Ini Mengapa Byzantium dan Persia Takluk dengan Kekhalifahan Islam

Jum'at, 30 Desember 2022 - 09:00 WIB
loading...
Ini Mengapa Byzantium...
Pasukan Nasrani: John L. Esposito ungkap mengapa Byzantium dan Persia takluk dengan kekhalifahan Islam. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
John Louis Esposito mengatakan dalam waktu seratus tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW , para penggantinya (khalifah-khalifah) mendirikan suatu kerajaan yang lebih besar daripada Roma. Guncangan terhadap tata internasional dan terutama Kristen tak tepermanai.

"Adalah sesuatu yang sulit diterima oleh akal bahwa suku-suku di Arab mampu bersatu dan menundukkan kerajaan Byzantium (Roma Timur) dan kerajaan Persia (Sassaniah), dan menjelang akhir abad itu mampu menciptakan wilayah kekhalifahan yang terbentang dari Afrika Timur sampai India," ujarnya dalam buku yang berjudul "The Islamic Threat: Myth or reality?".

Banyak alasan mengapa ekspansi Arab itu cepat dan berhasil: terkurasnya kekuatan kekaisaran Byzantium dan Persia setelah peperangan bertahun-tahun, ketidakpuasan rakyat kepada penguasa, keterampilan para prajurit Badui, dan daya tarik pampasan perang. Namun, faktor yang utama adalah berdirinya negara dan peran Islam dalam mempersatukan berbagai suku dan memberikan pengertian akan arti dan tujuan yang lebih besar:

Baca juga: Peradaban Islam Menurut John Louis Esposito

Islam... memberikan dukungan ideologis yang kuat untuk terobosan yang luar biasa dalam organisasi sosial ini. Dalam hal ini, penaklukan-penaklukan tersebut benar-benar merupakan gerakan Islam. Karena, adalah Islam -rangkaian kepercayaan agama yang diajarkan oleh Muhammad, dengan segi-segi sosial dan politisnya- yang menyulut keseluruhan proses integrasi itu dan dengan demikian penyebab utama keberhasilan penaklukan tersebut.

Persepsi atau keyakinan bahwa hal ini sebenarnya adalah gerakan Islam, masih dimiliki banyak Muslim, dan menjadi sumber inspirasi dan cita-cita. Karena di zaman sekular ini ada kecenderungan meremehkan agama sebagai faktor utama dalam pembangunan sosisopolitik, pentinglah kiranya untuk mengingat komentar serupa yang menyangkut nilai penting Islam yang utama dalam penaklukan itu dari sebuah karya dua orang ahli sejarah non-Muslim:

Bahkan ahli sejarah sekular pun... harus menganggap Islam sebagai faktor yang menentukan dalam ekspansi yang dilakukan oleh bangsa Arab. Bahwa suku-suku Badui terus-menerus berperang di antara mereka sendiri dan dikenal menghargai kemerdekaan mereka, dan tiba-tiba patuh di bawah kepemimpinan Islam, tak dapat dipahami kecuali dalam konteks Islam.

Islamlah yang membuat mereka bersatu dan memberi pengertian kepada mereka tentang berperang di jalan yang mulia. Apa pun kiranya motif-material semula orang Badui itu... (mereka mendapati diri mereka) berada dalam suatu gerakan yang lebih besar dari apa pun yang pernah mereka impikan, suatu gerakan yang bukan buatan mereka sendiri, yang hanya dapat mereka jelaskan dari segi intervensi Ilahiah dalam urusan manusia.

Pada abad-abad berikutnya, Islam tersebar ke banyak bagian dunia. Ketika pusat kekhalifahan terpecah-pecah, kepemimpinan pun digantikan kesultanan-kesultanan yang membentang dari Afrika hingga Asia Tenggara, dari Timbuktu hingga Filipina Selatan.

Selain itu, muncul kota-kota besar Islam yang kini merupakan republik-republik Asia Tengah di bekas Uni Soviet, Cina, Eropa Timur, Spanyol, Italia Selatan, dan Sisilia.

Baca juga: Begini Cara Pandang John Louis Esposito Mengenai Hukum Islam

Pemerintah dan Masyarakat Islam
Esposito juga menjelaskan Wafatnya Muhammad menimbulkan krisis kepemimpinan dalam masyarakat, kemudian tercipta kekhalifahan. Hal ini menebarkan benih-benih yang kemudian menimbulkan munculnya dua golongan besar Islam, Sunni dan Syi'ah.

Ketika Muhammad meninggal dunia, orang-orang Islam menghadapi pemilihan pengganti Nabi. Timbul dua pendapat. Sebagian besar masyarakat yakin bahwa Muhammad tidak menunjuk seorang pengganti dan menerima pemilihan khalifah oleh para sahabat senior Nabi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Asbabun Nuzul Surat...
Asbabun Nuzul Surat Ar Rum Ayat 1-2 : Perang Besar Bangsa Romawi vs Bangsa Persia
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Asal-usul Nama Iran:...
Asal-usul Nama Iran: Mengapa Identitas Persia Ditinggalkan?
Raja Yazdigird Terasing...
Raja Yazdigird Terasing : Runtuhnya Kekuasaan Persia di Tangan Khalifah Utsman bin Affan
Rekomendasi
Benua Ekstrem Tersembunyi...
Benua Ekstrem Tersembunyi Ditemukan di Bawah Es Antartika
Bukan Firaun, Orang...
Bukan Firaun, Orang Terkaya di Zaman Nabi Musa Terkuak
Ilmuwan Temukan Gumpalan...
Ilmuwan Temukan Gumpalan Air Raksasa yang Hilang di Tengah Atlantik
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved