9 Mutiara Kalam Habib Abu Bakar Al-Adni, Nomor 1 Sangat Menyentuh

loading...
9 Mutiara Kalam Habib Abu Bakar Al-Adni, Nomor 1 Sangat Menyentuh
Habib Abu Bakar Al-Adni bin Ali Al-Masyhur dikenal sebagai ulama yang mempunyai pemikiran cemerlang pada Abad ini. Pada Rabu 28 Dzulhijjah 1443 H lalu (27/7/2022), beliau kembali ke rahmat Allah pada usia 75 tahun. Foto/dok kalamul hukama roojulstore
Ulama besar asal Yaman, Al-Habib Abu Bakar Al-Adni bin Ali Al-Masyhur Ba'alawy telah berpulang ke rahmat Allah, Rabu 28 Dzulhijjah 1443 H (27/7/2022) usia 75 tahun.

Kepergian beliau menjadi duka mendalam bagi umat Islam karena sosoknya sebagai pemikir Islam dan guru para Dai. Semasa hidupnya beliau telah mengemban dakwah Islam ke berbagai negara.

Habib Abu Bakar Al-Adni adalah ulama yang nasabnya tersambung kepada Nabi Muhammad shollallohu 'alaihi wasallam. Beliau dilahirkan di Kota Ahwar Yaman dari lingkungan keluarga yang cinta ilmu dan dakwah.

Berikut 9 kumpulan mutiara Kalam Habib Abu Bakar Al-Adni dihimpun dari berbagai tausiyah dan ceramahnya. Semoga bisa menjadi nasihat untuk kita semua.

1. Janganlah kamu melambatkan sholat jika kamu telah mendengar Adzan, maka campakkan penamu, sudahi perkumpulan, hentikanlah majelis, tinggalkan Handphone, Allah lebih utama dari segala sesuatu, dan sholatlah dengan khusyuk. Karena segala apa yang menantimu adalah lebih rendah nilainya dibanding sholat, dan bahagianmu dari dunia menantimu. Engkau telah berikan kepada duniamu berjam-jam dari masamu, maka berikanlah untuk Allah hanya beberapa menit saja.

2. Kalau kita sudah disibukkan dengan Takfir (saling mengkafirkan) daripada Tafkir (saling bertukar buah fikiran), maka Masjid pun tidak lagi dipenuhi dengan Takbir (Allahu Akbar) tetapi dipenuhi dengan Tafjir (saling caci mencaci).

3. Jika engkau tidak tahu alamat rezekimu, janganlah takut karena rizekimu tahu di mana alamatmu. Jika engkau tidak bisa sampai kepada rezekimu, niscaya rezekimu pasti akan datang padamu.

4. Kehidupan dunia bikin sumpek, tapi hadir di majelis yang menyebut nama Allah dan Rasulullah ﷺ akan dapat menghilangkan sumpek, diganti bahagia.

5. Jika engkau tunduk kepada Allah maka Allah menyuruh dunia dan seisinya untuk tunduk kepadamu.

6. Bersholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai upaya pendekatan diri kepada Allah meskipun kamu melantunkannya dalam keadaan lalai.

7. Perbanyaklah bersholawat! Ulangilah sebanyaknya dan angkat suaramu ketika bersholawat. Sebab syaitan akan menjadi kurus dan sedih ketika mendengar bacaan sholawat. Mereka akan lari terbirit-birit ketika disebut nama Allah dan Nabi Muhammad ﷺ.

8. Setan akan senantiasa berusaha mengangkat suara-suara maksiat terhadap manusia, maka kita pun perlu mengangkat suara kita dengan bersholawat.

9. Simak baik-baik sabda Rasulullah shollallohu 'alaihi wasallam berikut: "Hendaklah kalian ketika terjadi (zaman fitnah), menjaga diri sendiri dan tinggalkan urusan orang lain."

Baca Juga: Ulama Kharismatik Yaman Habib Abu Bakar Al-Adni Meninggal Dunia, Ini Profilnya
(rhs)
preload video