Kisah Majusi yang Beruntung Dapat Salam dari Nabi Berkat Amalan Ini

loading...
Kemudian seketika ia jatuh tersungkur dan meninggal dunia. Abdullah bin Mubarak pun memandikan, mengkafani, mensholati dan mengubur jenazahnya,

Abdullah bin Mubarok berpesan: "Wahai para hamba Allah! Bersikap dermawanlah kepada sesama makhluk Allah karena sikap dermawan dapat mengubah para musuh menjadi para kekasih."

Keutamaan Dermawan
Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu 'anha bahwa Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang yang dermawan adalah orang yang dekat dengan Allah dan dengan surga dan yang jauh dari neraka. Orang yang pelit adalah orang yang jauh dari Allah, dari makhluk dan surga dan yang dekat dengan neraka."

Orang bodoh yang dermawan lebih dicintai Allah daripada orang alim yang pelit. Beliau shollallahu 'alaihi wasallam juga bersabda: "Dermawan merupakan sebuah pohon di surga yang ranting-rantingnya menjulur di dunia. Barangsiapa mengambil satu ranting saja maka ranting itu akan menuntunnya ke surga. Pelit merupakan sebuah pohon di neraka yang ranting-rantingnya menjulur di dunia. Barangsiapa mengambil satu ranting saja maka ranting itu akan menuntunnya ke neraka."

Demikian kisah Bahrom Al-Majusi yang hidupnya berakhir indah. Kedermawanannya menyantuni janda miskin telah menutup perbuatan jahilnya semasa hidupnya. Berkat rahmat Allah, ia mendapat hidayah Islam menjelang akhir hayatnya. Masya Allah Tabarakallah!

Baca Juga: Kisah Adik Bertaubat dan Kakak yang Ingkar di Zaman Malik Bin Dinar
(rhs)
halaman ke-2
preload video