4 Hal yang Membuat Seseorang Mencapai Derajat Wali

Kamis, 22 September 2022 - 23:11 WIB
loading...
4 Hal yang Membuat Seseorang...
Seorang Waliyullah dapat dikenali dengan tiga tanda yaitu selalu mengutamakan Allah, hatinya berpaling dari makhluk-Nya, dan berpegang teguh kepada syariat Nabi Muhammad SAW. Foto ilustrasi/Ist
A A A
Wali adalah orang yang memiliki hubungan dekat dengan Allah. Waliyulah disebut juga dengan Auliya yang bermakna orang kepercayaan. Mereka adalah orang yang dilindungi Allah dengan penjagaan dan pemeliharaan-Nya secara terus menerus.

Waliyullah dapat dikenali dengan tiga tanda berikut: (1) Mengutamakan Allah, (2) Hatinya berpaling dari makhluk-Nya, dan (3) Berpegang teguh pada syariat Nabi Muhammad SAW dengan benar." (Syaikh Zarruq, Syarhul Hikam, As-Syirkatul Qaumiyyah)

Dalam Kitab Al-Hikam karya Syaikh Ibnu Atha'illah as-Sakandari (wafat 1309) dijelaskan pentingnya uzlah agar dapat wushul kepada Allah. Uzlah artinya menyendiri dan mengasingkan diri dari keramaian (orang-orang).

Syaikh Ibnu Athoillah menyampaikan sebuah kalam:

مانفعَ القَلبَ شَيءٌ مثلُ عُزْلةٍ يَدْخُلُ بها ميدان فِكرةٍ

Artinya: "Tidak ada sesuatu yang sangat berguna bagi hati (jiwa), sebagaimana menyendiri untuk masuk ke medan tafakur."

Seorang yang benar-benar ingin sampai kepada Allah, pasti berusaha mendekatkan diri kepada Allah. Salah satu usahanya adalah dengan Uzlah, mengasingkan diri dari pergaulan umum. Dalam kondisi uzlah, seseorang akan tafakkur, berfikir tentang makhluknya Allah, kekuasaan dan keagungan Allah, dan belas kasih-Nya. Sehingga dalam hatinya timbul rasa takzim dan menambah ketakwaan kepada Allah.

Allah pernah mewahyukan kepada Nabi Dawud 'alaihissalam: "Wahai Dawud! Mengapa engkau menyendiri?" Nabi Dawud menjwab: "Aku menjauhkan diri dari makhluk untuk mendekat kepada-Mu."

Maka Allah berfirman: "Wahai Dawud! Waspadalah selalu, dan pilihlah untukmu sahabat, dan tiap sahabat yang tidak membantu untuk taat kepada-Ku, maka itu adalah musuhmu, dan akan menyebabkan membeku hatimu serta jauh dari-Ku."

Nabi Isa alaihissalam pernah berkata: "Berbahagialah orang yang perkataanya dzikir, diamnya tafakur dan pandangannya tertunduk. Sesungguhnya orang yang sempurna akal ialah yang selalu mengoreksi dirinya, dan selalu menyiapkan bekal untuk menghadapi hari setelah mati."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri...
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri dan Doanya Agar Terhindar dari Penguasa Zalim
Kisah Sufi:  Fatima...
Kisah Sufi:  Fatima si Pemintal Mencari Suami
Kisah Sufi: Cara Menangkap...
Kisah Sufi: Cara Menangkap Kera Penggemar Buah Ceri
Kisah Sufi: Raksasa...
Kisah Sufi: Raksasa Perampok dan Guru Sufi
Kisah Setiap Tempat...
Kisah Setiap Tempat yang Dipijak Nabi Khidir Berubah Hijau
Kisah Sufi:  Penyusunan...
Kisah Sufi:  Penyusunan Tradisi, Bermula ketika Darwis Mengupas Bawang
Rekomendasi
Ini Penampakan Gerhana...
Ini Penampakan Gerhana Matahari Hibrida di Beberapa Wilayah di Indonesia Hari Ini
Fenomena Alam Ini Bikin...
Fenomena Alam Ini Bikin Dinosaurus Dominan Kuasai Bumi
Tablet Berusia 3.500...
Tablet Berusia 3.500 Tahun Ditemukan, Isinya Daftar Belanja
Artikel Terkini
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Keistimewaan Muharram,...
Keistimewaan Muharram, Dijuluki Sebagai Bulannya Allah
Infografis
Ilmuwan Sebut Suhu Otak...
Ilmuwan Sebut Suhu Otak Manusia Bisa Mencapai 40 Derajat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved