Prof Sohail Humayun Hashmi Mengaku Menjadi Muslim Tak Sengaja

Sabtu, 19 November 2022 - 19:43 WIB
loading...
A A A
Tapi ketika tiba ke praktik aktual, mereka sendiri menjadi seorang berideologi nasionalis. Mereka ingin memastikan bahwa mereka tidak akan kehilangan kekuasaan, bahwa mereka mampu mengubah negara menurut visi mereka sendiri, dan pada akhirnya mereka menjadi sama opresifnya dengan kaum nasionalis yang ingin mereka gulingkan.

Ini terjadi di Iran.

Baca juga: Kisah Maryum Putri Muhammad Ali Berdakwah Lewat Musik Rap dan Komedi

Kaum modernis yakin bahwa pandangan Islam tentang sanksi moral tidak ditentukan oleh negara, tetapi oleh komunitas --oleh ummah. Dengan kata lain, Anda tidak mengundang-undangkan sanksi moral; Anda yang menerapkan tekanan sosial, yang lebih lunak ketimbang kalau negara yang memberlakukannya. Negara tidak boleh mengeluarkan ketentuan apa pun untuk menerapkan kode moral terhadap setiap individu beragama.

Di Amerika, kami mulai dari titik nol. Kami membangun komunitas sendiri. Komunitas itu dapat dimulai dengan arah melanjutkan status quo --homesick-mosque versus budaya complacent-mosque. Atau dapat diorganisir secara politik dan kemudian terpecah oleh faksi-faksi berbeda yang ada di dunia Muslim dewasa ini. Atau mengubah secara perlahan pendekatan terhadap Islam, yang didasarkan pada penafsiran-penafsiran.

Dalam Islam terdapat konsep yang kuat tentang ijtihad. Istilah ini berasal dari kata jihad. Ijtihad adalah salah satu bentuk jihad yang artinya upaya untuk menafsirkan agama. Kata ini digunakan dalam pengertian yang sangat teknis oleh para fuqaha Muslim, ketika mereka berjuang dengan rasio mereka, berdasarkan semua sumber hukum-Al-Quran, Sunnah, dan praktek-praktek komunitas terdahulu. Mereka berupaya menghasilkan fatwa-fatwa hukum yang sesuai dengan situasi baru. Mereka melakukan ijtihad, itulah jihad pribadi mereka. Dan saya pikir itulah situasi yang dihadapi komunitas Muslim Amerika dewasa ini, melakukan ijtihad.

Baca juga: Kisah Mualaf Amerika Serikat Rap Brown, Masuk Islam saat di Penjara

Muslim Tak Sengaja
Jihad saya pada dasarnya adalah mencoba hidup sebagai seorang Muslim sesuai dengan kepercayaan saya. Jika ada orang yang menyukai cara hidup saya, saya akan dengan suka hati menjelaskannya pada mereka. Tetapi saya tidak akan menyebut-nyebut diri saya Muslim. Sebenarnya saya memiliki antipati mendalam pada mereka yang menampakkan keberagamaan mereka secara lahiriah, yang membuat keributan dan gangguan kalau mau melakukan shalat, yang menurut saya bertentangan dengan tujuan sholat itu sendiri.

Saya pikir saya tidak diwajibkan menjelaskan Islam. Saya berislam dengan cara yang telah diajarkan orang-tua saya sejak kecil. Saya menjadi Muslim dengan cara yang saya pahami sendiri. Saya sudah memikirkannya dan saya tiba pada keyakinan bahwa saya percaya akan pesan-pesan Islam. Saya telah menginternalisasinya.

Saya menyebut diri saya "Muslim tak sengaja". Saya dilahirkan dalam sebuah keluarga Muslim. Di India saya mengasumsikan hal tertentu sebagai kebenaran, hanya karena semua orang di sekitar saya mempercayainya. Tetapi berada di Amerika membuat Anda harus benar-benar menguji apa yang Anda percayai dan bertindak menurut keyakinan Anda.

"Muslim sengaja" adalah kaum Muslimin di Amerika yang telah berjuang sangat keras, terkadang dari latar belakang agama Kristen dan Yahudi yang ketat, dan kemudian tiba pada kesimpulan bahwa Islam adalah jalan hidup yang mereka cari-cari. Saya pikir di sanalah masa depan Islam, khususnya di negeri ini.

Baca juga: Kisah Perjalanan Muhammad Ali Menjadi Seorang Mualaf
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Masjid At-Thohir Los...
Masjid At-Thohir Los Angeles: Simbol Harmoni, Dakwah, dan Kepedulian Diaspora Indonesia di AS
Muslimverse Luncurkan...
Muslimverse Luncurkan Tantangan Harian Ramadhan, Hadiah Umrah Gratis hingga Uang Tunai
Kiai Said: Muslim China...
Kiai Said: Muslim China Bisa Menjadi Jembatan Penghubung Peradaban Global
Peluncuran Buku Jihad...
Peluncuran Buku Jihad Santri Merawat Bumi: 10 Kisah Inspiratif Pengelolaan Sampah di Pesantren
Cium Anak Setiap Hari,...
Cium Anak Setiap Hari, Sunnah Rasul yang Sering Dilalaikan
Rekomendasi
5 Penjelajah Dunia Paling...
5 Penjelajah Dunia Paling Legendaris dalam Sejarah
Air Kanal di Kota Argentina...
Air Kanal di Kota Argentina Berubah Warna Menjadi Merah Darah
Inti Bumi Bocor Menyebabkan...
Inti Bumi Bocor Menyebabkan Bumi Setiap Tahunnya...
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved