Kisah Doktor Ilmu Kesehatan Prancis, Percaya Kebenaran Syahadat sebelum Memeluk Islam
Senin, 26 Desember 2022 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Adapun titik berat dan sebab pokok saya memeluk agama Islam ialah Al-Qur'an. Sebelum saya memeluk Islam, saya telah mempelajarinya dengan semangat kritik intelektual Barat, dan saya banyak terpengaruh oleh sebuah buku besar karangan Tuan Malik Bennabi yang bernama Addzahiratul-Qur'aniyah (atau Le Phenomene Coranique), sehingga yakinlah saya bahwa Al-Qur'an itu adalah wahyu yang diturunkan Allah.
Sebagian dari ayat-ayat Al-Qur'an yang diwahyukan lebih dari 13 abad yang lalu mengandung beberapa teori yang sekarang diketemukan oleh pembahasan ilmiah yang paling modern.
Baca juga: Kisah Mualaf Bangsawan Inggris Lord Headly Al-Farooq
Hal itu sudah cukup nienyebabkan saya menjadi yakin dan percaya (Iman) kepada Syahadat bagian kedua: Muhammadar Rasulullah.
Begitulah, maka pada tanggal 30 Pebruari 1953, saya datang ke Mesjid di Paris untuk memberitahukan keimanan saya kepada Islam, dan Mufti Masjid Paris memasukkan saya dalam daftar kaum Muslimin, dan saya menerima nama baru sebagai orang Islam: Ali Selman.
Saya merasa sangat puas dengan kepercayaan/akidah saya yang baru dan sekali lagi saya kumandangkan: Asyhadu an laa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah.
Salah satu sabda Rasulullah SAW: Berpikir satu jam lebih baik dari pada beribadah 60 tahun. -- Riwayat Abu Hurairah.
Pengetahuan itu milik orang Mukmin yang hilang, di mana saja dia menemukannya, dia lebih berhak atasnya. -- Riwayat Turmudzi.
Baca juga: Viral! Kisah Bule Jadi Mualaf Usai Temukan Alquran
Sebagian dari ayat-ayat Al-Qur'an yang diwahyukan lebih dari 13 abad yang lalu mengandung beberapa teori yang sekarang diketemukan oleh pembahasan ilmiah yang paling modern.
Baca juga: Kisah Mualaf Bangsawan Inggris Lord Headly Al-Farooq
Hal itu sudah cukup nienyebabkan saya menjadi yakin dan percaya (Iman) kepada Syahadat bagian kedua: Muhammadar Rasulullah.
Begitulah, maka pada tanggal 30 Pebruari 1953, saya datang ke Mesjid di Paris untuk memberitahukan keimanan saya kepada Islam, dan Mufti Masjid Paris memasukkan saya dalam daftar kaum Muslimin, dan saya menerima nama baru sebagai orang Islam: Ali Selman.
Saya merasa sangat puas dengan kepercayaan/akidah saya yang baru dan sekali lagi saya kumandangkan: Asyhadu an laa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah.
Salah satu sabda Rasulullah SAW: Berpikir satu jam lebih baik dari pada beribadah 60 tahun. -- Riwayat Abu Hurairah.
Pengetahuan itu milik orang Mukmin yang hilang, di mana saja dia menemukannya, dia lebih berhak atasnya. -- Riwayat Turmudzi.
Baca juga: Viral! Kisah Bule Jadi Mualaf Usai Temukan Alquran
(mhy)
Lihat Juga :