Kisah Mualaf Amerika Suliaman El Hadi, Jihad Memberantas Kebodohan Lewat Syair

Kamis, 01 Desember 2022 - 17:48 WIB
loading...
A A A
Pada sebagian besar pertunjukan, kami selalu mendapati seseorang yang kemudian menghubungi kami dan mengatakan kepada kami mereka telah memeluk Islam.

Pemerintahan revolusi mengundang kami ke Iran dan menanggung biaya akomodasi kami di sana. Kami tinggal selama dua minggu pada 1984 untuk perayaan Al-Fajr, ulang tahun revolusi. Kami diundang sebagai tamu kehormatan. Hanya delapan orang yang diundang dari Amerika Serikat.

Itu merupakan salah satu pengalaman paling berkesan yang pernah saya alami. Hanya ada satu perjalanan lain yang dapat saya bandingkan dengan itu, yaitu perjalanan saya menunaikan ibadah haji ke Mekkah. Itu perjalanan yang berat --Allah telah menggambarkan hal itu.

Di Iran saya melihat pemuda-pemuda pasukan pemberantas dosa mengendarai sepeda motor berkeliling. Mereka mencari orang-orang yang menyimpang dari hukum Allah.

Mereka meletakkan tanda di pintu-pintu bangunan umum yang mengatakan bahwa wanita tidak diizinkan masuk tanpa [kerudung]. Mereka mengubah toko minuman keras menjadi ruangan belajar dan banyak orang berpartisipasi!

Mereka berpartisipasi secara sukarela dengan imbalan jihad. Dari yang muda sampai yang tua. Saya menikmati keberadaan saya di sana dan mereka memperlakukan kami seperti anggota keluarga kerajaan.

Tak ada perbandingan antara puisi dan Al-Quran. Allah berbicara kepada manusia melalui ilham. Dia berbicara kepada manusia melalui utusan-utusan-Nya, melalui lambang-lambangNya. Anda dapat mengatakan bahwa kami seperti burung beo yang menirukan apa yang dikatakan nabi. Ya, si Polly ingin biskuit. Itu karena kami membaca Al-Quran, kami membaca hadis. Kami mempelajari diri kami sendiri, dan kami mencari.

Baca juga: Kisah Mualaf Amerika Serikat Rap Brown, Masuk Islam saat di Penjara

Kami menyanyi rap ketika anak-anak sedang tidur. Saya senang melihat anak-anak juga menyanyikan rap sekarang. Mereka membuat saya merasa bahwa ada yang mendengarkan kami. Walaupun mereka belum mengembangkan pesannya, lambat laun mereka pasti melakukannya, bersamaan dengan mereka tumbuh, dewasa, belajar pengalaman hidup mereka yang semakin banyak. Saya yakin, mereka akan menjadi semakin positif dalam apa yang mereka ucapkan.

[Sekarang] ini yang penting adalah isi --bukan tentang pesan. Mereka tidak bisa berbicara tentang sesuatu yang tidak mereka ketahui. Anda menciptakan irama [memainkannya dengan mengetuk-ketuk meja] kemudian mereka memasukkan kata-kata ke dalam irama tersebut. Begitulah cara kami melakukannya.

Ketika kami menambahkan musik ke dalam lirik yang kami kerjakan, musiklah yang akan mempertinggi pesannya, bukannya pesannya yang mempertinggi musik tersebut --karena kami bukan The Last Rappers (Penyanyi Rap Yang Terakhir), kami adalah The Last Poets (Penyair Yang Terakhir); kami penyair yang sebenarnya.

Jadi kami tidak akan mengatakan segala sesuatu begitu saja; kami harus mengatakan sesuatu yang berisi dan bermanfaat. Kalau kami membuat sebuah puisi, puisi itu akan berkisah tentang sesuatu.

Baca juga: Kisah Louis Farrakhan yang Anggap Elijah Muhammad sebagai Al-Mahdi
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Musyrif Cinta Quran...
Musyrif Cinta Quran Center Tembus Grand Final Cahaya Muda Indonesia
Menang Lelang, Komunitas...
Menang Lelang, Komunitas Muslim Indonesia Akan Bangun Gedung Dakwah di Australia
Dewan Dakwah Lepas 225...
Dewan Dakwah Lepas 225 Dai Muda Terbaik dari Gedung MPR RI
Dai Muda Diajak Isi...
Dai Muda Diajak Isi Media Digital dengan Film Dakwah
225 Dai Dilepas Laznas...
225 Dai Dilepas Laznas Dewan Dakwah ke Daerah Terpencil
Ditjen Bimas Islam dan...
Ditjen Bimas Islam dan UIN Jakarta Susun Indeks Layanan Dakwah
Rekomendasi
5 Tanda Kiamat dari...
5 Tanda Kiamat dari Bawah Tanah, Nomor 1 dan 3 Sudah Terjadi di Indonesia
Isi Bulan Terungkap,...
Isi Bulan Terungkap, Ternyata Ini yang Membuat Tak Bisa Bercahaya
Panas Matahari Bisa...
Panas Matahari Bisa Mempengaruhi Aktivitas Gempa Bumi
Artikel Terkini
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved