Kemuliaan Sejati Bagi Para Pemaaf

Rabu, 11 Mei 2022 - 12:24 WIB
loading...
A A A
2. Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki sifat mulia. Begitu banyak sikap Beliau yang melukiskan contoh sifat pemaaf yang sesungguhnya.

Penduduk Thaif menghalau, menolak dakwah beliau. Mereka melempari Rasulullah dengan batu, sehingga tumit Rasulullah berdarah. Sepanjang perjalanan mereka terus melontarkan kata-kata kotor kepada Rasulullah. Dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, sekuat tenaga, hanya bisa tertatih berjalan menjauh darinya.

Manakala malaikat penjaga gunung menawarkan untuk memindahkan gunung, dan menimpakannya kepada penduduk Thaif, Rasulullah menolak. Bahkan sebaliknya, beliau mendoakan, “Bahkan aku sangat berharap semoga Allah mengeluarkan dari tulang-tulang sulbi mereka, orang yang mau beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun.” (HR. Al-Bukhari No.3231)

Inilah Rasulullah, tantangan dakwah yang teramat berat menimpa beliau. Yang notabene menjadi musuh dakwah justru datang dari keluarga beliau sendiri. Gigi Rasul dibuat patah. Bertubi-tubi beliau disakiti. Berkali-kali beliau hendak dibunuh.

Beliau menahan sedih karena banyak sahabat beliau disiksa hingga syahid di tangan musuh. Beliau terusir dari Makkah, kota kelahiran yang beliau cintai. Tapi apa kata Rasulullah kepada kaum kafir Quraisy kala pasukan Islam menguasai Makkah,

اذْهَبُوا فَأَنْتُمُ الطُّلَقَاءُ


“Pergilah kalian semua, saat ini kalian bebas.” (Tarikh ath-Thabari No. 758)

Di dalam hadis yang lain, terkisah kesabaran para nabi menghadapi umatnya,

قَالَ عَبْدُ اللَّهِ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَحْكِي نَبِيًّا مِنْ الْأَنْبِيَاءِ ضَرَبَهُ قَوْمُهُ فَأَدْمَوْهُ فَهُوَ يَمْسَحُ الدَّمَ عَنْ وَجْهِهِ وَيَقُولُ رَبِّ اغْفِرْ لِقَوْمِي فَإِنَّهُمْ لَا يَعْلَمُونَ


“Abdullah mengatakan, seakan-akan aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengisahkan seorang Nabi yang ditempeleng oleh kaumnya sambil ia menyeka darah dari wajahnya dan memanjatkan doa; ‘ya Rabbi, ampunilah kaumku, sebab mereka adalah orang yang tidak tahu.” (HR. Bukhari No. 6417)

Baca juga: Masih Belum Mau Berhijab? Yuk, Baca 3 Ayat Ini

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Memaafkan Sama dengan...
Memaafkan Sama dengan Bersedekah, Begini Penjelasannya
Memaafkan sebagai Jalan...
Memaafkan sebagai Jalan Hidup Seorang Muslim
20 Sebab Mengapa Harus...
20 Sebab Mengapa Harus Memaafkan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Perintah Memaafkan dalam...
Perintah Memaafkan dalam Al Quran, Simak di Sini!
Memaafkan, Sikap Terpuji...
Memaafkan, Sikap Terpuji yang Memiliki Banyak Keutamaan
Belajar Menjadi Pemaaf,...
Belajar Menjadi Pemaaf, Sifat dan Akhlak Mulia Nabi Muhammad SAW
Rekomendasi
Ilmuwan Ini Menjelaskan...
Ilmuwan Ini Menjelaskan Apa yang Sebenarnya Terjadi Ketika Manusia Mati
Harley-Davidson Daftarkan...
Harley-Davidson Daftarkan Paten Sistem Rem Canggih
Misteri Bentuk Alam...
Misteri Bentuk Alam Semesta: Antara Teori Terompet dan Penemuan Terbaru NASA
Artikel Terkini
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved