Dialog Rasulullah SAW dengan Abu Dzar Al-Ghifari tentang Jumlah Nabi sampai Ayat Kursi
Rabu, 12 Oktober 2022 - 11:24 WIB
loading...
A
A
A
Rasulullah SAW bersabda: "Bacalah Al-Qur'an dan berzikir kepada Allah, karena sesungguhnya hal itu merupakan sebutan bagimu di langit dan nur bagimu di bumi."
Baca juga: Tatkala Kaum Yahudi Mengenalkan Taurat kepada Umat Islam
"Wahai Rasulullah, tambahkanlah wasiatmu kepadaku," lagi-lagi ABu Dzar bermohon.
Rasulullah SAW bersabda: "Hindarilah olehmu banyak tertawa, karena sesungguhnya hal itu dapat mematikan hati dan melenyapkan nur wajahmu."
"Wahai Rasulullah, tambahkanlah wasiatmu kepadaku," pinta Abu Dzar lagi.
Rasulullah SAW pun bersabda: "Berjihadlah kamu, karena sesungguhnya jihad itu merupakan ruhbaniyah umatku."
"Tambahkanlah kepadaku."
Nabi SAW bersabda: "Diamlah kamu kecuali karena kebaikan, karena sesungguhnya (banyak) diam itu dapat mengusir setan dan membantumu untuk mengerjakan urusan agamamu."
"Tambahkanlah kepadaku."
Rasulullah SAW bersabda: "Pandanglah orang yang sebawahmu dan janganlah kamu memandang orang yang seatasmu, karena sesungguhnya hal ini lebih mendorong dirimu untuk tidak meremehkan nikmat Allah kepadamu."
"Tambahkanlah kepadaku."
Rasulullah SAW bersabda: "Cintailah orang-orang miskin dan duduklah (bergaullah) bersama mereka, karena sesungguhnya hal ini mendorongmu untuk tidak meremehkan nikmat Allah kepadamu."
"Tambahkanlah kepadaku."
Rasulullah SAW menjawab melalui sabdanya: "Bersilaturahmilah kepada tetanggamu, sekalipun mereka memutuskannya darimu."
"Tambahkanlah kepadaku."
Rasulullah bersabda: "Katakanlah perkara yang hak, sekalipun pahit."
Baca juga: Uzair Nabi yang Hafal Taurat, Yahudi Menganggap sebagai Anak Allah
"Tambahkanlah kepadaku."
Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah kamu takut terhadap celaan orang yang mencela karena membela (agama) Allah."
"Tambahkanlah kepadaku."
Rasulullah SAW menjawab: "Dapat mencegah dirimu terhadap orang lain apa yang kamu ketahui mengenai dirimu, sedangkan kamu tidak menemukan pada mereka apa yang kamu sukai. Cukuplah keaiban bagimu bila kamu mengetahui dari orang lain apa yang tidak kamu ketahui mengenai dirimu atau kamu menemukan pada mereka apa yang kamu sukai."
Kemudian Rasulullah SAW mengusap tangannya ke dada ABu Dzar seraya bersabda: "Hai Abu Dzar, tidak ada akal seperti berpikir, tidak ada wara' seperti menahan diri, dan tidak ada kehormatan seperti akhlak yang baik.
Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan hadis ini diriwayatkan Muhammad ibnul Husain Al-Ajiri dari Abu Dzar AL-Ghifari.
Baca juga: Al-Qur'an dan Hadis Koreksi Penyelewengan Kisah Nabi Yunus di Taurat
Baca juga: Tatkala Kaum Yahudi Mengenalkan Taurat kepada Umat Islam
"Wahai Rasulullah, tambahkanlah wasiatmu kepadaku," lagi-lagi ABu Dzar bermohon.
Rasulullah SAW bersabda: "Hindarilah olehmu banyak tertawa, karena sesungguhnya hal itu dapat mematikan hati dan melenyapkan nur wajahmu."
"Wahai Rasulullah, tambahkanlah wasiatmu kepadaku," pinta Abu Dzar lagi.
Rasulullah SAW pun bersabda: "Berjihadlah kamu, karena sesungguhnya jihad itu merupakan ruhbaniyah umatku."
"Tambahkanlah kepadaku."
Nabi SAW bersabda: "Diamlah kamu kecuali karena kebaikan, karena sesungguhnya (banyak) diam itu dapat mengusir setan dan membantumu untuk mengerjakan urusan agamamu."
"Tambahkanlah kepadaku."
Rasulullah SAW bersabda: "Pandanglah orang yang sebawahmu dan janganlah kamu memandang orang yang seatasmu, karena sesungguhnya hal ini lebih mendorong dirimu untuk tidak meremehkan nikmat Allah kepadamu."
"Tambahkanlah kepadaku."
Rasulullah SAW bersabda: "Cintailah orang-orang miskin dan duduklah (bergaullah) bersama mereka, karena sesungguhnya hal ini mendorongmu untuk tidak meremehkan nikmat Allah kepadamu."
"Tambahkanlah kepadaku."
Rasulullah SAW menjawab melalui sabdanya: "Bersilaturahmilah kepada tetanggamu, sekalipun mereka memutuskannya darimu."
"Tambahkanlah kepadaku."
Rasulullah bersabda: "Katakanlah perkara yang hak, sekalipun pahit."
Baca juga: Uzair Nabi yang Hafal Taurat, Yahudi Menganggap sebagai Anak Allah
"Tambahkanlah kepadaku."
Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah kamu takut terhadap celaan orang yang mencela karena membela (agama) Allah."
"Tambahkanlah kepadaku."
Rasulullah SAW menjawab: "Dapat mencegah dirimu terhadap orang lain apa yang kamu ketahui mengenai dirimu, sedangkan kamu tidak menemukan pada mereka apa yang kamu sukai. Cukuplah keaiban bagimu bila kamu mengetahui dari orang lain apa yang tidak kamu ketahui mengenai dirimu atau kamu menemukan pada mereka apa yang kamu sukai."
Kemudian Rasulullah SAW mengusap tangannya ke dada ABu Dzar seraya bersabda: "Hai Abu Dzar, tidak ada akal seperti berpikir, tidak ada wara' seperti menahan diri, dan tidak ada kehormatan seperti akhlak yang baik.
Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan hadis ini diriwayatkan Muhammad ibnul Husain Al-Ajiri dari Abu Dzar AL-Ghifari.
Baca juga: Al-Qur'an dan Hadis Koreksi Penyelewengan Kisah Nabi Yunus di Taurat
(mhy)
Lihat Juga :