6 Penyebab Keruntuhan Kekaisaran Turki Utsmani
Jum'at, 06 Januari 2023 - 11:24 WIB
loading...
A
A
A
4. Adanya Revolusi Industri
Revolusi Industri telah membawa perubahan teknologi yang digunakan oleh negara-negara seperti Inggris untuk berperang. Kemajuan teknologi memberi keunggulan bagi negara-negara seperti Inggris dalam situasi seperti perang.
Namun kekaisaran tidak memiliki struktur sosial untuk menyesuaikan diri dengan kapitalisme pasar bebas yang penting untuk membangun pabrik. Akibatnya Militer kekaisaran Utsmaniyah menderita karena kurangnya peningkatan teknologi.
5. Pertempuran Lepanto
Dalam Pertempuran Lepanto tahun 1571, kekaisaran ustmaniyah dikalahkan oleh Spanyol dan Venesia. Setelah pertempuran inilah Barat menyadari bahwa kekuatan Kekaisaran Turki ini dapat dikalahkan.
Selama abad ke-18 hingga abad ke-19 ketika terjadi peperangan melawan Rusia, Turki juga mengalami kekalahan. Sehingga pada saat itu Kekaisaran Utsmaniyah disebut sebagai kekaisaran lemah Eropa.
6. Pemberontakan Bangsa Arab
Pemberontakan Arab telah memainkan peran utama dalam penurunan Kekaisaran dan adanya perjanjian Sevres telah menjadi saksi mengakhiri kejayaan dinasti utsmaniyah.
Hingga pada akhirnya wilayah Turki Usmani terbagi menjadi negara merdeka setelah kemenangan Nasionalis Turki yang dipimpin oleh Mustafa Kemal Ataturk selama periode pasca Perang Dunia I.
Baca juga: Hubungan Turki Utsmani dengan Nusantara, Meriam Lada Sichupa' Jadi Saksi
Wallahu A'lam
Revolusi Industri telah membawa perubahan teknologi yang digunakan oleh negara-negara seperti Inggris untuk berperang. Kemajuan teknologi memberi keunggulan bagi negara-negara seperti Inggris dalam situasi seperti perang.
Namun kekaisaran tidak memiliki struktur sosial untuk menyesuaikan diri dengan kapitalisme pasar bebas yang penting untuk membangun pabrik. Akibatnya Militer kekaisaran Utsmaniyah menderita karena kurangnya peningkatan teknologi.
5. Pertempuran Lepanto
Dalam Pertempuran Lepanto tahun 1571, kekaisaran ustmaniyah dikalahkan oleh Spanyol dan Venesia. Setelah pertempuran inilah Barat menyadari bahwa kekuatan Kekaisaran Turki ini dapat dikalahkan.
Selama abad ke-18 hingga abad ke-19 ketika terjadi peperangan melawan Rusia, Turki juga mengalami kekalahan. Sehingga pada saat itu Kekaisaran Utsmaniyah disebut sebagai kekaisaran lemah Eropa.
6. Pemberontakan Bangsa Arab
Pemberontakan Arab telah memainkan peran utama dalam penurunan Kekaisaran dan adanya perjanjian Sevres telah menjadi saksi mengakhiri kejayaan dinasti utsmaniyah.
Hingga pada akhirnya wilayah Turki Usmani terbagi menjadi negara merdeka setelah kemenangan Nasionalis Turki yang dipimpin oleh Mustafa Kemal Ataturk selama periode pasca Perang Dunia I.
Baca juga: Hubungan Turki Utsmani dengan Nusantara, Meriam Lada Sichupa' Jadi Saksi
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :