Karomah Kiai: Ketika Mimpi Menjadi Petunjuk
Senin, 12 September 2022 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
“Saya diberi tahu oleh Kiai Abbas,” jawab Kiai Afandi. “Kiai Abbas memberi tahu saya dalam mimpi bahwa dalam hari-hari ini, salah seorang cucunya akan datang ke sini untuk belajar di Pondok Pesantren ini,” lanjutnya. Kiai Afandi dan Kiai Abbas adalah teman akrab.
Ya, ternyata Kiai Afandi mengetahuinya karena pemberitahuan Kiai Abbas dalam mimpi. Padahal, Kiai Abbas Bunter telah wafat sekian tahun lamanya. Beliau wafat pada 1948, sementara kejadian itu terjadi pada sekitar 1985.
Dalam dunia sufi, kata Samsul Munir Amin, mimpi kerap menjadi petunjuk transendental antara seorang hamba dengan Tuhannya. Tidak sedikit petunjuk yang berasal dari mimpi menjadi realita.
Kisah di atas, baik dalam dunia sufi maupun dalam komunitas pesantren, adalah sesuatu yang logis dan sering terjadi. Tentu tidak semua kalangan kiai dan santri memahami isyarat dan petunjuk sebuah mimpi jika mimpi itu masih samar-samar. "Akan tetapi jika mimpi itu jelas, tidaklah perlu lagi adanya penafsiran yang lebih detil karena memang telah gamblang, sebagaimana mimpi Kiai Afandi tersebut," tutur Samsul Munir Amin.
Sepertinya, hal-hal gaib dalam komunitas sufi telah berkembang dengan baik dan menjadi suatu fenomena menarik. Dan nyatanya, demikianlah adanya. Sebab, kabar yang disampaikan Kiai Abbas kepada Kiai Afandi dalam mimpinya ternyata terbukti adanya. Ini memang karomah dari para kiai.
Baca juga: Karomah Syaikhona Kholil, Ulama Kharismatik Pulau Madura
Ya, ternyata Kiai Afandi mengetahuinya karena pemberitahuan Kiai Abbas dalam mimpi. Padahal, Kiai Abbas Bunter telah wafat sekian tahun lamanya. Beliau wafat pada 1948, sementara kejadian itu terjadi pada sekitar 1985.
Dalam dunia sufi, kata Samsul Munir Amin, mimpi kerap menjadi petunjuk transendental antara seorang hamba dengan Tuhannya. Tidak sedikit petunjuk yang berasal dari mimpi menjadi realita.
Kisah di atas, baik dalam dunia sufi maupun dalam komunitas pesantren, adalah sesuatu yang logis dan sering terjadi. Tentu tidak semua kalangan kiai dan santri memahami isyarat dan petunjuk sebuah mimpi jika mimpi itu masih samar-samar. "Akan tetapi jika mimpi itu jelas, tidaklah perlu lagi adanya penafsiran yang lebih detil karena memang telah gamblang, sebagaimana mimpi Kiai Afandi tersebut," tutur Samsul Munir Amin.
Sepertinya, hal-hal gaib dalam komunitas sufi telah berkembang dengan baik dan menjadi suatu fenomena menarik. Dan nyatanya, demikianlah adanya. Sebab, kabar yang disampaikan Kiai Abbas kepada Kiai Afandi dalam mimpinya ternyata terbukti adanya. Ini memang karomah dari para kiai.
Baca juga: Karomah Syaikhona Kholil, Ulama Kharismatik Pulau Madura
(mhy)
Lihat Juga :