Kaum Sufi Amalkan Sholat Rebo Wekasan, KH Hasyim Asy'ari: Tak Ada Dasarnya dalam Syariat

Rabu, 21 September 2022 - 15:13 WIB
loading...
Kaum Sufi Amalkan Sholat...
Konon kaum sufi mengamalkan sholat Rebo Wekasan. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Kaum sufi konon mengamalkan sholat Rebo Wekasan untuk menolak bala. Sementara itu, KH Hasyim Asy'ari menegaskan bahwa sholat Rebo Wekasan tidak ada dasarnya dalam syariat sehingga beliau melarang ulama menganjurkan amalan ini.

Sekadar mengingatkan, hari ini, Rabu, 21 September 2022 adalah Rebo Wekasan atau Rabu Pungkasan. Ini adalah sebuah tradisi yang digelar sebagian masyarakat di Jawa, Sunda, dan Madura setiap Rabu terakhir di bulan Safar dalam kalender Islam atau Hijriah. Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Islam, setelah bulan Muharram.

Kegiatan yang dilakukan meliputi tahlilan atau zikir berjemaah, sholat sunah, dan berbagi makanan dalam bentuk selamatan. Rebo Wekasan dipercaya sebagian umat Islam sebagai hari pertama Nabi Muhammad SAW jatuh sakit dan wafat.

Baca juga: Penjelasan Buya Yahya Terkait Amalan Rebo Wekasan

Terkait dengan sholah Rebo Wekasan dijelaskan dalam Buku Induk Fikih Islam Nusantara karya KH Imaduddin Utsman al-Bantanie. Sholat Rebo Wekasan adalah sholat yang dilakukan pada hari Rabu terakhir di Bulan Safar.

"Sebagian ulama melakukannya di malam Rabu, sebagian yang lain di pagi harinya sekaligus membaca manaqib Syekh Abdul Qadir al-Jilani," tulis Imaduddin mengutip kitab "al-Fikrah al-Nahdliyyah".

Menurutnya, pengamalan sholat Rebo Wekasan terdapat dalam beberapa keterangan ulama tasawuf, di antaranya kitab Muyarrobat al-Daerabi.

Menurut kitab al-Daerabi ini, sebagian ahli makrifat mengatakan bahwa setiap tahun turun 320 ribu bala (musibah) di hari Rabu terakhir bulan Safar, maka hari itu adalah hari yang paling sulit dalam setahun, maka barangsiapa yang pada hari itu melaksanakan sholat empat rakaat maka Allah akan menjaganya dari seluruh bala tersebut selama setahun.

Tidak Ada Dasarnya
Sementara itu, ulama besar Pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy'ari melarang ulama mengeluarkan fatwa mengajak dan melakukan sholat Rebo Wekasan. "Sholat tersebut tidak ada dasarnya dalam syariat," tegasnya.

Baca juga: Amalan Sholat Sunnah Mutlak Tolak Balak Rebo Wekasan

KH Hasyim Asy’ari sebagaimana dikutip kumpulan Hasil Bahtsul Masail PWNU Jawa Timur menjelaskan tendensinya adalah bahwa kitab-kitab yang bisa dibuat pijakan tidak menyebutkannya, seperti kitab al-Taqrib, al-Minhaj al-Qawim, Fath al-Mu’in, al-Tahrir dan kitab seatasnya seperti al-Nihayah, al-Muhadzab dan Ihya’ Ulum al-Din.

Semua kitab-kitab tersebut, katanya, tidak ada yang menyebutkannya. Bagi siapapun tidak boleh berdalih kebolehan melakukan sholat tersebut dengan hadis shahih bahwa Nabi bersabda, "sholat adalah sebaik-baiknya tempat, perbanyaklah atau sedikitkanlah, karena sesungguhnya hadits tersebut hanya mengarah kepada shalat-shalat yang disyariatkan," ujarnya.

Isu mengenai Rabu terakhir di bulan Shafar atau lebih dikenal dengan istilah Rebo Wekasan bukan merupakan hal yang baru. Banyak perbincangan dan kajian berkaitan dengan isu tersebut. Mulai dari sejarah, ritual-ritual atau musibah-musibah yang diasumsikan pada hari tersebut. Termasuk yang sering ramai diperbincangkan adalah ritual shalat Rebo Wekasan.

Laman NU memuat mengenai hukum sholat Rebo Wekasan juga mengatakan pada dasarnya, tidak ada nash sharih yang menjelaskan anjuran sholat Rebo wekasan. Oleh karenanya, bila sholat Rebo Wekasan diniati secara khusus, misalkan “aku niat shalat Shafar”, “aku niat shalat Rebo wekasan”, maka tidak sah dan haram.

Hal ini sesuai dengan prinsip kaidah fiqih: “Hukum asal dalam ibadah apabila tidak dianjurkan, maka tidak sah.”

Atas pertimbangan tersebut, ulama mengharamkan sholat Raghaib di awal Jumat bulan Rajab, sholat nishfu Sya’ban, sholat Asyura’ dan sholat kafarat di akhir bulan Ramadhan, sebab sholat-sholat tersebut tidak memiliki dasar hadits yang kuat.

Baca juga: Besok, Rebo Wekasan: Ratusan Ribu Bencana Akan Turun ke Bumi?
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengenal Konsep Pemerataan...
Mengenal Konsep 'Pemerataan' Ekonomi dalam Islam
Kisah Hikmah : Ketika...
Kisah Hikmah : Ketika Sedekah Menyelamatkan Saudagar Kaya Raya
5 Sebab Sedekah Mampu...
5 Sebab Sedekah Mampu Menolak Bala dan Musibah, Kaum Muslim Wajib Tahu!
5 Doa Tolak Bala Musibah...
5 Doa Tolak Bala Musibah yang Mudah Diingat, Yuk Amalkan!
Mengapa Ada Tradisi...
Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Bulan Safar?
Dianggap Bulan Sial,...
Dianggap Bulan Sial, Benarkah Segala Bala dan Musibah Bakal Turun di Hari Rabu Terakhir Bulan Safar?
Rekomendasi
Suhu Panas Ekstrem,...
Suhu Panas Ekstrem, PBB Klaim Suhu Bumi Naik 3 Derajat Celcius
3 Laut Paling Dalam...
3 Laut Paling Dalam di Indonesia
Kapal Penjelajah Kutub...
Kapal Penjelajah Kutub Shackleton Ditemukan setelah 60 Tahun Menghilang
Artikel Terkini
Khasiat Surat Al Waqiah...
Khasiat Surat Al Waqiah yang Jarang Diketahui: Rezeki Lancar, Hidup Berkah hingga Wajah Bercahaya di Akhirat
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Infografis
Negara-Negara yang Tidak...
Negara-Negara yang Tidak Diakui dan Tak Ada dalam Peta Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved