selatan, Syekh Yusuf tetap berdakwah dan memiliki banyak pengikut. Ketika beliau wafat tanggal 23 Mei 1699, pengikutnya menjadikan hari wafatnya sebagai hari peringatan. Makamnya berada di Cape Town Afrika Selatan. Kemudian jenazah beliau dibawa ke Gowa atas permintaan Sultan Abdul Jalil (1677-1709) dan dimakamkan kembali di Lakiung, pada April 1705.
Selain lima tokoh ulama di atas, berikut Ulama Indonesia yang dimakamkan di Makkah:
1. Syekh Mahfudz al-Tarmasi (wafat 1 Rajab 1338 H/22 Maret 1920 M)
2. Syekh Abdul Hamid al-Qudsi (wafat 9 Rajab 1334 H/12 Mei 1915 M)
3. Syekh Ahmad Nahrawi al-Banyumasi (wafat 1926 M)
4. Syekh Sayyid Muhsin bin Ali al-Musawa (wafat 10 Jumadis Tsani 1354 H/28 September 1935 M)
5. Syekh Abdul Muhaimin bin Abdul Aziz al-Lasemi (wafat 1376 H/1956 M)
6. Syekh Ali bin Abdullah al-Banjari (wafat 1370 H/1950 M)
7. KH Abdul Karim bin KH M Hasyim Asy'ari (wafat 1972 M)
8. Syekh Abdul Haq Al-Jawi (Wafat Tahun 1903)
9. Syekh Abdullah Durdum al-Padani (wafat 27 Sya'ban 1407 H/27 April 1987 M)
10. Syekh Abdul Fattah Rawa (wafat 1424 H/2003 M)
Baca Juga: 3 Ulama Indonesia yang Jadi Imam Masjidil Haram, Rujukan Umat Islam Dunia
5. Syekh Yusuf Al-Makassari
Beliau bernama lengkap Syekh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati Al-Makasari Al-Bantani. Beliau lahir pada 3 Juli 1626. Pada tahun 1644, Syekh Yusuf menunaikan ibadah haji dan tinggal di Mekkah. Syekh Yusuf juga sempat menuntut ilmu ke Yaman. Beliau mempelajari Islam sekitar 20 tahun di Timur Tengah.
Ketika pasukan Sultan Ageng dikalahkan Belanda tahun 1682, Syekh Yusuf ditangkap dan diasingkan ke Srilanka pada bulan September 1684. Di Sri Lanka, Syekh Yusuf tetap aktif menyebarkan Islam.
Melalui jamaah haji yang singgah ke Sri Lanka, Syekh Yusuf masih dapat berkomunikasi dengan para pengikutnya di Nusantara, sehingga akhirnya oleh Belanda, beliau diasingkan ke tempat lain yang lebih jauh dari Sri Lanka yaitu Afrika Selatan, pada 22 Desember 1694.
Di Afrika Selatan, Syekh Yusuf tetap berdakwah dan memiliki banyak pengikut. Ketika beliau wafat tanggal 23 Mei 1699, pengikutnya menjadikan hari wafatnya sebagai hari peringatan. Makamnya berada di Cape Town Afrika Selatan. Kemudian jenazah beliau dibawa ke Gowa atas permintaan Sultan Abdul Jalil (1677-1709) dan dimakamkan kembali di Lakiung, pada April 1705.
Selain lima tokoh ulama di atas, berikut Ulama Indonesia yang dimakamkan di Makkah:
1. Syekh Mahfudz al-Tarmasi (wafat 1 Rajab 1338 H/22 Maret 1920 M)
2. Syekh Abdul Hamid al-Qudsi (wafat 9 Rajab 1334 H/12 Mei 1915 M)
3. Syekh Ahmad Nahrawi al-Banyumasi (wafat 1926 M)
4. Syekh Sayyid Muhsin bin Ali al-Musawa (wafat 10 Jumadis Tsani 1354 H/28 September 1935 M)
5. Syekh Abdul Muhaimin bin Abdul Aziz al-Lasemi (wafat 1376 H/1956 M)
6. Syekh Ali bin Abdullah al-Banjari (wafat 1370 H/1950 M)
7. KH Abdul Karim bin KH M Hasyim Asy'ari (wafat 1972 M)
8. Syekh Abdul Haq Al-Jawi (Wafat Tahun 1903)
9. Syekh Abdullah Durdum al-Padani (wafat 27 Sya'ban 1407 H/27 April 1987 M)
10. Syekh Abdul Fattah Rawa (wafat 1424 H/2003 M)
Baca Juga: 3 Ulama Indonesia yang Jadi Imam Masjidil Haram, Rujukan Umat Islam Dunia
(rhs)
Lihat Juga :