Adakah Keutamaan Menikah di Bulan Dzulhijjah?
Kamis, 23 Juni 2022 - 13:43 WIB
loading...
Bulan Dzulhijjah menjadi bulan yang baik karena memiliki dua keistimewaan yaitu Dzulhijjah yang masuk dalam hari Idul Adha dan yang kedua adalah Dzulhijjah yang termasuk bulan haram, jadi bila melangsungkan pernikahan di bulan istimewa inipun sangat baik
A
A
A
Di masyarakat kita masih ada pemahaman bahwa ketika ingin melaksanakan pernikahan sebaiknya digelar pada bulan Dzulhijjah atau bulan yang dikenal dengan "Lebaran Haji'? Benarkah demikian dan adakah keutamaannya?
Sebenarnya, dalam Islam tidak mengenal bulan baik atau tidak baik dalam urusan pernikahan . Sebab dalam ketentuan syariat yang menjadi cara terbaik adalah melakukan pernikahan secepatnya. Rumah tangga sendiri juga harus dimohonkan berkah pada Allah Subhanahu wa ta'ala sehingga nantinya bisa menjadi sebuah keluarga yang takwa pada Allah Subhanahu wa ta'ala dan bekerja sama untuk berbuat ketaatan.
Baca juga: 12 Amalan Baik di Bulan Dzulhijjah yang Sayang Bila Dilewatkan
Namun demikian, Allah telah menetapkan ada 12 bulan Qomariyah dalam setahun dan dalam bilangan bulan tersebut ada 4 bulan yang disebut sebagai bulan haram. Dinamakan bulan haram adalah haram untuk melakukan peperangan pada bulan tersebut.
Perhatikan firman Allah Ta'ala berikut:
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kalian menganiaya diri kalian dalam bulan yang empat itu dan perangilah kaum musyrik itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kalian semuanya; dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS At taubah: 36)
Ibnu Katsir dalam Tafsir Al Qur'an Al Azhim menjelaskan, Allah mengkhususkan 4 bulan, maka Allah menjadikannya haram dan mengagungkan kemulyaan-kemulyaannya, menjadikan dosa yang dilakukan pada bulan tersebut lebih besar dan begitu pula halnya dengan amal sholeh dan pahalanya .
Dari sekian banyak pendapat ulama, bulan Dzulhijjah menjadi bulan yang baik karena memiliki dua keistimewaan yaitu Dzulhijjah yang masuk dalam hari Idul Adha dan yang kedua adalah Dzulhijjah yang termasuk bulan haram.
Ini membuat sebelum dan sesudah lebaran haji yakni antara bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah serta Muharram menjadi bulan baik untuk niat yang baik seperti pernikahan. Dengan demikian, sebagaimana juga di bulan-bulan asyhurul hurum yang lain, pada bulan Dzulhijjah seluruh umat Muslim sangat dianjurkan untuk mengagungkan dengan memperbanyak melakukan ibadah kepada Allah, baik ibadah wajib maupun sunah, dan menjauhi segala bentuk perbuatan dosa yang dapat mengotori keagungan bulan Dzulhijjah tersebut. Termasuk ibadah tersebut salah satunya adalah menikah di bulan Dzulhijjah.
Sebenarnya, dalam Islam tidak mengenal bulan baik atau tidak baik dalam urusan pernikahan . Sebab dalam ketentuan syariat yang menjadi cara terbaik adalah melakukan pernikahan secepatnya. Rumah tangga sendiri juga harus dimohonkan berkah pada Allah Subhanahu wa ta'ala sehingga nantinya bisa menjadi sebuah keluarga yang takwa pada Allah Subhanahu wa ta'ala dan bekerja sama untuk berbuat ketaatan.
Baca juga: 12 Amalan Baik di Bulan Dzulhijjah yang Sayang Bila Dilewatkan
Namun demikian, Allah telah menetapkan ada 12 bulan Qomariyah dalam setahun dan dalam bilangan bulan tersebut ada 4 bulan yang disebut sebagai bulan haram. Dinamakan bulan haram adalah haram untuk melakukan peperangan pada bulan tersebut.
Perhatikan firman Allah Ta'ala berikut:
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوۡرِ عِنۡدَ اللّٰهِ اثۡنَا عَشَرَ شَهۡرًا فِىۡ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوۡمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ مِنۡهَاۤ اَرۡبَعَةٌ حُرُمٌ ؕ ذٰ لِكَ الدِّيۡنُ الۡقَيِّمُ ۙ فَلَا تَظۡلِمُوۡا فِيۡهِنَّ اَنۡفُسَكُمۡ ؕ وَقَاتِلُوا الۡمُشۡرِكِيۡنَ كَآفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوۡنَكُمۡ كَآفَّةً ؕ وَاعۡلَمُوۡۤا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الۡمُتَّقِيۡنَ
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kalian menganiaya diri kalian dalam bulan yang empat itu dan perangilah kaum musyrik itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kalian semuanya; dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS At taubah: 36)
Ibnu Katsir dalam Tafsir Al Qur'an Al Azhim menjelaskan, Allah mengkhususkan 4 bulan, maka Allah menjadikannya haram dan mengagungkan kemulyaan-kemulyaannya, menjadikan dosa yang dilakukan pada bulan tersebut lebih besar dan begitu pula halnya dengan amal sholeh dan pahalanya .
Dari sekian banyak pendapat ulama, bulan Dzulhijjah menjadi bulan yang baik karena memiliki dua keistimewaan yaitu Dzulhijjah yang masuk dalam hari Idul Adha dan yang kedua adalah Dzulhijjah yang termasuk bulan haram.
Ini membuat sebelum dan sesudah lebaran haji yakni antara bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah serta Muharram menjadi bulan baik untuk niat yang baik seperti pernikahan. Dengan demikian, sebagaimana juga di bulan-bulan asyhurul hurum yang lain, pada bulan Dzulhijjah seluruh umat Muslim sangat dianjurkan untuk mengagungkan dengan memperbanyak melakukan ibadah kepada Allah, baik ibadah wajib maupun sunah, dan menjauhi segala bentuk perbuatan dosa yang dapat mengotori keagungan bulan Dzulhijjah tersebut. Termasuk ibadah tersebut salah satunya adalah menikah di bulan Dzulhijjah.
Lihat Juga :