Doa dan Jampi Saat Membezuk Orang Sakit Menurut Sunnah Nabi SAW

Kamis, 15 Desember 2022 - 17:40 WIB
loading...
A A A
Juga dalam hadis Ibnu Abbas, bahwa Nabi SAW bersabda: "Perbanyaklah berdoa memohon keselamatan." (Ath-Thabrani dan adh-Dhiya', dan dihasankan dalam Shahih al-Jami'ush-Shaghir, nomor 1198).

Salah satu doa beliau SAW adalah: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu penjagaan dari yang terlarang dan keselamatan dalam urusan dunia dan agamaku, keluarga dan hartaku." (HR al-Bazzar dari Ibnu Abbas, sebagaimana disebutkan dalam Shahih al-Jami'ush-Shaghir, hadits nomor 1274).

Di antara doa yang ma'tsur lainnya ialah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda:

"Apabila seseorang menjenguk orang sakit, maka hendaklah ia mendoakannya dengan mengucapkan, "Ya Allah, sembuhkanlah hamba-Mu, agar dia dapat membunuh musuh-Mu, atau berjalan kepada-Mu untuk melakukan shalat." [HR Abu Daud dalam al-Jana'iz (2107), Ibnu Hibban, dan al-Hakim. Beliau mengesahkannya menurut syarat Muslim, dan adz-Dzahabi menyetujuinya (1: 344)].

Baca juga: Membaca Al Fatihah untuk Orang Sakit

Al-Qardhawi menjelaskan, artinya, dalam kesembuhan orang mukmin itu terdapat kebaikan untuk dirinya dengan dapatnya ia melaksanakan sholat, atau kebaikan untuk umatnya karena mampu menunaikan jihad.

Sedangkan yang dimaksud dengan "musuh" di sini mungkin orang-orang kafir yang memerangi umat Islam, atau iblis dan tentaranya. Maka dengan kesehatannya seorang muslim dapat menumpas mereka dengan serangan-serangannya, dan dapat mematahkan argumentasi mereka dengan hujjah yang dapat dipercaya.

Selain itu, ada lagi hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas dari Nabi SAW bahwa beliau bersabda:

"Barangsiapa yang menjenguk orang sakit yang belum tiba ajalnya, lalu ia mengucapkan doa ini di sampingnya sebanyak tujuh kali: (Aku mohon kepada Allah Yang Maha Agung Tuhan bagi 'arsy yang agung, semoga la berkenan menyembuhkanmu), niscaya Allah akan menyembuhkannya dari penyakit tersebut." [HR Abu Daud dalam al-Jana'iz (hadits nomor 3106), at-Tirmidzi dalam ath-Thibb (hadits nomor 2083) dan beliau berkata, "Hasan gharib." Juga dihasankan oleh al-Hafizh dalam Syarah al-Adzkar karya Ibnu 'Allan, juz 4, hlm. 61-62, dan diriwayatkan oleh al-Hakim serta disahkan olehnya menurut syarat Bukhari, dan disetujui oleh adz-Dzahabi dalam juz 1, hlm. 342]

Baca juga: Khasiat Surat Yasin untuk Kesembuhan Orang Sakit
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Nabi Luth AS : Mohon...
Doa Nabi Luth AS : Mohon Dijauhkan dari Azab Allah
Inilah Doa Nabi Isa...
Inilah Doa Nabi Isa Memohon agar Allah Ta'ala Tidak Mengazab Kaumnya
2 Amalan Sebelum Tidur...
2 Amalan Sebelum Tidur agar Sehat Jasmani dan Rohani Berdasarkan Sunnah
Keutamaan Mengamalkan...
Keutamaan Mengamalkan Amalan Sunnah Rasul, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Mengenal Sunnah Rasulullah,...
Mengenal Sunnah Rasulullah, Arti, Jenis dan Contohnya yang Penting Diketahui
Inilah Akhlak Terbaik...
Inilah Akhlak Terbaik yang Wajib Diketahui Kaum Muslim
Rekomendasi
Kapsul Waktu Berusia...
Kapsul Waktu Berusia 116 Tahun Ditemukan
Jepang Menemukan 7.000...
Jepang Menemukan 7.000 Lebih Pulau Baru
Teleskop Luar Angkasa...
Teleskop Luar Angkasa James Webb Berhasil Deteksi Bulan Baru Uranus
Artikel Terkini
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved