Benarkah Orang Mekkah Paling Rusak sehingga Allah Taala Turunkan Islam di Sana?

Jum'at, 24 Juni 2022 - 08:56 WIB
loading...
A A A
Namun Allah hanya memilih satu tempat untuk posisi munculnya utusan-Nya.

Kemudian, pertanyaan yang diajukan orang musyrik, hakikatnya bukan pertanyaan karena menolak tempat. Tapi pertanyaan karena latar belakang menolak kebenaran. Sehingga, andaikan Nabi SAW diutus di Yaman, mereka akan mempertanyakan, “Mengapa nabi di utus di Yaman, bukankah masih banyak tempat lainnya?” dan sinonim yang sama juga bisa terjadi ketika beliau diutus di Indonesia sekalipun.

Baca juga: Berhias Boleh, yang Dilarang Tabarruj Al-Jahiliyah

Lepas dari itu, Quraish Shihab dalam buku "Mukjizat Alquran" menjelaskan, Timur Tengah adalah jalur penghubung wilayah timur dengan barat. Maka wajarlah jika kawasan ini menjadi tempat menyampaikan pesan Illahi yang terakhir dan yang ditujukan kepada seluruh manusia di bumi.

Menurut Ulama Ahli Tafsir ini, dalam Al-Qur’an dijelaskan mengapa Nabi Muhammad tidak diutus dari seseorang yang berada di Mekkah atau di luar Makkah. “Ada sebuah firman Allah yang mengatakan: Allah mengetahui siapa dan dimana yang paling tepat dia menetapkan dan mengutus utusan-Nya,” jelas Quraish Shihab.

Dari firman ini, menurutnya, kurang tepat jika ada yang mengatakan bahwa Nabi diutus karena di sanalah wilayah yang paling bejat.

"Namun, ada pula sejumlah jawaban yang dianggap lebih masuk akal. Di sana disebutkan bahwa Timur Tengah dianggap yang paling wajar untuk terbitnya ajaran ini, karena jalur ke Eropa, Afrika, dan Asia," katanya.

Ada dua kekuatan super power di Timur Tengah kala itu. Persia yang menyembah api serta kawasan Romawi yang mengaku beragama nasrani, namun hidup berfoya-foya. "Hanya ada satu tempat yang belum dikuasai oleh kedua super power tersebut, yaitu Jazirah Arab," ungkap Quraish.

Senada dengan Quraish, Muhammad Husain Haekal dalam bukunya yang berjudul "Sejarah Hidup Muhammad" juga menyebut kala itu ada dua kekuatan yang sedang berhadap-hadapan yakni, kekuatan Kristen dan kekuatan Majusi. Kekuatan Barat berhadapan dengan kekuatan Timur.

Baca juga: Memandang Rasulullah Sebagai Manusia Biasa, Itu Pandangan Jahiliyah

Bersamaan dengan itu, kekuasaan-kekuasaan kecil yang berada di bawah pengaruh kedua kekuatan itu, pada awal abad keenam berada di sekitar jazirah Arab.

Kedua kekuatan itu masing-masing mempunyai hasrat ekspansi dan penjajahan. Pemuka-pemuka kedua agama itu masing-masing berusaha sekuat tenaga akan menyebarkan agamanya ke atas kepercayaan agama lain yang sudah dianutnya.

Sungguhpun demikian, jazirah itu tetap seperti sebuah oasis yang kekar tak sampai terjamah oleh peperangan, kecuali pada beberapa tempat di bagian pinggir saja, juga tak sampai terjamah oleh penyebaran agama-agama Masehi atau Majusi, kecuali sebagian kecil saja pada beberapa kabilah.

"Gejala demikian ini dalam sejarah kadang tampak aneh kalau tidak kita lihat letak dan iklim jazirah itu serta pengaruh keduanya terhadap kehidupan penduduknya, dalam aneka macam perbedaan dan persamaan serta kecenderungan hidup mereka masing-masing," tuturnya.

Jazirah Arab bentuknya memanjang dan tidak parallelogram. Ke sebelah utara Palestina dan padang Syam. Ke sebelah timur Hira, Dijla (Tigris), Furat (Euphrates) dan Teluk Persia. Ke sebelah selatan Samudera Indonesia dan Teluk Aden. Sedangkan ke sebelah barat Laut Merah. Jadi, dari sebelah barat dan selatan daerah ini dilingkungi lautan, dari utara padang sahara dan dari timur padang sahara dan Teluk Persia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Momen Vicky Shu Belajar...
Momen Vicky Shu Belajar Al-Fatihah Bahasa Isyarat Bersama Disabilitas Tunarungu
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Halalbilhalal dalam...
Halalbilhalal dalam Al Quran: Tak Ada Alasan untuk Bilang Tiada Maaf Bagimu
Makna Idulfitri dalam...
Makna Idulfitri dalam Al Quran, Berkaitan dengan Kisah Adam dan Hawa
Rekomendasi
Astronot Tangkap Aurora...
Astronot Tangkap Aurora Merah Muda Flamingo yang Sulit Dipahami
Ancaman Serius Matahari...
Ancaman Serius Matahari terhadap Bumi Akan Terjadi Besok
5 Tokoh Muslim yang...
5 Tokoh Muslim yang Mengguncang Peradaban Barat
Artikel Terkini
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved