Terjadinya Musibah dan Malapetaka, Berawal karena Seringnya Meremehkan Dosa

Kamis, 22 September 2022 - 10:16 WIB
loading...
Terjadinya Musibah dan...
Penyebab datangnya bencana dan musibah ternyata karena akibat ulah kita sendiri, misalnya karena sering meremehkan dosa. Foto ilustrasi/inews
A A A
Terjadinya musibah, bencana dan malapetaka yang terjadi pada diri seseorang, keluarga, hingga masyarakat, bisa jadi karena adanya dosa-dosa yang diremehkan oleh manusia. Mereka lalai untuk senantiasa beristighfar atau bertaubat kepada Allah Ta'ala.

Karena itu, hendaknya setiap muslim jangan sekali-kali meremehkan sebuah dosa , meskipun dosa kecil. Sebab dosa kecil ditambah dosa kecil ditambah dosa kecil lainnya dan seterusnya akan menjadi segunung dosa, bahkan bisa menjadi dosa besar.

Imam Ath Tahbarani rahimahullah berkata:

"Sesungguhnya selalu melakukan dosa-dosa kecil maka hukumnya adalah hukum pelaku sebuah dosa besar, menurut pendapat yang terkenal (diantara para ulama)". (Lihat Kitab Al Mu'jam Al Awsath, karya Ath Thabrani).

Baca juga: 5 Penyebab Bencana dan Musibah Menurut Al-Qur'an

Bilal bin Sa'ad seorang tabi'in rahimahullah berkata:

"Janganlah kamu lihat kepada kecilnya sebuah maksiat akan tetapi lihatlah agungnya yang kamu maksiati".

Tentang meremehkan dosa ini, Ustadz Dr Syafik Riza Basalamah dalam salah satu kajian ceramahnya menjelskan, sebuah bala itu tidak turun melainkan disebabkan dosa. Dan tidak diangkat kecuali dengan bertaubat.” Bala itu turun karena dosa dan diangkat karena taubat. "Kita memohon ampun atas semua dosa. Yang mungkin seluruh penduduk bumi ini tidak tahu dengan dosa kita. Maka kita minta ampun. Dan bisa jadi kita pernah berburuk sangka kepada Allah yang kita sendiri tidak tahu bahwa engkau telah berbuat dosa,"jelasnya.

Sebagi muslim, kita harus meniru teladan kita Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Beliau selalu memohon ampun dan bertubat kepada Allah SWT. “Dan aku minta ampun dari segala dosa yang Engkau lebih tahu daripada aku.” Itulah doa yang selalu dipanjatkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Ini termasuk doa yang pendek tapi mengandung permohonan ampunan kepada Allah yang sangat luas sekali.

Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam mengajarkan kepada kita untuk membaca istighfar, beliau juga mengajarkan untuk membaca rabbigh firli, tapi beliau juga mengajarkan kepada kita doa-doa yang begitu indahnya. Begitulah, sebagian kita saat ini mengerjakan dosa tapi beranggapan bahwa itu bukan perbuatan dosa. Ini parah sekali. Apa penyebabnya? Tidak punya ilmu, tidak mau belajar. Dia berfikir yang dia kerjakan itu tidak mengapa. Standarnya mengatakan boleh dan tidak boleh itu apa? Apakah perasaan kita? Akal kita? Atau logika kita? Atau tradisi dan budaya yang ada lalu firman Allah dikesampingkan dan sabda Nabi ”Alaihish Shalatu was Salam dicampakkan?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Perbedaan Musibah dan...
Perbedaan Musibah dan Azab, Begini Penjelasannya Menurut Al Quran
Memahami Bencana sebagai...
Memahami Bencana sebagai Ujian dari Allah SWT, Begini Penjelasannya
Apakah Dosa Dilipatgandakan...
Apakah Dosa Dilipatgandakan di Bulan Rajab? Begini Penjelasannya!
Bahaya Buruk Sangka...
Bahaya Buruk Sangka yang Harus Diwaspadai, Simak di Sini!
Amalan untuk Menebus...
Amalan untuk Menebus Sikap Buruk Sangka, Simak di Sini!
Ngerinya Berburuk Sangka...
Ngerinya Berburuk Sangka (Suuzan), Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Awan Berbentuk Tsunami...
Awan Berbentuk Tsunami Gemparkan India
Megastruktur Berusia...
Megastruktur Berusia 11.000 Tahun Ditemukan di Bawah Laut Baltik
Panas Ekstrem Terus...
Panas Ekstrem Terus Berlanjut, Krisis Air Mengancam Separuh Hasil Pertanian di Dunia
Artikel Terkini
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Infografis
5 Negara Mayoritas Islam...
5 Negara Mayoritas Islam Hancur Karena Campur Tangan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved