Zakir Naik Jawab Mengapa Non Muslim Dilarang Memasuki Kota Mekkah dan Madinah

Minggu, 24 Juli 2022 - 14:32 WIB
loading...
Zakir Naik Jawab Mengapa...
Dr Zakir Naik menjawab pertanyaan seorang non muslim perihal larangan masuk dua Kota Suci. Foto/Ilustrasi: zakirnaik.com
A A A
Ulah wartawan Channel 13 Israel yang beragama Yahudi , Gil Tamari, memasuki Kota Mekkah mengapungkan kembali pertanyaan, mengapa non muslim tidak boleh memasuki Kota Mekkah dan Madinah .

Dalam buku "Dr. Zakir Naik Mengguncang Dunia" karya Rizem Aizid telah diungkap persoalan ini dalam sebuah tanya jawab antara Dr Zakir Naik dengan salah seorang non muslim dalam sebuah sesi ceramahnya.

“Mengapa umat non muslim tidak diizinkan berada di kota suci Mekkah dan Madinah?” tanya ada seorang non muslim yang hadir dalam acara tersebut.

Baca juga: Asal Mula Mengapa Non Muslim Dilarang Memasuki Kota Mekkah dan Madinah

“Benar bahwa non muslim tidak boleh di Mekkah dan Madinah, secara hukum. Poin-poin berikut akan menjadi alasan yang masuk akal di balik larangan tersebut," ujar Zakir Naik memulai menjawab pertanyaan tersebut.

Pertama, katanya, tidak semua rakyat (India) boleh berada di kawasan Kanton. "Saya seorang warga India, tetapi saya tidak diizinkan untuk memasuki kawasan terlarang seperti Kanton," katanya. Kanton adalah kawasan markas militer permanen di India.

Di semua negara, kata Zakir Naik lagi, pasti ada beberapa kawasan tertentu di mana rakyat biasa dari negara tersebut tidak bisa masuk ke dalamnya. Hanya warga yang terdaftar di jajaran kemiliteran atau mereka yang berhubungan dengan urusan pertahanan negara tersebut yang boleh di kawasan Kanton.

"Islam adalah agama yang universal bagi seluruh dunia dan seluruh manusia. Kawasan Kanton-nya Islam adalah dua kota suci: Mekkah dan Madinah. Di sini, hanya mereka yang beriman kepada Islam dan terlibat di dalam upaya mempertahankan Islam, yaitu umat Islam, yang boleh memasuki keduanya," tuturnya.

Sudah lumrah bagi orang biasa untuk menentang larangan memasuki kawasan Kanton, ujar Zakir Naik, pun demikian, tidak pantas bagi nonmuslim untuk menentang aturan larangan nonmuslim memasuki Mekkah dan Madinah.

Baca juga: Ulah Wartawan Israel Masuk Mekkah Picu Kemarahan Umat Islam

Kedua, ujar Zakir Naik lagi, perlu visa bagi warga asing yang akan masuk ke Mekkah dan Madinah. Aturan ini berlaku di seluruh negara di dunia bahwa:

1. Setiap kali seseorang melakukan perjalanan ke negara asing, ia harus pertama-tama membuat visa atau izin memasuki negara tersebut. Setiap negara punya peraturan, regulasi, dan syarat-syarat untuk mengeluarkan visa. Jika syarat-syarat itu gagal terpenuhi, mereka tidak akan mengeluarkan visa.

2. Salah satu negara yang paling ketat dalam urusan visa adalah Amerika Serikat, apalagi visa untuk penduduk negara ketiga. Mereka menerapkan beberapa ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa memperoleh visa.

3. Ketika mengunjungi Singapura, di formulir imigrasinya disebutkan bahwa ada hukuman mati untuk penyelundup narkoba. Jika ingin mengunjungi Singapura, maka harus mematuhi peraturan mereka.

"Saya tidak boleh mengatakan bahwa hukuman mati (untuk penyelundup narkoba) adalah hukuman yang sadis. Saya baru akan diizinkan memasuki negara tersebut kalau saya menyetujui syarat dan ketentuan mereka," ujarnya.

4. Syarat utama yang diperlukan untuk setiap umat manusia agar bisa memasuki Mekkah dan Madinah adalah mengucapkan di lisan mereka, “Laa ilaaha illailaah muhammadur rasuulullaah' (Tiada Ilah yang hak untuk diibadahi kecuali Allah, dan Muhammad adalah utusan-Nya).”

Mekkah merupakan salah satu kota suci bagi umat Islam. Di Mekkah, terdapat kiblat umat Islam yang disebut Kakbah. Di Mekkah pula, masjid paling utama dalam Islam berada, yaitu Masjidil Haram. Dan, Mekkah adalah tempat seluruh umat muslim menunaikan ibadah haji.

Kota suci umat Islam yang kedua adalah Madinah. Di Madinah, juga terdapat masjid yang utama bagi umat Islam, yaitu Masjid Nabawi. Dan, Madinah pula adalah tempat tujuan ibadah haji setelah Mekkah.

Baca juga: Keutamaan Kota Mekkah Menurut Imam Al-Ghazali
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Masjid Quba, Masjid...
Masjid Quba, Masjid Istimewa yang Dipuji Allah dalam Al-Qur'an
Masjid Nabawi: Perpaduan...
Masjid Nabawi: Perpaduan Jejak Sejarah Rasulullah dan Kemegahan Arsitektur Islam
Kemenhaj: Jumlah Jemaah...
Kemenhaj: Jumlah Jemaah Haji Wafat di Arab Saudi Bertambah Jadi 23 Orang
Sebelum Menjadi Kiblat...
Sebelum Menjadi Kiblat Umat Islam, Kakbah Sudah Dibangun Nabi Adam AS
Mengintip Isi Masjidil...
Mengintip Isi Masjidil Haram: Apa Saja yang Ada di Dalamnya?
Rekomendasi
4 Penemuan Nikola Tesla...
4 Penemuan Nikola Tesla yang Dihentikan Karena Dinilai Terlalu Berbahaya
Begini Proses Terjadinya...
Begini Proses Terjadinya Gerhana Bulan Penumbra, Rumit dan Menarik untuk Disaksikan
Hujan Asteroid 800 Juta...
Hujan Asteroid 800 Juta Tahun Lalu Sebabkan Musim Dingin Parah di Bumi
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved