Kesaksian Maurice Bucaille dan Tafsir Surat Yunus Ayat 92 tentang Jasad Firaun
Senin, 24 Oktober 2022 - 08:28 WIB
loading...
A
A
A
Dia memimpin penelitian jasad Fir’aun ketika tahun 1974 dirinya mendapatkan undangan dari Presiden Mesir, Anwar Sadat untuk meneliti mumi Firaun yang ada di Museum Kairo.
Bucaille lalu tertarik pada sebuah jasad mumi yang masih utuh. Mumi yang dimaksud adalah mumi yang ditemukan di seberang Sungai Nil, tepatnya di Wadi el-Muluk, Luxor pada 1986 oleh Loret dan pernah dibuka perbannya oleh G. Elliot Smith sebagaimana tercatat dalam The Royal Mummies (1912).
Menganggap ada yang tidak lazim dengan utuhnya jasad mumi Fir’aun bernama Merneptah itu, Bucaille mengajukan izin untuk membawa jasad itu ke Prancis untuk diteliti. Mumi pun diselidiki dengan metode radio grafik, thorax dan endoscopy sehingga mendapatkan rincian setiap bagian tubuh.
Dari hasil penelitian terhadap jasad mummi Fir’aun itu diketahui bahwa dalam tubuh mumi yang ditengarai sebagai Fir’aun itu tersebut mengandung bekas garam yang memenuhi sekujur tubuhnya, sehingga dia terawetkan lebih sempurna. Artinya, mumi tersebut mati dalam keadaan tenggelam di laut.
Maurice yang telah akrab mengkaji Al-Quran itu lalu terkejut dengan adanya pesan eksplisit di dalam al-Quran Surat Yunus ayat 90-92 yang artinya:
“Dan Kami selamatkan Bani Israil melintasi laut, kemudian Fir‘aun dan bala tentaranya mengikuti mereka, untuk menzalimi dan menindas (mereka). Sehingga ketika Fir‘aun hampir tenggelam dia berkata, “Aku percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan aku termasuk orang-orang muslim (berserah diri). (Q.S Yunus ayat 90).”
“Mengapa baru sekarang (kamu beriman), padahal sesungguhnya engkau telah durhaka sejak dahulu, dan engkau termasuk orang yang berbuat kerusakan, (QS Yunus 91).”
“Maka pada hari ini Kami selamatkan jasadmu agar engkau dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang setelahmu, tetapi kebanyakan manusia tidak mengindahkan tanda-tanda (kekuasaan) Kami, (QS Yunus 92).”
Baca juga: Simpan Ratusan Jimat, Inilah Sosok Naas Istri Firaun
Ada yang menyebut sejak itu Maurice menyatakan diri masuk Islam dan meninggalkan agama sebelumnya, Kristen. Namun sejauh ini belum dapat dikonfermasi tentang kebenaran dia sebagai mualaf.
Laman resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah melansir pernyataan penulis buku "The Qur’an and the Bible in the Light of History and Science", Dr William F. Campbell di sebuah forum tertanggal 15 Januari 1996 pernah menjawab rasa penasaran umat itu dengan jawaban:
“Pria Muslim yang saya temui di Tunisia pada tahun 1977, dan yang memperkenalkan saya pada buku Bucaille, mengatakan kepada saya bahwa pada tahun 1976 Bucaille datang dan memberikan kuliah di Sousse, Tunisia. Setelah ceramah, teman saya pergi dan bertanya apakah Bucaille telah menjadi seorang Muslim. Bucaille menjawab, “Tidak.”
Tafsir Surat Yunus Ayat 92
Allah SWT berfirman:
Bucaille lalu tertarik pada sebuah jasad mumi yang masih utuh. Mumi yang dimaksud adalah mumi yang ditemukan di seberang Sungai Nil, tepatnya di Wadi el-Muluk, Luxor pada 1986 oleh Loret dan pernah dibuka perbannya oleh G. Elliot Smith sebagaimana tercatat dalam The Royal Mummies (1912).
Menganggap ada yang tidak lazim dengan utuhnya jasad mumi Fir’aun bernama Merneptah itu, Bucaille mengajukan izin untuk membawa jasad itu ke Prancis untuk diteliti. Mumi pun diselidiki dengan metode radio grafik, thorax dan endoscopy sehingga mendapatkan rincian setiap bagian tubuh.
Dari hasil penelitian terhadap jasad mummi Fir’aun itu diketahui bahwa dalam tubuh mumi yang ditengarai sebagai Fir’aun itu tersebut mengandung bekas garam yang memenuhi sekujur tubuhnya, sehingga dia terawetkan lebih sempurna. Artinya, mumi tersebut mati dalam keadaan tenggelam di laut.
Maurice yang telah akrab mengkaji Al-Quran itu lalu terkejut dengan adanya pesan eksplisit di dalam al-Quran Surat Yunus ayat 90-92 yang artinya:
“Dan Kami selamatkan Bani Israil melintasi laut, kemudian Fir‘aun dan bala tentaranya mengikuti mereka, untuk menzalimi dan menindas (mereka). Sehingga ketika Fir‘aun hampir tenggelam dia berkata, “Aku percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan aku termasuk orang-orang muslim (berserah diri). (Q.S Yunus ayat 90).”
“Mengapa baru sekarang (kamu beriman), padahal sesungguhnya engkau telah durhaka sejak dahulu, dan engkau termasuk orang yang berbuat kerusakan, (QS Yunus 91).”
“Maka pada hari ini Kami selamatkan jasadmu agar engkau dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang setelahmu, tetapi kebanyakan manusia tidak mengindahkan tanda-tanda (kekuasaan) Kami, (QS Yunus 92).”
Baca juga: Simpan Ratusan Jimat, Inilah Sosok Naas Istri Firaun
Ada yang menyebut sejak itu Maurice menyatakan diri masuk Islam dan meninggalkan agama sebelumnya, Kristen. Namun sejauh ini belum dapat dikonfermasi tentang kebenaran dia sebagai mualaf.
Laman resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah melansir pernyataan penulis buku "The Qur’an and the Bible in the Light of History and Science", Dr William F. Campbell di sebuah forum tertanggal 15 Januari 1996 pernah menjawab rasa penasaran umat itu dengan jawaban:
“Pria Muslim yang saya temui di Tunisia pada tahun 1977, dan yang memperkenalkan saya pada buku Bucaille, mengatakan kepada saya bahwa pada tahun 1976 Bucaille datang dan memberikan kuliah di Sousse, Tunisia. Setelah ceramah, teman saya pergi dan bertanya apakah Bucaille telah menjadi seorang Muslim. Bucaille menjawab, “Tidak.”
Tafsir Surat Yunus Ayat 92
Allah SWT berfirman:
Lihat Juga :