Bagaimana Cara Berpuasa pada Masa Kedatangan Dajjal?

Minggu, 20 Maret 2022 - 22:42 WIB
loading...
Bagaimana Cara Berpuasa...
Keadaan dunia di masa kedatangan Dajjal diprediksi akan menimbulkan persoalan hebat termasuk prosesi ibadah puasa dan sholat bagi kaum muslimin. Foto ilustrasi/Ist
A A A
Akhir zaman selalu dikaitkan dengan munculnya Dajjal (الدّجّال) si pembohong besar. Kedatangannya ditakuti semua orang mengingat fitnahnya yang sangat dahsyat.

Pertanyaannya, bagaimana cara kita berpuasa pada masa kedatangan Dajjal atau kemunculan Ya'juj dan Ma'juj?

Baca Juga: Kisah Tamim Ad-Dari Bertemu Dajjal di Sebuah Pulau Kecil

Umat Islam patut bersyukur karena Baginda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah mewanti-wanti kemunculan Dajjal di akhir zaman kelak. Beliau mengungkap identitas Dajjal beserta ciri-ciri fisiknya, pekerjaannya dan berapa lama dia berada di bumi.

Melansir laman hidayatullah.com disebutkan bahwa ciri fisik paling menonjol dalam diri Dajjal ialah matanya yang buta sebelah (a'war) dan di jidatnya terdapat tulisan "ka-fa-ra" yang dapat dibaca oleh semua orang mukmin sekalipun buta huruf.

Pekerjaan Dajjal adalah menebar kebohongan dan fitnah (ujian) yang merupakan fitnah paling besar selama bumi diciptakan. Tujuannya adalah menuhankan diri, serta mencari pengikut sebanyak-banyaknya untuk menemaninya di neraka yang kekal selamanya.

Sedangkan masa keberadaan Dajjal di dunia ini adalah 40 hari lamanya. Dimana terdapat satu hari yang lamanya seperti satu tahun, dan terdapat satu hari yang lamanya seperti satu bulan. Kemudian satu hari yang lamanya seperti satu minggu, dan hari-hari lainnya (37 hari) seperti hari-hari normal biasanya (24 jam).

Dengan demikian akan terjadi sebuah "keajaiban" pada masa itu karena teori peredaran bumi yang berotasi pada porosnya sekali setiap 24 jam tidak akan berlaku.

Perihal keberadaan Dajjal selama 40 hari di bumi akan disertai munculnya "kemacetan" tata-surya. Hal ini telah dikabarkan Rasulullah dalam hadis beliau yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab shahih-nya melalui riwayat Nawwas ibnu Sam’an.

Hadits yang cukup panjang tersebut secara sistem transmisi periwayatan (sanad) tidak terdapat gangguan teknis alias clear. Oleh karenanya hadits ini mendapatkan rating sebagai hadits shahih yang dapat dijadikan sebagai landasan hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Penjelasan Hadis tentang...
Penjelasan Hadis tentang Kemunculan dan Fitnah Dajjal
Duhaima: Fitnah Terdahsyat...
Duhaima: Fitnah Terdahsyat yang Mengguncang Iman di Akhir Zaman
Rekomendasi
Kisah Gajah Mada Duduki...
Kisah Gajah Mada Duduki Takhta Mahapatih Majapahit yang Ditandai Letusan Gunung Kelud
Lubang Lapisan Ozon...
Lubang Lapisan Ozon di Antartika Menciut
Fenomena Tornado Api...
Fenomena Tornado Api di Balik Kebakaran Hebat Kanada Terkuak
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved