Kisah Sultan Iltutmish Menghalau Tentara Mongol dari India
Minggu, 20 Maret 2022 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
Penaklukan
Segera setelah ancaman Mongol berakhir, Iltutmish memulai serangkaian penaklukan. Mula-mula Iltutmish mengarahkan perhatiannya ke Benggala yang pada waktu itu diperintah oleh Ghiyasuddin Khalji, yang telah menyatakan kemerdekaannya dan menggunakan gelar raja.
Pada tahun 1227 M, Sultan mengirimkan anaknya yang tertua yang bernama Nasiruddin Mahmud ke Benggala untuk menyerang Ghiyasuddin Khalji dan berhasil merebut kota Lakhnauti serta membunuh Ghiyasuddin Khalji.
Kemudian Nasiruddin diangkat sebagai gubernur provinsi tersebut, kariernya terhenti karena datang kematiannya. Nasuruddin meninggal dalam usia muda pada tahun 1229 M.
Setelah itu, Alauddin Daulat Shah Khalji menjadi Gubernur Benggala. Akan tetapi ia diusir oleh Ikhtiyaruddin Balka, seorang pengikut Ghiyasuddin.
Pada tahun 1230-1231 M, Iltutmish mengalahkan dan membunuh Balka dan Benggala dijadikan wilayah kekuasaan Delhi. Selanjutnya ia melantik Malik Alauddin menjadi Gubernur Benggala.
Konsentrasi Iltutmish selanjutnya adalah mengarahkan pasukannya untuk memerangi kepala-kepala suku Hindu. Ranthambhor dan Gwalfor yang telah menyatakan kemerdekaan direbut kembali.
Kemudian Sultan menyerbu Malwa, serta mengambil alih Benteng Bhilsa dan merebut serta merampok Ujjain. Dengan demikian, Iltutmish menyelesaikan penaklukan India Utara.
Sebelum wafat, Iltutmish menunjuk putrinya, Raziyya sebagai penggantinya dengan alasan semua anak laki-lakinya tidak ada yang mampu memimpin pemerintahan.
Baca juga: Inilah Giri, Biksu Hindu yang Serukan Genosida Muslim India
Segera setelah ancaman Mongol berakhir, Iltutmish memulai serangkaian penaklukan. Mula-mula Iltutmish mengarahkan perhatiannya ke Benggala yang pada waktu itu diperintah oleh Ghiyasuddin Khalji, yang telah menyatakan kemerdekaannya dan menggunakan gelar raja.
Pada tahun 1227 M, Sultan mengirimkan anaknya yang tertua yang bernama Nasiruddin Mahmud ke Benggala untuk menyerang Ghiyasuddin Khalji dan berhasil merebut kota Lakhnauti serta membunuh Ghiyasuddin Khalji.
Kemudian Nasiruddin diangkat sebagai gubernur provinsi tersebut, kariernya terhenti karena datang kematiannya. Nasuruddin meninggal dalam usia muda pada tahun 1229 M.
Setelah itu, Alauddin Daulat Shah Khalji menjadi Gubernur Benggala. Akan tetapi ia diusir oleh Ikhtiyaruddin Balka, seorang pengikut Ghiyasuddin.
Pada tahun 1230-1231 M, Iltutmish mengalahkan dan membunuh Balka dan Benggala dijadikan wilayah kekuasaan Delhi. Selanjutnya ia melantik Malik Alauddin menjadi Gubernur Benggala.
Konsentrasi Iltutmish selanjutnya adalah mengarahkan pasukannya untuk memerangi kepala-kepala suku Hindu. Ranthambhor dan Gwalfor yang telah menyatakan kemerdekaan direbut kembali.
Kemudian Sultan menyerbu Malwa, serta mengambil alih Benteng Bhilsa dan merebut serta merampok Ujjain. Dengan demikian, Iltutmish menyelesaikan penaklukan India Utara.
Sebelum wafat, Iltutmish menunjuk putrinya, Raziyya sebagai penggantinya dengan alasan semua anak laki-lakinya tidak ada yang mampu memimpin pemerintahan.
Baca juga: Inilah Giri, Biksu Hindu yang Serukan Genosida Muslim India
(mhy)
Lihat Juga :