Kisah Lompatan Iman Ferdinand Lewis Alcindor Menjadi Kareem Abdul Jabbar

Minggu, 06 November 2022 - 10:21 WIB
loading...
A A A
Kemudian ketika Rusia menyerbu Afganistan dan orang-orang Muslim Afganistan mempunyai sikap yang sama terhadap Komunisme sebagaimana yang mereka lakukan, Amerika berkata, kita harus mendukung para pejuang kemerdekaan yang mengagumkan ini, yang berjuang demi agama mereka.

Tapi agama mereka sama dengan agama kaum fanatik itu. Tiba-tiba, karena mereka berjuang melawan Komunisme, bantuan, dedikasi, dan komitmen mereka menjadi hal yang baik untuk Amerika.

Sekarang orang melihat bahwa kaum Muslimin dapat menjadi sekutu, sekaligus menjadi musuh Anda. Turki merupakan contoh yang tepat dalam hal ini. Turki adalah anggota NATO. Tetapi akan sangat sulit bagi mereka untuk melepas Islam.

Baca juga: Cerita Paul Pogba Dapat Hidayah hingga Jadi Mualaf

Islam mempunyai citra menindas hak-hak wanita. Anda harus bicara panjang lebar untuk menjelaskan bagaimana Islam melindungi hak-hak wanita. Tak seorang pun akan mempercayai hal itu. Dan perlakuan orang Arab membuat hampir mustahil bagi setiap orang untuk memahami, bahkan bagi orang Muslim, bahwa kaum wanita tidak dianjurkan untuk ditindas.

Orang Arab, khususnya orang Arab yang kaya, benar-benar memberikan perlakuan yang negatif terhadap kaum wanita. Perlakuan mereka terhadap para wanita mereka telah merembes ke seluruh dunia Islam. Itu bukan seperti yang dicontohkan Rasulullah. Rasulullah membantu istrinya berdagang. Dia tidak dapat menjalankan bisnis karena dia seorang wanita. Beliau menjadi penasihatnya. Beliau membuatnya beruntung, karena beliau seorang pedagang yang cerdas.

Beberapa rekan mempunyai lebih dari satu istri dan mereka hidup dengan sejahtera. Itu merupakan suatu parodi. Mereka perlu diingatkan bahwa mereka menindas para istri dan anak mereka, apa yang mereka lakukan tidak bertanggung jawab dan tidak Islami.

Al-Quran dengan jelas menyatakan bahwa Anda dapat memilih lebih dari satu istri --jika Anda mampu memenuhi kebutuhan orang-orang yang berada dalam pengawasan Anda. Dan jika Anda tidak dapat melakukannya, maka Anda tidak diizinkan untuk berpoligami. Itu sangat jelas.

Anak-Anak dan Ayah
Sesuatu yang menyenangkan terjadi pada saya. Putra saya Amir ibunya bukan Muslim, dia menganut agama Buddha. Saya tidak bisa membayangkan akan jadi apa anak itu. Yang dapat saya lakukan hanyalah mengajarkan kepadanya apa yang dapat saya ajarkan. Mereka mengadakan diskusi di kelas tentang agama monoteistik. Mereka berbicara sesuatu tentang Islam. Amir membetulkan teks itu. Dia menjelaskan rukun Islam.

Dia berumur dua belas tahun. Mereka memintanya untuk membuat suatu laporan. Mereka berkata bahwa Islam adalah agama monoteistik yang terbaru. Amir menjelaskan bahwa Al-Quran adalah Kitab Suci yang terbaru, tetapi Islam adalah agama yang paling tua, dimulai dengan Adam. Begitu dituliskannya. Dia menceritakannya pada saya. Saya sangat terkejut mengetahui dia memasukkan segala yang saya ajarkan ke dalam hati.

Baca juga: Viral! Kisah Bule Jadi Mualaf Usai Temukan Alquran

Saya dahulu dicuci otak untuk menjadi seorang Katolik. Ayah saya seorang Katolik tetapi dia tidak mendalaminya. Anda tahu bagaimana yang diajarkan di sekolah Katolik. Saya tidak betah dengan ajaran itu. Saya tidak bisa membuat anak-anak saya menjadi Muslim. Jadi saya begitu bahagia melihat mereka meresapi apa yang saya ajarkan.

Ketika saya pertama dikontrak Lakers, saya mengenal beberapa pemuda Detroit. Mereka murid sekolah menengah atas, penggemar basket. Mereka datang untuk melihat kami bermain. Salah satu dari mereka berbicara mengenai Islam pada saya setelah itu. Dia seorang Muslim. Tak satu pun dari temannya Muslim. Saya memberi mereka beberapa tiket.

Dua belas tahun berlalu. Kami bermain untuk Piston untuk kejuaraan dunia 1988. Rekan-rekan itu menelepon saya. Lima di antara pemuda itu telah menjadi Muslim. Dua di antaranya segera mengikuti. Beserta anak-anak mereka.

Saya merasa seperti seorang paman, seolah-olah mereka adalah adik saya. Dan mereka sudah punya anak sekarang. Mereka baik-baik saja. Mereka masih menjalankan ajaran Islam dan itu mengubah hidup mereka menjadi lebih baik.

Ada seorang rekan berbangsa Kurdi di Dallas. Dia akan membawa keluarganya untuk mengunjungi saya. Pada suatu hari di bulan Ramadhan mereka datang. Saya berkata, "Saya merasa sangat dihormat. Terimakasih."

Mereka berkata, "Tidak, kami yang berterimakasih, Kami mendapat banyak rahmat untuk ini."

Saya berkata, "Apa maksud Anda?"

Dia berkata, "Ayah saya berkata pada saya bahwa jika saya datang ke Amerika, saya akan melihat orang yang benar-benar Muslim."

Saya berkata, "Apa yang Anda bicarakan? Kami baru saja berjuang untuk membuka mata kami di sini."

Dia berkata, "Tidak. Di negara kami, kami mempunyai banyak pengetahuan, tetapi semangat yang di sini [menepuk dadanya], tidak ada. Ketika saya sampai di sini, saya melihat orang-orang berpegang pada Islam tanpa berbekal pengetahuan apa pun, hanya dengan iman dan ketetapan hati untuk memperbaiki diri."

Saya berusaha untuk melakukan apa yang dapat saya lakukan. Karena saya tidak dapat berpuasa di bulan Ramadhan, saya selalu memberi makan sebuah keluarga. Saya memberi sedekah. Saya memberi uang kepada rekan sesama Muslim dan mengatakan kepadanya untuk apa uang itu. Mereka memberi makan orang-orang.

Saya tahu banyak orang yang memerlukan uang untuk makan, jadi saya memberi mereka bahan makanan untuk sebulan. Saya harus melakukan itu; saya memiliki pendapatan yang lebih banyak, maka saya mempunyai kewajiban untuk itu. Pendapatan saya tidak membebaskan saya dari kewajiban.

Baca juga: Jadi Mualaf, Clarence Seedorf: Saya Tidak Mengubah Nama
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Masjid At-Thohir Los...
Masjid At-Thohir Los Angeles: Simbol Harmoni, Dakwah, dan Kepedulian Diaspora Indonesia di AS
Kiai Said: Muslim China...
Kiai Said: Muslim China Bisa Menjadi Jembatan Penghubung Peradaban Global
Cara Orang Bisu Masuk...
Cara Orang Bisu Masuk Islam, Bagaimana Syahadatnya?
MABIMS Sepakati 8 Resolusi...
MABIMS Sepakati 8 Resolusi Falak, Indonesia Tuan Rumah Bimtek Hisab Rukyat 2026
Kematian : Takdir yang...
Kematian : Takdir yang Pasti Datang, Walaupun Bersembunyi dalam Benteng Tinggi dan Kokoh
Kisah Mualaf Dondy Tan,...
Kisah Mualaf Dondy Tan, Mempelajari Al Quran Secara Serius hingga Melakukan Penelitian
Rekomendasi
Penemuan Luar Biasa...
Penemuan Luar Biasa Ini Ubah Pemahaman Kita tentang Dinosaurus
Menembus Langit Asia,...
Menembus Langit Asia, Dwidayatour Jadi Saksi Pertama Aurora yang Memesona
Penemuan DNA Kuno Mengubah...
Penemuan DNA Kuno Mengubah Arah Sejarah Manusia
Artikel Terkini
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Infografis
Hukum Puasa Ramadan...
Hukum Puasa Ramadan Bagi Wanita Hamil Menurut Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved