Kisah Abu Bakar dan Bilal yang Dikarantina karena Terkena Wabah

Sabtu, 16 April 2022 - 14:19 WIB
loading...
Kisah Abu Bakar dan...
Wabah sempat menyerang kaum Muhajirin saat mereka baru tinggal di Madinah. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Wabah sempat menyerang kaum muhajirin di Madinah tak lama setelah era Rasulullah SAW dan para sahabat tinggal di kota tersebut. Pendatang dari Mekkah itu terjangkit wabah saat memasuki Kota Yatsrib. Sahabat Nabi Muhammad SAW yang terkena pagebluk antara lain Abu Bakar , Amir bin Fuhairah, dan Bilal bin Rabah . Lantaran terjangkit wabah para sahabat Nabi SAW pun dikarantina.

Wabah ini jelas menambah derita bagi kaum muslimin. Kondisi fisik yang lelah, kehausan dan kelaparan saat menempuh perjalanan sejauh sekitar 453 km itu memang sangat rentan terserang penyakit.

Baca juga: Abu Ubaidah bin Jarrah (2): Si Ompong Tapi Ganteng Itu Jadi Korban Thoun

Buku Kisah Dramatik Hijrah yang mendasarkan keterangannya dari buku Sirah Ibnu Ishaq dan Sirah Ibnu Hisyam menceritakan, ancaman penyakit datang silih berganti di masa hijrah ke Madinah.

Pada saat peristiwa hijrah berlangsung, di Madinah sedang terjadi wabah demam. Tak ayal, sebagian muhajirin ada yang terserang demam.

Abu Bakar, Amir bin Fuhairah, dan Bilal bin Rabah dikarantina, tinggal dalam satu rumah waktu tiba di desa Bani Amr bin Auf. Suhu tubuh ketiga sahabat Nabi ini tinggi. Sampai-sampai kesadarannya tidak stabil dan suka mengigau.

Aisyah binti Abu Bakar saat sampai di Madinah menyempatkan besuk ke ayahnya. Sewaktu bertemu, istri Nabi SAW ini menanyakan, kondisi kesehatan ayahnya. Tapi Aisyah heran dengan jawaban ayahnya yang terasa agak melantur.

”Semua manusia tampak berseri di keluarganya. Padahal kematian lebih dekat padanya dibandingkan dekatnya sandal dengan dirinya,” ujar Abu Bakar menjawab pertanyaan Aisyah, putrinya.

Aisyah pun khawatir melihat kondisi ayahnya yang demam tinggi itu. ”Demi Allah, ayah tidak memahami apa yang dikatakannya itu,” ujar Aisyah.

Putri Abu Bakar itu juga menanyai keadaan Amir bin Fuhairah, bekas budaknya, yang juga ikut hijrah. Amir pun menjawab dengan igauan. Kalimat yang keluar tidak dipahami oleh Aisyah.

Kondisi Bilal bin Rabah juga menyedihkan. Kalau demamnya menyerang, panas tubuhnya tinggi, tiba-tiba dia bangkit dari tidur lalu keluar rumah. Lantas dia berbaring di halaman sambil mulutnya berkata-kata atau melantunkan syair.

Baca juga: Doa Sayyidina Abu Bakar Saat Dipuji Orang Lain

Ketika Aisyah bertemu dengan Rasulullah diceritakanlah keadaan tiga sahabatnya itu. ”Mereka bertiga bicaranya kacau dan tidak sadar karena panas tubuhnya tinggi,” katanya.

Mendengar laporan Aisyah itu, Rasulullah langsung berdoa, ”Ya Allah, jadikanlah kami mencintai Madinah sebagaimana engkau membuat kami mencintai Madinah atau kuatkan kecintaan kami kepada Madinah. Berilah kami keberkahan mud di Madinah dan sha’ di Madinah. Pindahkan wabah Madinah ke Muha’ah.”

Di lain hari para sahabat Nabi yang terserang demam ini mengerjakan salat sambil duduk. Pada saat itu Rasulullah datang berkunjung maka Rasulullah pun berkata, ”Ketahuilah bahwa salat orang yang duduk itu pahalanya separo salat orang berdiri.”

Mendengar seruan Nabi itu para sahabat pun bangkit berdiri melanjutkan salatnya meskipun dengan payah karena tubuh yang sakit dan lemah.

Setelah beberapa hari kemudian wabah demam itu berangsur berkurang. Aktivitas masyarakat normal kembali. Muhajirin mulai berkegiatan di kota harapan ini. Kabar wabah tak menyurutkan kaum Muslim Makkah berdatangan. Gelombang hijrah terus berlangsung meskipun banyak hadangan dari warga Quraisy.

Baca juga: Benarkah Sayyidina Ali Menolak Kepemimpinan Khalifah Abu Bakar?
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Masjid Quba, Masjid...
Masjid Quba, Masjid Istimewa yang Dipuji Allah dalam Al-Qur'an
3 Kloter Pertama Jemaah...
3 Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah
Museum Al Sirah, Destinasi...
Museum Al Sirah, Destinasi Baru Wisata Religi di Madinah
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Azan Terakhir Bilal bin Rabah
Ala Khutah: Pengalaman...
Ala Khutah: Pengalaman Spiritual Warga Indonesia Menyusuri Jejak Hijrah Nabi di Saudi Arabia
Rekomendasi
Teonimanu Daratan Misterius...
Teonimanu Daratan Misterius di Kepulauan Solomon yang Dipercaya Penyelamat Bumi
Berhala yang Biasa Disembah...
Berhala yang Biasa Disembah Firaun Ditemukan di Dasar Laut
Benua Ekstrem Tersembunyi...
Benua Ekstrem Tersembunyi Ditemukan di Bawah Es Antartika
Artikel Terkini
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Salat Mengarah Kiblat...
Salat Mengarah Kiblat Perintah Langsung dalam Al-Qur'an, Ini Ayat-ayatnya!
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved