Kisah Pegulat Tangguh Umar bin Khattab di Masa Pra-Islam

Minggu, 27 November 2022 - 09:17 WIB
loading...
Kisah Pegulat Tangguh...
Di pasar Ukaz biasa digelar pertandingan gulat di era pra-islam. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Tradisi olahraga di Arab pada masa pra-Islam antara lain adalah gulat , berkuda, dan memanah. Di masa muda, Umar bin Khattab dikenal jago gulat dan balap kuda. Pertandingan ini biasanya digelar di Pasar Ukaz.

Muhammad Husain Haikal dalam bukunya berjudul “Umar bin Khattab” memaparkan beberapa tahun sebelum kerasulan Nabi , apabila sudah tiba bulan Zulhijah orang-orang Arab dari berbagai penjuru di Semenanjung itu seperti biasa, sebelum musim ziarah setiap tahun datang berbondong-bondong menuntun unta mereka untuk digelar di Pasar Ukaz.

Pada saat semacam itu pasar memang ramai oleh kedatangan berbagai macam kabilah ke tempat tersebut, di antara mereka terdapat tidak sedikit dari penduduk Mekkah. Orang-orang Arab itu memasang tenda-tenda besar di tengah-tengah hamparan padang pasir yang terbentang luas tempat pasar itu diadakan, dan sebagian dijadikan tempat bursa.

Di depan tenda-tenda besar di bagian ini orang ramai menawarkan barang-barang dagangan mereka. Barang-barang buatan penduduk Hijaz sendiri tidak banyak.

Baca juga: Ashhabul Ukhdud: Kisah Pembakaran Orang-Orang Beriman Pra-Islam

Sementara penduduk Mekkah sudah datang, termasuk juga orang-orang yang kebanyakan dari Yaman dan Syam dalam perjalanan musim dingin dan musim panas. Mereka yang datang menuju tempat ini terdiri dari laki-laki dan perempuan. Mereka membeli barang-barang yang mereka sukai.

Tak jauh dari pasar itu terdapat tempat-tempat hiburan yang di waktu siang hari dikunjungi pemuda-pemuda dan lebih banyak lagi di waktu malam. Perempuan-perempuan cantik itu pun tak berkeberatan berada di dekat-dekat tempat itu. Apabila malam tiba pemuda-pemuda itu pergi mencicipi minuman sampai mereka terhuyung-huyung.

Suatu hari ada seorang penyair tampil di samping pasar itu membacakan puisinya, yang dibuka dengan syair cinta dan dari syair cinta pindah ke syair membanggakan diri dan kabilahnya, kemudian menantang dan mengumpat kabilah lain yang tahun lalu pernah berseteru dengan kabilahnya.

Orang banyak pun berdatangan dari pasar mengerumuni penyair yang berjaya itu, mereka memuji sajak-sajak cintanya itu. Setelah dari cinta beralih kepada kebanggaan diri banyak orang yang bertepuk tangan kegirangan, tetapi ada juga yang berteriak menyangkal dan menjelek-jelekkannya.

Baca juga: Yaman Pra-Islam: Abrahah dan Pembantaian 20.000 Umat Nasrani

Ketika beralih menantang dan mengumpat suatu kabilah yang pernah bermusuhan dengan kabilahnya, teriakan-teriakan yang menyambut gembira dan yang menentang itu tiba-tiba berubah menjadi pertengkaran sengit, yang bukan tidak mungkin akan dilanjutkan dengan menghunus pedang. Sesudah sang penyair selesai membacakan syairnya, ada orang tua yang bijak dapat menengahi mereka untuk mengajak damai dan ajakannya itu pun dipatuhi.

Di antara kerumunan orang banyak itu ada Umar bin Khattab. Kala itu, ia di bawah umur dua puluh tahun. Bertubuh kekar, besar dan tingginya melebihi semua orang yang hadir, putih kemerah-merahan dan agak kecoklatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Umar bin Khattab...
Doa Umar bin Khattab agar Bisa Meninggal di Tanah Suci
20 Jemaah Haji Dirawat...
20 Jemaah Haji Dirawat di RS Arab Saudi, Penyebabnya Kelelahan
Kisah Khalifah Umar...
Kisah Khalifah Umar bin Khattab yang Ingin Mati Syahid dan Doa-doanya
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Karena Jarang Senyum dan Jutek, Umar bin Khattab 2 Kali Ditolak Lamarannya
Tak Puas pada Pasangan...
Tak Puas pada Pasangan Pernikahan? Dengarlah Nasihat Umar bin Khattab Ini
Rekomendasi
Terkubur 2000 Tahun,...
Terkubur 2000 Tahun, Arkeolog Temukan Kedai Makanan Kuno di Pompeii
Fenomena Alam yang Membuat...
Fenomena Alam yang Membuat Daratan di Bumi Terangkat Terungkap
Fenomena Alam Pusaran...
Fenomena Alam Pusaran Air Menari Terjadi di Italia
Artikel Terkini
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved