Kisah Adu Doa antara Nabi Musa dan Qarun

Rabu, 31 Agustus 2022 - 13:21 WIB
loading...
A A A
Tingkah Qarun yang sombong mengundang kaumnya untuk berkomentar dan memberi nasihat kepadanya. "Janganlah kamu terlalu bangga dengan apa yang telah kamu peroleh," ujar kaumnya kepada Qarun.

Dengan sombong Qarun menjawab nasihat itu. "Aku tidak memerlukan nasihatmu, karena sesungguhnya Allah memberiku kekayaan ini sebab Dia mengetahui bahwa aku berhak mendapatkannya dan sebab kecintaan-Nya kepadaku."

Ada yang menyebut Qarun berprofesi sebagai seorang ahli kimia. Namun Ibnu Katsir mengatakan pendapat ini lemah. "Sesungguhnya ilmu kimia itu sendiri merupakan ilmu reaksi, bukan ilmu yang menyangkut mengubah sesuatu menjadi benda lain, karena sesungguhnya yang dapat melakukan hal itu hanyalah Allah semata Allah SWT," ujar Ibnu Katsir.

Baca juga: Rasulullah Saksikan Protes Nabi Musa kepada Nabi Adam

Sebagian ulama yang lain menyebut, Qarun adalah seseorang yang mengetahui Ismul A'zam, lalu ia berdoa kepada Allah dengan menyebut Ismul A'zam tersebut. Akhirnya ia menjadi orang yang banyak hartanya.

Ibnu Katsir mengatakan Allah SWT menyanggah pengakuan Qarun yang mengatakan bahwa Allah memperhatikan dirinya, karena itu Allah memberinya banyak harta.

أَوَلَمْ يَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ أَهْلَكَ مِنْ قَبْلِهِ مِنَ الْقُرُونِ مَنْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُ قُوَّةً وَأَكْثَرُ جَمْعًا

Dan apakah ia tidak mengetahui bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya dan lebih banyak mengumpulkan harta? (QS Al-Qashash: 78)

Sehubungan dengan tafsir ayat ini Imam Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam mengemukakannya dengan takwil yang baik, ia mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Qarun berkata, "Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku.” ( QS Al-Qashash : 78)

Baca juga: Kembalinya Nabi Musa dan Prediksi Fir'aun

Bahwa seandainya bukan karena rida Allah kepada diriku dan pengetahuannya tentang keutamaanku, tentulah Dia tidak akan memberiku semua harta ini.

Lalu Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam membacakan firman-Nya: Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? (Al-Qashash: 78), hingga akhir ayat.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Qarun...
Kisah Hikmah : Qarun si Tajir yang Berakhir Tragis
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Nabi Musa Paling Banyak Dikisahkan dalam Al Qur'an
Surat At-Taha Ayat 25-26:...
Surat At-Taha Ayat 25-26: Baca setelah Salat Subuh, Bisa Meningkatkan Kecerdasan
Tafsir Surat Ali Imran...
Tafsir Surat Ali Imran Ayat 26 yang Dibaca Gus Miftah saat Mundur dari Jabatan Utusan Khusus
Sihir dalam Al-Quran:...
Sihir dalam Al-Qur'an: Bukan Ajaran Nabi Sulaiman
Dukun dan Peramal di...
Dukun dan Peramal di Zaman Nabi Yusuf: Tafsir Surat Yusuf Ayat 43-49
Rekomendasi
5 Tokoh Muslim yang...
5 Tokoh Muslim yang Mengguncang Peradaban Barat
Tanda-tanda Kiamat Paling...
Tanda-tanda Kiamat Paling Nyata Muncul di Samudera Arktik
Bebatuan di Ethiopia...
Bebatuan di Ethiopia Membentuk Loreng Harimau, Ternyata Ini Penyebabnya
Artikel Terkini
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Infografis
Cegah Perang Besar-besaran...
Cegah Perang Besar-besaran antara Israel dan Hizbullah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved