Rebo Wekasan: Berikut Ini 8 Ayat Keselamatan, Azimat yang Ditulis pada Janur
Kamis, 29 Agustus 2024 - 09:49 WIB
loading...
Ayat-ayat yang dituliskan di Janur ini merupakan ayat-ayat Al-Quran yang berisi tentang keselamatan. Ilustrasi: Ist
A
A
A
Tradisi Rebo Wekasan atau hari Rabu terakhir di bulan Safar masih banyak diselenggarakan di Indonesia. Salah satunya di Pondok Pesantren MQHS Al-Kamaliyah Babakan Ciwaringin Cirebon, Jawa Barat .
Prosesi ritual tradisi Rebo Wekasan juga cukup panjang. Media yang digunakan dalam pelaksanaan ritual ini pun, terdapat berbagai macam media. Salah satunya adalah janur.
Siti Nurjannah dalam karya tulisnya berjudul "Living Hadis: Tradisi Rebo Wekasan di Pondok Pesantren MQHS Al-Kamaliyah Babakan Ciwaringin Cirebon" menceritakan bagaimana prosesi Rebo Wekasan di pesantren tersebut digelar.
"Pondok MQHS Al-Kamaliyah Babakan Ciwaringin Cirebon tidak terlepas dari tradisi leluhur yang turun temurun dari generasi ke generasi," ujar Kiai Zamzami Amin, pengasuh dan pendiri pesantren tersebut sebagaimana dikutip Siti Nurjanah.
Baca juga: Tata Cara Salat Rebo Wekasan
Media janur atau daun kelapa yang masih muda digunakan sebagai media untuk menuliskan ayat-ayat yang berisi tentang keselamatan . Janur bisa juga diganti dengan kertas ketika tidak didapatkan atau sulit didapatkan.
Menurut Kiai Zamzami Amin, zaman dahulu kertas masih sangatlah susah untuk didapatkan, kemudian para Wali sanga mempunyai inisiatif untuk menuliskan azimat pada janur, karena daun kelapa muda ini dinilai mudah untuk menuliskan azimat doa-doa .
Ayat-ayat yang ditulis pada janur:
Menurut Kiai Zamzami, ayat-ayat yang dituliskan di Janur ini merupakan ayat-ayat Al-Qur'an yang berisi tentang keselamatan. Ayat-ayat ini disebut dengan ayat salamun atau salamah.
Prosesi ritual tradisi Rebo Wekasan juga cukup panjang. Media yang digunakan dalam pelaksanaan ritual ini pun, terdapat berbagai macam media. Salah satunya adalah janur.
Siti Nurjannah dalam karya tulisnya berjudul "Living Hadis: Tradisi Rebo Wekasan di Pondok Pesantren MQHS Al-Kamaliyah Babakan Ciwaringin Cirebon" menceritakan bagaimana prosesi Rebo Wekasan di pesantren tersebut digelar.
"Pondok MQHS Al-Kamaliyah Babakan Ciwaringin Cirebon tidak terlepas dari tradisi leluhur yang turun temurun dari generasi ke generasi," ujar Kiai Zamzami Amin, pengasuh dan pendiri pesantren tersebut sebagaimana dikutip Siti Nurjanah.
Baca juga: Tata Cara Salat Rebo Wekasan
Media janur atau daun kelapa yang masih muda digunakan sebagai media untuk menuliskan ayat-ayat yang berisi tentang keselamatan . Janur bisa juga diganti dengan kertas ketika tidak didapatkan atau sulit didapatkan.
Menurut Kiai Zamzami Amin, zaman dahulu kertas masih sangatlah susah untuk didapatkan, kemudian para Wali sanga mempunyai inisiatif untuk menuliskan azimat pada janur, karena daun kelapa muda ini dinilai mudah untuk menuliskan azimat doa-doa .
Ayat-ayat yang ditulis pada janur:
سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِۗ
سَلٰمٌۗ قَوْلًا مِّنْ رَّبٍّ رَّحِيْمٍ
سَلٰمٌ عَلٰى نُوْحٍ فِى الْعٰلَمِيْنَ.اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
سَلٰمٌ عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ.كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
سَلٰمٌ عَلٰى مُوْسٰى وَهٰرُوْنَ.اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
سَلٰمٌ عَلٰٓى اِلْ يَاسِيْنَ.اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوْهَا خٰلِدِيْنَ
سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
سَلٰمٌۗ قَوْلًا مِّنْ رَّبٍّ رَّحِيْمٍ
سَلٰمٌ عَلٰى نُوْحٍ فِى الْعٰلَمِيْنَ.اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
سَلٰمٌ عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ.كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
سَلٰمٌ عَلٰى مُوْسٰى وَهٰرُوْنَ.اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
سَلٰمٌ عَلٰٓى اِلْ يَاسِيْنَ.اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوْهَا خٰلِدِيْنَ
سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Menurut Kiai Zamzami, ayat-ayat yang dituliskan di Janur ini merupakan ayat-ayat Al-Qur'an yang berisi tentang keselamatan. Ayat-ayat ini disebut dengan ayat salamun atau salamah.
Lihat Juga :