Doa Khusus dari Rasulullah SAW sebelum Hewan Kurban Disembelih
Jum'at, 08 Juli 2022 - 10:42 WIB
loading...
Di antara syarat halalnya sembelihan adalah membaca basmalah dan Rasulullah berdoa khusus ketika hewan kurban sudah dibaringkan dan siap untuk disembelih. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Membaca doa ketika berkurban adalah sesuatu yang tidak boleh dilupakan. Di antara syarat halalnya sembelihan adalah membaca basmalah. Selain itu, Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam berdo'a khusus ketika hewan kurban sudah dibaringkan dan siap untuk disembelih.
Aisyah mengisahkan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berqurban dengan kambing bertanduk, berdiri dengan kaki belang hitam, duduk di atas perut belang hitam, melihat dengan mata belang hitam.
Kemudian beliau menyuruh Aisyah untuk mengambilkan pisau dan mengasahnya. Setelah kambingnya beliau baringkan, beliau membaca :
“Bismillah, Ya Allah, terimalah kurban dari Muhammad dan keluarga Muhammad, serta dari umat Muhammad – shallallahu ‘alaihi wa sallam." (HR. Muslim)
Baca juga: Bacaan Niat Berkurban Lengkap Teks Arab, Latin dan Artinya
Allah berfirman :
"Janganlah kalian makan hewan yang tidak disebutkan nama Allah ketika menyembelih. Sesungguhnya itu hewan yang tidak halal." (QS. Al-An’am: 121).
Selain berdo'a, dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi dijelaskan juga bahwa satu kambing bisa digunakan untuk berkurban satu orang beserta keluarganya, walau jumlah anggota keluarga tersebut banyak.
Dari ‘Atho’ bin Yasar, dia mengatakan bahwa :
"Aku pernah bertanya pada Ayyub Al Anshori, bagaimana qurban di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?” Beliau menjawab, Seseorang biasa berqurban dengan seekor kambing (diniatkan) untuk dirinya dan satu keluarganya. Lalu mereka memakan qurban tersebut dan memberikan makan untuk yang lainnya.” (HR. Tirmidzi).¹
Al Hafizh Ibnul Qoyyim dalam Zaadul Ma’ad berkata, di antara petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, satu kambing sah untuk kurban satu orang beserta keluarganya walau jumlah mereka banyak.
Aisyah mengisahkan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berqurban dengan kambing bertanduk, berdiri dengan kaki belang hitam, duduk di atas perut belang hitam, melihat dengan mata belang hitam.
Kemudian beliau menyuruh Aisyah untuk mengambilkan pisau dan mengasahnya. Setelah kambingnya beliau baringkan, beliau membaca :
بِاسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ
“Bismillah, Ya Allah, terimalah kurban dari Muhammad dan keluarga Muhammad, serta dari umat Muhammad – shallallahu ‘alaihi wa sallam." (HR. Muslim)
Baca juga: Bacaan Niat Berkurban Lengkap Teks Arab, Latin dan Artinya
Allah berfirman :
وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ
"Janganlah kalian makan hewan yang tidak disebutkan nama Allah ketika menyembelih. Sesungguhnya itu hewan yang tidak halal." (QS. Al-An’am: 121).
Selain berdo'a, dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi dijelaskan juga bahwa satu kambing bisa digunakan untuk berkurban satu orang beserta keluarganya, walau jumlah anggota keluarga tersebut banyak.
Dari ‘Atho’ bin Yasar, dia mengatakan bahwa :
"Aku pernah bertanya pada Ayyub Al Anshori, bagaimana qurban di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?” Beliau menjawab, Seseorang biasa berqurban dengan seekor kambing (diniatkan) untuk dirinya dan satu keluarganya. Lalu mereka memakan qurban tersebut dan memberikan makan untuk yang lainnya.” (HR. Tirmidzi).¹
Al Hafizh Ibnul Qoyyim dalam Zaadul Ma’ad berkata, di antara petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, satu kambing sah untuk kurban satu orang beserta keluarganya walau jumlah mereka banyak.
Lihat Juga :