Imam Masjid di Turki Ajak Anak-anak Bermain Usai Tarawih
Selasa, 19 April 2022 - 15:15 WIB
loading...
Beginilah cara imam masjid di Turki mengajak anak-anak bermain setelah sholat Tarawih. Foto/dok FB Azwir Nazar
A
A
A
Jangan usir anak-anak dari masjid. Lihatlah bagaimana imam masjid di Turki merangkul dan mengajak anak-anak bermain usai sholat Tarawih.
Dunia anak adalah dunia bermain sekalipun saat mereka berada di masjid. Pemandangan di salah satu masjid di Turki cukup menarik perhatian karena memperlakukan anak-anak begitu ramah.
Pemandangan ini jarang terlihat di masjid-masjid di Indonesia yang justru sebaliknya memarahi dan mengusir anak-anak. Ada juga pengurus masjid yang menempatkan anak-anak di shaf paling belakang karena khawatir mengganggu jamaah yang lain.
Imam masjid di Turki justru mengajak anak-anak bermain di masjid usai sholat Tarawih. Founder Yayasan Cahaya Aceh, Azwir Nazar dalam Channel Youtube-nya menceritakan keramahan masjid di Turki terhadap anak-anak.
"Di Turki setelah Tarawih anak-anak diajak main sama Imam-nya supaya mereka senang ke masjid. Malahan beberapa masjid baru di Turki seperti Masjid Hamdi Cami di Ankara disiapkan tempat bermain dalam di sudut kanan masjid di bawah tangga. Bila masjid tak ada tempat bermain di dalam, disiapkan di luar masjid seperti taman-taman. Masjid menjadi pusat orang berbahagia," kata Azwir Nazar.
Dia mengatakan Turki di bawah pemerintahan Recep Tayyip Erdogan saat ini banyak membangun masjid yang ramah anak. Masjid-masjid dibuat taman dan tempat bermain agar semua orang betah dan merasa nyaman.
Mereka nampaknya meyakini apa yang ditititahkan oleh pendahulu mereka, Sultan Al-Fatih bahwa "Khawatir lah olehmu bila masjid-masjid mu sudah tak lagi terdengar suara anak kecil".
![Imam Masjid di Turki Ajak Anak-anak Bermain Usai Tarawih]()
Cara Menyikapi Anak-anak Bermain di Masjid
Kehadiran anak-anak kecil yang bermain di masjid terkadang membuat pengurus masjid kesal. Tingkah dan candaan mereka dianggap mengganggu kenyamanan jamaah.
Berikut keterangan yang dinukil dari Hadis Nabi. "Sahabat Nabi bernama Rabi' menceritakan bahwa pada suatu pagi hari Asyura, Rasululah mengirim pesan ke kampung-kampung sekitar Kota Madinah, yang bunyinya "Barang siapa yang sudah memulai puasa dari pagi tadi maka silahkan untuk menyelesaikan puasanya, dan bagi yang tidak puasa juga silahkan terus berbuka. Sejak saat itu kami senantiasa terus berpuasa pada hari Asyura, begitu juga anak-anak kecil kami banyak yang ikutan berpuasa dengan kehendak Allah, dan kami pun ke masjid bersama anak-anak. Di masjid kami menyiapkan mainan khusus buat anak-anak yang terbuat dari wool. Kalau ada dari anak-anak itu yang tidak kuat berpuasa dan menangis minta makan maka kamipun memberi makanan bukaan untuknya." (HR Muslim)
Dalam Hadis lain diceritakan, bahwa Rasulullah SAW sholat, dan bila beliau sujud maka Hasan dan Husein bermain menaiki belakang Rasulullah. Lalu, jika ada sahabat-sahabat yang ingin melarang Hasan dan Husein maka Rasulullah memberi isyarat untuk membiarkannya. Apabila setelah selesai sholat rasulullah memangku kedua cucunya itu. (HR Ibnu Khuzaimah)
Imam Al-Ghazali memberi keterangan dalam Kitab Ihya' Ulumiddin perihal kemunkaran di masjid termasuk batasan dan pengecualiannya.
Dunia anak adalah dunia bermain sekalipun saat mereka berada di masjid. Pemandangan di salah satu masjid di Turki cukup menarik perhatian karena memperlakukan anak-anak begitu ramah.
Pemandangan ini jarang terlihat di masjid-masjid di Indonesia yang justru sebaliknya memarahi dan mengusir anak-anak. Ada juga pengurus masjid yang menempatkan anak-anak di shaf paling belakang karena khawatir mengganggu jamaah yang lain.
Imam masjid di Turki justru mengajak anak-anak bermain di masjid usai sholat Tarawih. Founder Yayasan Cahaya Aceh, Azwir Nazar dalam Channel Youtube-nya menceritakan keramahan masjid di Turki terhadap anak-anak.
"Di Turki setelah Tarawih anak-anak diajak main sama Imam-nya supaya mereka senang ke masjid. Malahan beberapa masjid baru di Turki seperti Masjid Hamdi Cami di Ankara disiapkan tempat bermain dalam di sudut kanan masjid di bawah tangga. Bila masjid tak ada tempat bermain di dalam, disiapkan di luar masjid seperti taman-taman. Masjid menjadi pusat orang berbahagia," kata Azwir Nazar.
Dia mengatakan Turki di bawah pemerintahan Recep Tayyip Erdogan saat ini banyak membangun masjid yang ramah anak. Masjid-masjid dibuat taman dan tempat bermain agar semua orang betah dan merasa nyaman.
Mereka nampaknya meyakini apa yang ditititahkan oleh pendahulu mereka, Sultan Al-Fatih bahwa "Khawatir lah olehmu bila masjid-masjid mu sudah tak lagi terdengar suara anak kecil".

Cara Menyikapi Anak-anak Bermain di Masjid
Kehadiran anak-anak kecil yang bermain di masjid terkadang membuat pengurus masjid kesal. Tingkah dan candaan mereka dianggap mengganggu kenyamanan jamaah.
Berikut keterangan yang dinukil dari Hadis Nabi. "Sahabat Nabi bernama Rabi' menceritakan bahwa pada suatu pagi hari Asyura, Rasululah mengirim pesan ke kampung-kampung sekitar Kota Madinah, yang bunyinya "Barang siapa yang sudah memulai puasa dari pagi tadi maka silahkan untuk menyelesaikan puasanya, dan bagi yang tidak puasa juga silahkan terus berbuka. Sejak saat itu kami senantiasa terus berpuasa pada hari Asyura, begitu juga anak-anak kecil kami banyak yang ikutan berpuasa dengan kehendak Allah, dan kami pun ke masjid bersama anak-anak. Di masjid kami menyiapkan mainan khusus buat anak-anak yang terbuat dari wool. Kalau ada dari anak-anak itu yang tidak kuat berpuasa dan menangis minta makan maka kamipun memberi makanan bukaan untuknya." (HR Muslim)
Dalam Hadis lain diceritakan, bahwa Rasulullah SAW sholat, dan bila beliau sujud maka Hasan dan Husein bermain menaiki belakang Rasulullah. Lalu, jika ada sahabat-sahabat yang ingin melarang Hasan dan Husein maka Rasulullah memberi isyarat untuk membiarkannya. Apabila setelah selesai sholat rasulullah memangku kedua cucunya itu. (HR Ibnu Khuzaimah)
Imam Al-Ghazali memberi keterangan dalam Kitab Ihya' Ulumiddin perihal kemunkaran di masjid termasuk batasan dan pengecualiannya.
Lihat Juga :