Kisah Hikmah: Melupakan Dendam!
Kamis, 17 November 2022 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
“Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar.”
(QS. An-Nahl : 126).”
“Allah Ta’ala juga berfirman dalam surat Asy- Syura :
“Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.”
(QS. Asy-Syura : 40)”
Para ulama’ mengambil faedah dari ayat ini, ada 3 tingkatan dalam menyikapi keburukan:
1. Membalas keburukan dengan hal yang semisalnya, ini keadilan. Itu pun susah dipraktekkan, pada kenyataannya manusia suka melampaui batas, kecuali yang dijaga oleh Allah Yang Maha Kuasa.
2. Memaafkan, inilah yang terbaik.
3. Zhalim, sedangkan Allah Ta’ala tidak menyukai kezhaliman,” jelas Syaikh.
Ada satu pertanyaan dalam kasus ini, apabila ada seorang petugas merobek berkas seseorang apakah layak jika ia dihukum karena perbuatannya itu dengan dihancurkan badannya?
Tidak, dia tidak layak dihukum seperti itu. Benar ada hukuman baginya, tapi bukan dengan dihancurkan badannya. Maka tidak selayaknya didoakan dengan hal seperti itu.
Mungkin saja kematian petugas karena sebab lain yang tidak ada hubungannya dengan penanya, tapi bisa jadi juga karena doa zhalim ini.
(QS. An-Nahl : 126).”
“Allah Ta’ala juga berfirman dalam surat Asy- Syura :
وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا ۖفَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۚإِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ
“Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.”
(QS. Asy-Syura : 40)”
Para ulama’ mengambil faedah dari ayat ini, ada 3 tingkatan dalam menyikapi keburukan:
1. Membalas keburukan dengan hal yang semisalnya, ini keadilan. Itu pun susah dipraktekkan, pada kenyataannya manusia suka melampaui batas, kecuali yang dijaga oleh Allah Yang Maha Kuasa.
2. Memaafkan, inilah yang terbaik.
3. Zhalim, sedangkan Allah Ta’ala tidak menyukai kezhaliman,” jelas Syaikh.
Ada satu pertanyaan dalam kasus ini, apabila ada seorang petugas merobek berkas seseorang apakah layak jika ia dihukum karena perbuatannya itu dengan dihancurkan badannya?
Tidak, dia tidak layak dihukum seperti itu. Benar ada hukuman baginya, tapi bukan dengan dihancurkan badannya. Maka tidak selayaknya didoakan dengan hal seperti itu.
Mungkin saja kematian petugas karena sebab lain yang tidak ada hubungannya dengan penanya, tapi bisa jadi juga karena doa zhalim ini.
Lihat Juga :