Perintah Sholat 4 Rakaat Sebelum dan Sesudah Jumat, Al-Albani: Itu Hadis Batil
Jum'at, 08 Juli 2022 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
Setelah menjelaskan berbagai kelemahan yang ada, kemudian ia mengomentari as-Sayuthi, "Sungguh ia telah bersikap buruk karena telah menyatakan lurus bagi sanad riwayat yang berpenyakit ini, di samping merasa cukup hanya dengan satu sanad. Padahal, ada sanad lain yang lebih dapat diterima, yaitu yang diriwayatkan oleh al-Khala'i dalam al-Fawaid dari hadits Ali bin Abi Thalib, yang dinyatakan oleh al-Hafizh az-Zain al-Iraqi sebagai sanad yang baik."
Hanya saja Al-Albani mengomentara pendapat al-Munawi mengatakan, merasa ragu bahwa ketetapan sanad tersebut datang dari Ali, sekalipun al-Iraqi telah rneneliti pernyataan murid al-Bushairi.
"Ternyata, apa yang saya ragukan memang benar setelah saya dapati di dalam az-Zawaid (I/72/Q)," kata al-Albani.
Baca juga: 3 Hadis Palsu tentang Haji dan Ziarah ke Makam Rasulullah SAW
Setelah menyatakan tentang rusaknya sanad riwayat Ibnu Majah itu, al-Bushairi berkata, "Hadis ini diriwayatkan oleh Abul Hasan al-Khala'i dalam Fawaid-nya dengan sanad yang baik, dari sanad Abu Ishaq dari Ashim bin Dhamrah dari Ali bin Abi Thalib ra dari Nabi SAW."
Demikian pula yang dikatakan oleh Abu Zar'ah dalam kitab Syarhut-Taqrib (III/4). "Tampaknya, al-Bushairi menukil darinya," ujar al-Albani.
Al-Albani berpendapat bahwa yang masyhur dan dikenal sebagai sanad dari Ali ra adalah dengan matan, "Rasulullah SAW selalu melakukan sholat sunnah empat rakaat sebelum zuhur." Riwayat tersebut dikeluarkan oleh Imam Ahmad dan lainnya, dan itulah yang terjaga kesahihannya. Wallahu a'lam.
Kemudian, jika memang benar apa yang diriwayatkan oleh al-Khala'i, maka kemungkinannya pada waktu sebelum azan dan sebelum Rasulullah SAW naik ke atas mimbar. Namun, hal ini telah saya buktikan bahwa kemungkinan tersebut tidak ada.
Adapun karya al-Khala'i tersebut yang terdiri dari beberapa jilid, ujar al-Albani, sebenarnya hingga kini masih belum dicetak (masih dalam bentuk tulisan tangan) di Perpustakaan azh-Zhahiriyah, dan di dalamnya tidak terdapat hadis ini.
"Akan tetapi, untuk kepentingan penelitian sanadnya saya justru mendapatkannya dalam karya lain. Oleh karena itu, makin mantaplah apa yang saya yakini bahwa riwayat tersebut tidaklah dikenal oleh mayoritas ahli hadis," katanya.
Baca juga: Ada Hadis Palsu yang Disebut sebagai Buatan Orang Bodoh yang Mengada-ada
Hanya saja Al-Albani mengomentara pendapat al-Munawi mengatakan, merasa ragu bahwa ketetapan sanad tersebut datang dari Ali, sekalipun al-Iraqi telah rneneliti pernyataan murid al-Bushairi.
"Ternyata, apa yang saya ragukan memang benar setelah saya dapati di dalam az-Zawaid (I/72/Q)," kata al-Albani.
Baca juga: 3 Hadis Palsu tentang Haji dan Ziarah ke Makam Rasulullah SAW
Setelah menyatakan tentang rusaknya sanad riwayat Ibnu Majah itu, al-Bushairi berkata, "Hadis ini diriwayatkan oleh Abul Hasan al-Khala'i dalam Fawaid-nya dengan sanad yang baik, dari sanad Abu Ishaq dari Ashim bin Dhamrah dari Ali bin Abi Thalib ra dari Nabi SAW."
Demikian pula yang dikatakan oleh Abu Zar'ah dalam kitab Syarhut-Taqrib (III/4). "Tampaknya, al-Bushairi menukil darinya," ujar al-Albani.
Al-Albani berpendapat bahwa yang masyhur dan dikenal sebagai sanad dari Ali ra adalah dengan matan, "Rasulullah SAW selalu melakukan sholat sunnah empat rakaat sebelum zuhur." Riwayat tersebut dikeluarkan oleh Imam Ahmad dan lainnya, dan itulah yang terjaga kesahihannya. Wallahu a'lam.
Kemudian, jika memang benar apa yang diriwayatkan oleh al-Khala'i, maka kemungkinannya pada waktu sebelum azan dan sebelum Rasulullah SAW naik ke atas mimbar. Namun, hal ini telah saya buktikan bahwa kemungkinan tersebut tidak ada.
Adapun karya al-Khala'i tersebut yang terdiri dari beberapa jilid, ujar al-Albani, sebenarnya hingga kini masih belum dicetak (masih dalam bentuk tulisan tangan) di Perpustakaan azh-Zhahiriyah, dan di dalamnya tidak terdapat hadis ini.
"Akan tetapi, untuk kepentingan penelitian sanadnya saya justru mendapatkannya dalam karya lain. Oleh karena itu, makin mantaplah apa yang saya yakini bahwa riwayat tersebut tidaklah dikenal oleh mayoritas ahli hadis," katanya.
Baca juga: Ada Hadis Palsu yang Disebut sebagai Buatan Orang Bodoh yang Mengada-ada
(mhy)
Lihat Juga :