Kisah Nabi Yusuf Menafsirkan Mimpi Sang Raja, Ini Pesannya
Kamis, 19 Mei 2022 - 20:33 WIB
loading...
Kisah Nab Yusuf mengajarkan kepada kita konsep kemaslahatan. Foto/ilustrasi ebookanak.com
A
A
A
Ustaz Mukhlis Mukti Al-Mughni
Dai Lulusan Al-Azhar Mesir,
Yayasan Pustaka Afaf
Kisah Nabi Yusuf 'alaihissalam menafsirkan mimpi sang Raja termasuk satu di antara mukjizat beliau. Tak hanya menafsirkan mimpi, Nabi Yusuf juga memberi nasihat dan solusi kepada sang Raja.
Berikut kisahnya diabadikan dalam Surat Yusuf Ayat 47-49
Artinya: "Yusuf berkata: 'Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan. Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan di masa itu mereka memeras anggur." (QS Yusuf Ayat 47-49)
Pesan dan Hikmah
1. Tanpa berpikir panjang, Nabi Yusuf pun sudah siap menafsirkan mimpi sang raja. Dengan detilnya, beliau menyampaikan arti mimpi raja yanhg diabadikan dalam ayat 47 sampai 49 di atas.
2. Bukan sekadar tabir mimpi, namun Nabi Yusuf juga memberikan nasehat dan solusinya yang aplikatif.
3. Tujuh sapi yang gemuk adalah simbol masa subur yang dialami selama tujuh tahun. Nabi Yusuf memesankan agar bercocok tanam selama tujuh tahun di masa yang subur tersebut. Dengan kata lain meningkatkan produksi sandang pangan.
4. "Maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan." Nabi Yusuf pun memesankan agar hasil panen jangan dipisahkan dari tangkai dan kelopak mayangnya agar lebih awet dan tahan lama. Di samping itu Nabi Yusuf menganjurkan agar menghemat dalam mengonsumsinya, jangan berlebihan agar ada simpanan stok untuk tujuh tahun krisis. Seperti dijelaskan dalam ayat, sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit).
5. Tujuh tahun masa subur berganti dengan tujuh tahun masa sulit, namun antispasinya sudah diusulkan Nabi Yusuf. Sehingga raja dan rakyat Mesir serta sekitarnya dapat melalui masa sulit itu dengan selamat berkat solusi aplikatifnya Yusuf. Di sini ada pelajaran penting bolehnya pemerintah melakukan penimbunan sebagai stok ketahanan nasional jangka panjang untuk menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan dengan pengawasan yang ekstra ketat.
Dai Lulusan Al-Azhar Mesir,
Yayasan Pustaka Afaf
Kisah Nabi Yusuf 'alaihissalam menafsirkan mimpi sang Raja termasuk satu di antara mukjizat beliau. Tak hanya menafsirkan mimpi, Nabi Yusuf juga memberi nasihat dan solusi kepada sang Raja.
Berikut kisahnya diabadikan dalam Surat Yusuf Ayat 47-49
قَالَ تَزْرَعُوْنَ سَبْعَ سِنِيْنَ دَاَبًاۚ فَمَا حَصَدْتُّمْ فَذَرُوْهُ فِيْ سُنْۢبُلِهٖٓ اِلَّا قَلِيْلًا مِّمَّا تَأْكُلُوْنَ.ثُمَّ يَأْتِيْ مِنْۢ بَعْدِ ذٰلِكَ سَبْعٌ شِدَادٌ يَّأْكُلْنَ مَا قَدَّمْتُمْ لَهُنَّ اِلَّا قَلِيْلًا مِّمَّا تُحْصِنُوْنَ.ثُمَّ يَأْتِيْ مِنْۢ بَعْدِ ذٰلِكَ عَامٌ فِيْهِ يُغَاثُ النَّاسُ وَفِيْهِ يَعْصِرُوْنَ
Artinya: "Yusuf berkata: 'Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan. Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan di masa itu mereka memeras anggur." (QS Yusuf Ayat 47-49)
Pesan dan Hikmah
1. Tanpa berpikir panjang, Nabi Yusuf pun sudah siap menafsirkan mimpi sang raja. Dengan detilnya, beliau menyampaikan arti mimpi raja yanhg diabadikan dalam ayat 47 sampai 49 di atas.
2. Bukan sekadar tabir mimpi, namun Nabi Yusuf juga memberikan nasehat dan solusinya yang aplikatif.
3. Tujuh sapi yang gemuk adalah simbol masa subur yang dialami selama tujuh tahun. Nabi Yusuf memesankan agar bercocok tanam selama tujuh tahun di masa yang subur tersebut. Dengan kata lain meningkatkan produksi sandang pangan.
4. "Maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan." Nabi Yusuf pun memesankan agar hasil panen jangan dipisahkan dari tangkai dan kelopak mayangnya agar lebih awet dan tahan lama. Di samping itu Nabi Yusuf menganjurkan agar menghemat dalam mengonsumsinya, jangan berlebihan agar ada simpanan stok untuk tujuh tahun krisis. Seperti dijelaskan dalam ayat, sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit).
5. Tujuh tahun masa subur berganti dengan tujuh tahun masa sulit, namun antispasinya sudah diusulkan Nabi Yusuf. Sehingga raja dan rakyat Mesir serta sekitarnya dapat melalui masa sulit itu dengan selamat berkat solusi aplikatifnya Yusuf. Di sini ada pelajaran penting bolehnya pemerintah melakukan penimbunan sebagai stok ketahanan nasional jangka panjang untuk menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan dengan pengawasan yang ekstra ketat.
Lihat Juga :