Hukum Bacaan Tajwid Surat Yasin Ayat 1 - 5
Selasa, 29 November 2022 - 11:33 WIB
loading...
Surat Yasin tergolong ke dalam surat Makiyyah yang terdiri dari 83 ayat. Foto istimewa
A
A
A
Hukum bacaan tajwid Surat Yasin ayat 1 sampai 5 yang kemudian diikuti oleh seluruh surat Yasin menjadi penting untuk dipelajari agar bacaan Al-Qur'an menjadi benar dan baik. Memahami tajwid berarti juga akan membaguskan tilawah (bacaan) Al-Qur'an. Karena tajwid secara bahasa adalah Menata sesuatu dengan baik” atau “Membaguskan”.
Al-Qur'an selain sebagai petunjuk ke jalan kebenaran kehidupan yang hakiki, juga kalau dibaca akan membuat hadirnya ketenangan dalam hati.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
"Sesungguhnya al-Qur’an ini turun dengan kesedihan, maka jika kamu membacanya hendaklah kamu menangis, jika kamu tidak (bisa) menagis, maka berusahalah untuk menangis. (HR. Ibnu Majah)
Baca juga: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Surat Yasin Ayat Pertama
Maka agar tilawah terdengar indah diperlukan tajwid . Yaitu ilmu untuk mengetahui keluar masuknya huruf atau membunyikannya agar tilawah atau bacaan tidak berantakan. Berikut ini dipelajari hukum tajwid dalam surat Yasin dalam ayat 1 sampai 5, yang diambil dari beberapa sumber buku tajwid.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
"Ya Sin. Demi Al-Qur'an yang penuh hikmah. Sungguh, engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul. (yang berada) di atas jalan yang lurus. (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang, (QS. Ya Siin 1-5)
Hukum pertama, Mad lajim mukhofaf.
Huruf Ya (Mad lajim harpi mukhofaf) Yaitu huruf-huruf yang adanya di awal surat (Ha, Ya, Tho, HA, RA) di kumpulkan dalam ucapan Hayunthohar, dibacanya ringan / pendek. Panjangnya 2 harakat.
Hukum kedua, Mad lazim harfi musyba.
Huruf sin Yaitu huruf-huruf yang ada di awal surat, cara membacanya di panjangkan serta dibacanya menuruti nama-mana huruf, dibacanya ringan karena tidak memakai tasydid panjangnya 6 harkat.
Hukum ketiga, Alif lam qomariyyah.
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf qof (huruf Qomariyyah), cara membacanya lam mati dibaca jelas.
Al-Qur'an selain sebagai petunjuk ke jalan kebenaran kehidupan yang hakiki, juga kalau dibaca akan membuat hadirnya ketenangan dalam hati.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
"Sesungguhnya al-Qur’an ini turun dengan kesedihan, maka jika kamu membacanya hendaklah kamu menangis, jika kamu tidak (bisa) menagis, maka berusahalah untuk menangis. (HR. Ibnu Majah)
Baca juga: Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Surat Yasin Ayat Pertama
Maka agar tilawah terdengar indah diperlukan tajwid . Yaitu ilmu untuk mengetahui keluar masuknya huruf atau membunyikannya agar tilawah atau bacaan tidak berantakan. Berikut ini dipelajari hukum tajwid dalam surat Yasin dalam ayat 1 sampai 5, yang diambil dari beberapa sumber buku tajwid.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
يٰسٓ @ وَا لْقُرْاٰ نِ الْحَكِيْمِ @ اِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِيْنَ @ عَلٰى صِرَا طٍ مُّسْتَقِيْمٍ @ تَنْزِيْلَ الْعَزِيْزِ الرَّحِيْمِ
"Ya Sin. Demi Al-Qur'an yang penuh hikmah. Sungguh, engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul. (yang berada) di atas jalan yang lurus. (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang, (QS. Ya Siin 1-5)
Hukum pertama, Mad lajim mukhofaf.
Huruf Ya (Mad lajim harpi mukhofaf) Yaitu huruf-huruf yang adanya di awal surat (Ha, Ya, Tho, HA, RA) di kumpulkan dalam ucapan Hayunthohar, dibacanya ringan / pendek. Panjangnya 2 harakat.
Hukum kedua, Mad lazim harfi musyba.
Huruf sin Yaitu huruf-huruf yang ada di awal surat, cara membacanya di panjangkan serta dibacanya menuruti nama-mana huruf, dibacanya ringan karena tidak memakai tasydid panjangnya 6 harkat.
Hukum ketiga, Alif lam qomariyyah.
Yaitu alif lam bertemu dengan huruf qof (huruf Qomariyyah), cara membacanya lam mati dibaca jelas.
Lihat Juga :