Kisah Majusi yang Beruntung Dapat Salam dari Nabi Berkat Amalan Ini

Jum'at, 05 Agustus 2022 - 05:10 WIB
loading...
A A A
"Apakah ada lagi perbuatan baik selain itu?" "Ya. Ada. Aku memiliki seorang anak perempuan lagi sangat cantik. Kemudian aku tidak mendapati laki-laki yang sepadan dengannya. Akhirnya aku menikahinya sendiri dan mengadakan walimah pada malam hari itu, yaitu malam pertamaku dengannya. Orang- orang Majusi yang hadir pada malam itu adalah lebih dari 1000 orang."

"Itu juga perbuatan yang haram. Apakah ada perbuatan baik selain itu?" "Ya. Ada. Pada malam hari dimana aku menjimak anak perempuanku itu, seorang wanita muslimah menyalakan obornya lewat oborku. Kemudian ia pulang dan memadamkan obornya.

Kemudian aku menjimak anak perempuanku untuk yang kedua kalinya. Tiba-tiba aku melihat wanita muslimah itu menyalakan obornya lagi melalui oborku. Kemudian ia pulang dan memadamkan obornya lagi. Kemudian aku menjimak anak perempuanku untuk yang ketiga kalinya. Kemudian wanita muslimah itu menyalakan obornya lagi melalui oborku. Kemudian ia pulang dan ia memadamkan obornya lagi.

Kemudian aku curiga barangkali wanita muslimah ini adalah mata-mata untuk mencuri. Kemudian aku membuntutinya dari belakang. Aku melihat ia masuk ke dalam rumahnya dan menumui anak-anak perempuannya.

Mereka berkata kepadanya: "Ooh ibu! Apakah engkau membawa sesuatu makanan? Kita sudah tidak kuat dan tidak tahan karena lapar."

Kemudian wanita muslimah itu (riwayat lain wanita ini seorang janda miskin) meneteskan air mata dan berkata: "Aku malu kepada Allah kalau aku meminta kepada selain-Nya, apalagi kepada musuh Allah, yaitu orang Majusi".

Setelah aku mendengar perkataannya itu, aku pun pulang ke rumah. Aku mengambil wadah dan mengisinya makanan banyak. Kemudian aku pergi ke rumah wanita muslimah itu."

Abdullah bin Mubarok berkata: "Ini baru perbuatan yang baik. Ada kabar gembira untukmu."

Kemudian Abdullah bin Mubarak menceritakan kepada Bahrom al-Majusi tentang mimpi bertemu Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam dan pesan beliau untuknya.

Mendengar cerita itu, akhirnya Bahrom bersyahadat mengucapkan "Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Ibnu Khaldun, Ilmuwan...
Ibnu Khaldun, Ilmuwan Islam yang Seluruh Keluarganya Meninggal karena Wabah
Wanita Ini Temukan Harta...
Wanita Ini Temukan Harta Karun Besar Berusia 900 Tahun saat Jalan-jalan
Jauh Lebih Tajir dari...
Jauh Lebih Tajir dari Pangeran Arab, Arkeolog Ungkap Jumlah Kekayaan Nabi Sulaiman
Artikel Terkini
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Infografis
Atlas Ottoman Cetakan...
Atlas Ottoman Cetakan Pertama dari Dunia Islam Ditemukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved