Ini Mengapa Kaum Musyrikin Mekkah Memberi Gelar Ibn Abi Kabsyah kepada Rasulullah SAW

Kamis, 10 November 2022 - 17:42 WIB
loading...
A A A
Quraish Shihab dalam Tafsir Mishbah menuturkan penyebutan tentang ketundukan bintang Sirius kepada Allah SWT merupakan kritik halus Al-Qur’an terhadap kebiasaan sebagian masyarakat Arab yang mengagung-agungkan atau bahkan menyembah bintang tersebut.

At-Thabari menjelaskan dalam tafsirnya, Jami’ al-Bayan fi Tafsir al-Qur’an, surah an-Najm [53] ayat 49 bermakna: “Ya Muhammad, sesungguhnya Tuhanmu adalah pemilik bintang Syi’ra. Bintang tersebut adalah bintang yang dahulu disembah oleh sebagian orang jahiliyah, mereka menyembahnya sebagai Tuhan selain Allah SWT.”

Baca juga: Tafsir Surat Al-Anbiya Ayat 35 Tentang Ujian

Berkilau
Nama Sirius diambil kata Yunani yang berarti “berkilau”. Nama ini disematkan padanya karena tingkat keterangannya. Dengan magnitudo tampak −1.46, bintang Sirius hampir dua kali lebih terang dari Canopus, bintang paling terang ke-2 di langit malam.

Bintang Sirius dapat dilihat hampir di semua tempat di permukaan Bumi kecuali oleh orang-orang yang tinggal pada lintang di atas 73,284° utara. Saat terbaik untuk melihat bintang ini adalah sekitar tanggal 1 Januari, di mana ia mencapai meridian pada tengah malam. Pada kondisi yang sesuai, bintang ini dapat dilihat dengan mata telanjang saat Matahari masih berada di atas horizon.

Laman National Geographic melansir, berdasarkan data astronomi bintang Sirius adalah bintang yang cahayanya paling terang di langit malam, yang berada di rasi Canis Majoris, bintang ini terbit pada musim panas. Bintang Sirius juga merupakan sistem bintang ganda, dinamai Sirius A dan Sirius B, yang mana bintang Sirius A cahayanya sangat terang sehingga menutupi bintang Sirius B yang lebih redup.”

Bintang ini menempati posisi sentral dalam sejarah peradaban manusia. Misalnya, bagi bangsa Mesir kuno, Sirius dipersonifikasi sebagai seorang dewa, tepatnya Dewi Isis (istri Osiris) yang dianggap sebagai Dewi kesuburan. Dalam konteks sosial, bintang Sirius digunakan sebagai petunjuk bepergian atau perjalanan musim dingin dan musim panas, baik di siang hari maupun di malam hari.

Baca juga: Kisah Berhala Berbicara Menyampaikan Kebenaran Nabi Muhammad
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Kumpulan Kisah Nabi...
Kumpulan Kisah Nabi SAW di Bulan Ramadan, Dari Terima Wahyu Al Quran hingga Perintah Segerakan Berbuka Puasa
Kisah Hikmah : Berhala...
Kisah Hikmah : Berhala Bisa Bicara dan Menyampaikan Kebenaran Nabi Muhammad SAW
Tiga Makna Isra Mikraj...
Tiga Makna Isra Mikraj Menurut Abdul Mu'ti
Teladan Nabi Muhammad...
Teladan Nabi Muhammad SAW saat di Rumah: Bantu Istri dan Bergegas Salat
Kisah Pendosa yang Gemar...
Kisah Pendosa yang Gemar Rayakan Maulid Nabi di Bulan Rabiul Awwal
Rekomendasi
Jadi Tempat Terpanas...
Jadi Tempat Terpanas di Bumi, NASA Cap Gurun Dasht-e Lut sebagai Area Neraka
Tulang Rahang Keturunan...
Tulang Rahang Keturunan Manusia Pertama di Bumi Ditemukan
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Anjuran Rasulullah,...
Anjuran Rasulullah, Ini 4 Waktu Utama untuk Bersedekah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved