Benarkah Kakbah Akan Hancur Pada Akhir Zaman?
Selasa, 01 November 2022 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Saat itu Baitullah sudah tidak ada yang merawatnya dan tidak seorangpun yang menjadikannya sebagai tempat beribadah. Hingga suatu hari, datanglah seorang laki-laki botak dari Habasyah yang bernama Dzu Suwaiqatain.
Ia menghancurkan Kakbah, merusak perhiasannya, melepas kiswahnya dan mencopoti batunya satu persatu dengan sekop dan cangkul. Setelah penghancuran itu, Baitullah tidak akan pernah dimakmurkan lagi untuk selama-lamanya.
Ibnu Katsir menyampaikan sejumlah hadis tentang penghancuran Kakbah ini. Rasulullah SAW juga bersabda:
“Akan dibaiat seorang pria di lokasi antara Rukun (Yamani) dan Maqam (Ibrahim). Baitullah ini tidak akan dinodai kesuciannya kecuali oleh penduduknya sendiri. Jika penduduknya telah dinodai kesuciannya, maka tidak perlu ditanya lagi tentang kehancuran bangsa Arab. Kemudian akan datang orang-orang Habasyah (Ethiopia) menghancurkannya, di mana tidak akan ada lagi yang membangunnya sesudah itu. Merekalah orang-orang yang akan mengeluarkan harta yang tersimpan di dalam Kakbah.” (HR Ahmad)
Baca juga: Inilah Tanda-tanda Kiamat Besar dan Kiamat Kecil
Rasulullah SAW bersabda:
يُخَرِّبُ الْكَعْبَةَ ذُو السُّوَيْقَتَيْنِ مِنَ الْحَبَشَةِ، وَيَسْلُبُهَا حِلْيَتَهَا، وَيُجَرِّدُهَا مِنْ كُسْوَتِهَا، وَلَكَأَنِّى أَنْظُرُ إِلَيْهِ أُصَيْلِعَ أُفَيْدِعَ يَضْرِبُ عَلَيْهَا بِمِسْحَاتِهِ وَمِعْوَلِهِ.
“Kakbah dihancurkan oleh Dzu as-Suwaiqatain dari Habasyah (Ethiopia), perhiasannya dirampas, dan lepaskan kain penutupnya. Seakan-akan aku melihat kepalanya botak dan bengkok tulang-tulang persendiannya. Ia menghantam Ka'bah dengan cangkul dan sekopnya.” (HR Imam Ahmad)
Sebagaimana juga telah ditegaskan dalam kitab Shahih Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
يُخَرِّبُ الْكَعْبَةَ ذُو السُّوَيْقَتَيْنِ مِنَ الْحَبَشَةِ
Ia menghancurkan Kakbah, merusak perhiasannya, melepas kiswahnya dan mencopoti batunya satu persatu dengan sekop dan cangkul. Setelah penghancuran itu, Baitullah tidak akan pernah dimakmurkan lagi untuk selama-lamanya.
Ibnu Katsir menyampaikan sejumlah hadis tentang penghancuran Kakbah ini. Rasulullah SAW juga bersabda:
“Akan dibaiat seorang pria di lokasi antara Rukun (Yamani) dan Maqam (Ibrahim). Baitullah ini tidak akan dinodai kesuciannya kecuali oleh penduduknya sendiri. Jika penduduknya telah dinodai kesuciannya, maka tidak perlu ditanya lagi tentang kehancuran bangsa Arab. Kemudian akan datang orang-orang Habasyah (Ethiopia) menghancurkannya, di mana tidak akan ada lagi yang membangunnya sesudah itu. Merekalah orang-orang yang akan mengeluarkan harta yang tersimpan di dalam Kakbah.” (HR Ahmad)
Baca juga: Inilah Tanda-tanda Kiamat Besar dan Kiamat Kecil
Rasulullah SAW bersabda:
يُخَرِّبُ الْكَعْبَةَ ذُو السُّوَيْقَتَيْنِ مِنَ الْحَبَشَةِ، وَيَسْلُبُهَا حِلْيَتَهَا، وَيُجَرِّدُهَا مِنْ كُسْوَتِهَا، وَلَكَأَنِّى أَنْظُرُ إِلَيْهِ أُصَيْلِعَ أُفَيْدِعَ يَضْرِبُ عَلَيْهَا بِمِسْحَاتِهِ وَمِعْوَلِهِ.
“Kakbah dihancurkan oleh Dzu as-Suwaiqatain dari Habasyah (Ethiopia), perhiasannya dirampas, dan lepaskan kain penutupnya. Seakan-akan aku melihat kepalanya botak dan bengkok tulang-tulang persendiannya. Ia menghantam Ka'bah dengan cangkul dan sekopnya.” (HR Imam Ahmad)
Sebagaimana juga telah ditegaskan dalam kitab Shahih Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
يُخَرِّبُ الْكَعْبَةَ ذُو السُّوَيْقَتَيْنِ مِنَ الْحَبَشَةِ
Lihat Juga :