Benarkah Orang Mekkah Paling Rusak sehingga Allah Taala Turunkan Islam di Sana?

loading...
Benarkah Orang Mekkah Paling Rusak sehingga Allah Taala Turunkan Islam di Sana?
Islam diturunkan di Mekkah bukan karena masyarakat Arab kala itu paling bejat di seluruh dunia. Foto/Ilustrasi: Ist
Sejumlah ulama ada yang berpendapat Islam sengaja diturunkan di Mekkah karena wilayah itu dihuni penduduk jahiliyah. Bahkan disebutnya penduduk paling bejat sedunia. Benarkah?

Baca juga: Tradisi Aqiqah Sudah Dilakukan pada Zaman Arab Jahiliyah

Bukan hanya di masa kekinian saja. Pertanyaan tentang mengapa Islam diturunkah di Mekkah juga pernah diajukan kaum musyrikin Quraisy. Allah menceritakan soal ini dalam firman-Nya.

وَقَالُوا لَوْلَا نُزِّلَ هَذَا الْقُرْآَنُ عَلَى رَجُلٍ مِنَ الْقَرْيَتَيْنِ عَظِيمٍ

Mereka berkata: “Mengapa al-Quran ini tidak diturunkan kepada seorang besar dari salah satu dua negeri (Mekkah dan Thaif) ini?”

Lalu dibantah oleh Allah di lanjutan ayat,

أَهُمْ يَقْسِمُونَ رَحْمَةَ رَبِّكَ

“Apakah mereka yang membagi rahmat dari Rabbmu?” ( QS az-Zukhruf : 31-32)

Allah yang menciptakan, Allah yang memiliki, dan Dia yang paling berhak untuk memilih. Dia yang paling berhak menentukan, di mana Allah akan mengutus Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Allah berfirman,

وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ مَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ سُبْحَانَ اللَّهِ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ

“Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan.” ( QS al-Qashas : 68)

Meskipun, jika Allah berkehendak, Dia mampu untuk mengutus rasul di semua daerah,

وَلَوْ شِئْنَا لَبَعَثْنَا فِي كُلِّ قَرْيَةٍ نَذِيرًا

“Jika Aku menghendaki, Aku akan mengutus seorang rasul di setiap daerah.” ( QS al-Furqan : 51)

Namun Allah hanya memilih satu tempat untuk posisi munculnya utusan-Nya.

Kemudian, pertanyaan yang diajukan orang musyrik, hakikatnya bukan pertanyaan karena menolak tempat. Tapi pertanyaan karena latar belakang menolak kebenaran. Sehingga, andaikan Nabi SAW diutus di Yaman, mereka akan mempertanyakan, “Mengapa nabi di utus di Yaman, bukankah masih banyak tempat lainnya?” dan sinonim yang sama juga bisa terjadi ketika beliau diutus di Indonesia sekalipun.

Baca juga: Berhias Boleh, yang Dilarang Tabarruj Al-Jahiliyah

Lepas dari itu, Quraish Shihab dalam buku "Mukjizat Alquran" menjelaskan, Timur Tengah adalah jalur penghubung wilayah timur dengan barat. Maka wajarlah jika kawasan ini menjadi tempat menyampaikan pesan Illahi yang terakhir dan yang ditujukan kepada seluruh manusia di bumi.

Menurut Ulama Ahli Tafsir ini, dalam Al-Qur’an dijelaskan mengapa Nabi Muhammad tidak diutus dari seseorang yang berada di Mekkah atau di luar Makkah. “Ada sebuah firman Allah yang mengatakan: Allah mengetahui siapa dan dimana yang paling tepat dia menetapkan dan mengutus utusan-Nya,” jelas Quraish Shihab.
halaman ke-1
preload video