Aqidah Ahlus Sunnah tentang Alam Kubur

Kamis, 27 Oktober 2022 - 13:13 WIB
loading...
A A A
Ketiga, Ahlus Sunnah mengimani bahwa kubur adalah persinggahan pertama alam akhirat. Jika seorang hamba selamat darinya, maka alam yang berikutnya akan dialami dengan lebih mudah olehnya. Dan jika dia tidak selamat, maka alam berikutnya akan dialami lebih sulit lagi, hal ini sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW :

إِنَّ الْقَبْرَ أَوَّلُ مَنَـازِلِ اْلآخِرَةِ، فَإِنْ نَجَـا مِنْهُ فَمَا بَعْدَهُ أَيْسَرُ مِنْهُ، وَإِنْ لَمْ يَنْجُ مِنْهُ فَمَا بَعْدَهُ أَشَدُّ مِنْهُ.

“Sesungguhnya kubur adalah persinggahan pertama dari kehidupan akhirat, jika seseorang selamat darinya, maka (kehidupan) setelahnya akan lebih mudah. Dan jika seseorang tidak selamat darinya, maka (kehidupan) setelahnya akan lebih dahsyat.” (at-Tirmidzi)

Asraf bin ‘Abdil Maqsud bin ‘Abdirrahim menjelaskan persinggahan di alam akhirat itu banyak sekali. Paling dekat dari kehidupan manusia adalah alam kubur, lalu alam kebangkitan, dikumpulkan di alam mahsyar, mauqif, hisab, shirat, mizan, dan yang lainnya.

Menurutnya, kubur adalah persinggahan pertama untuk kehidupan akhirat dan persinggahan terakhir untuk kehidupan dunia, karena itu alam kubur dinamakan pula alam Barzakh (benteng pembatas antara dunia dan akhirat).

Bencananya merupakan tanda bagi seluruh malapetaka dan apa yang dilihat oleh seorang hamba adalah tanda yang menunjukkan ke mana seorang hamba akan kembali, jika dia adalah orang kafir dan munafik:

فَيُفْرَجُ لَهُ فُرْجَةٌ قِبَلَ النَّارِ، فَيَنْظُرُ إِلَيْهَا يَحْطِمُ بَعْضُهَـا بَعْضًا، فَيُقَـالُ لَهُ: هَذَا مَقْعَدُكَ عَلَى الشَّكِّ كُنْتَ وَعَلَيْهِ مُتَّ وَعَلَيْهِ تُبْعَثُ إِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالَى ثُمَّ يُعَذَّبُ.

Maka Neraka diperlihatkan kepadanya, lalu dia melihat di dalamnya satu sama lain saling menghantam dan dikatakan kepadanya, “Ini adalah tempatmu, dahulu kamu ada di dalam keraguan, mati dalam keadaannya, dan dibangkitkan dalam keadaannya, insya Allah. Kemudian dia diazab.” (HR Ahmad)

Dia berkata:

رَبِّ لاَ تُقِمِ السَّاعَةَ.

“Ya Allah! Jangan Engkau datangkan hari Kiamat.”

Dia mengatakan seperti itu, karena tahu akan segala siksa yang akan didapatkannya di alam berikutnya sebagaimana yang Allah SWT telah janjikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
10 Perkara Pemberat...
10 Perkara Pemberat Timbangan Amal di Akhirat Berikut Dalil-dalilnya
Menjaga Keharmonisan...
Menjaga Keharmonisan Beragama dengan Toleransi dan Kasih Sayang
Waspada, Masa Muda akan...
Waspada, Masa Muda akan Dipertanggungjawabkan dan Ditanya di Alam Kubur
Izrail Mendatangi Seorang...
Izrail Mendatangi Seorang Mukmin dalam Rupa yang Baik dan Bagus
Siksa dan Kenikmatan...
Siksa dan Kenikmatan di Alam Barzah Menimpa Roh dan Jasad?
Kuburan Adalah Bagian...
Kuburan Adalah Bagian dari Taman Surga Sekaligus Lubang Neraka
Rekomendasi
Patahan Bumi Keluarkan...
Patahan Bumi Keluarkan Gelembung, Ilmuwan Minta Waspadai Bencana Alam Besar
Teliti Bangkai yang...
Teliti Bangkai yang Dipercaya Peri, Ilmuwan Pastikan Bukan Makhluk dari Bumi
Badai Tropis Humberto...
Badai Tropis Humberto Terbentuk di Atlantik Ancam Kepulauan Azores
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved