Menghafal Aquran Harus Berjamaah

loading...
Menghafal Aquran Harus Berjamaah
Menghafal Aquran Harus Berjamaah
Salah satu kunci kesuksesan dalam menghafal Alquran adalah BERJAMAAH. Sebab berjemaah adalah energi peneguh. Dia menguatkan setiap simpulnya dalam berbagai keadaan. Tak ubahnya dalam salat!
Saat mendirikan salat, berjamaah atau menyendiri tentu memiliki arti dan semangat berbeda. Belum lagi, nilai pahalanya. Salat sendiri mudah diserang setan. Dilakukan malas-malasan, jauh dari khusyuk dan tuma’ninah.

Demikian juga dalam tahfiz (menghafal) Alquran. Awalnya, begitu semangat untuk mewujudkan cita-cita menghafal Alquran. Namun, saat jalan sendirian, maka semangat itu menjadi pudar tak bersisa.

Coba renungi wahai sobat Alquran, bahwa Rasulullah SAW setiap kali menerima wahyu Alquran apakah menghafalnya sendirian? Jawabannya tentu tidak. Beliau SAW menyampaikan Kalamullah itu kepada sahabat yang lain seraya mengajak mereka menghafalnya secara bersama-sama.

Para sahabat pun juga demikian adanya. Mereka saling mengingatkan satu dan lainnya dalam tahfiz dan murajaah Alquran.

Karena itu contohlah amalan mereka dalam menghafal Alquran. Bahwa, menghafal Alquran akan lebih sedap nikmatnya bila dilakukan BERJAMAAH.



Nah, sekarang, yuk mulai menghafal Alquran bersama orang yang Anda cintai. Mulai dari keluarga, sahabat dan orang-orang tersayang. Jangan Sendirian….!

-------------------------------------------------------

Ingin ikut Menghafal Al Quran Semudah Tersenyum secara rutin bersama ust @bobbyherwibowo secara gratis lewat video/audio secara gratis?Kirim data berikut:
#Nama#Domisili#No Hp#pin bb#email
Kirim via sms ke:
0813-603-8790
0857-7487-8630
(lis)
cover top ayah
اِذۡ قَالَ اللّٰهُ يٰعِيۡسَى ابۡنَ مَرۡيَمَ اذۡكُرۡ نِعۡمَتِىۡ عَلَيۡكَ وَعَلٰى وَالِدَتِكَ‌ ۘ اِذۡ اَيَّدْتُكَ بِرُوۡحِ الۡقُدُسِ تُكَلِّمُ النَّاسَ فِىۡ الۡمَهۡدِ وَكَهۡلًا ‌ ۚوَاِذۡ عَلَّمۡتُكَ الۡـكِتٰبَ وَالۡحِكۡمَةَ وَالتَّوۡرٰٮةَ وَالۡاِنۡجِيۡلَ‌ ۚ وَاِذۡ تَخۡلُقُ مِنَ الطِّيۡنِ كَهَيْئَةِ الطَّيۡرِ بِاِذۡنِىۡ فَتَـنۡفُخُ فِيۡهَا فَتَكُوۡنُ طَيۡرًۢا بِاِذۡنِىۡ‌ وَ تُبۡرِئُ الۡاَكۡمَهَ وَالۡاَبۡرَصَ بِاِذۡنِىۡ‌ ۚ وَاِذۡ تُخۡرِجُ الۡمَوۡتٰى بِاِذۡنِىۡ‌ ۚ وَاِذۡ كَفَفۡتُ بَنِىۡۤ اِسۡرَآءِيۡلَ عَنۡكَ اِذۡ جِئۡتَهُمۡ بِالۡبَيِّنٰتِ فَقَالَ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا مِنۡهُمۡ اِنۡ هٰذَاۤ اِلَّا سِحۡرٌ مُّبِيۡنٌ
Dan ingatlah ketika Allah berfirman, Wahai Isa putra Maryam! Ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu sewaktu Aku menguatkanmu dengan Rohulkudus. Engkau dapat berbicara dengan manusia pada waktu masih dalam buaian dan setelah dewasa. Dan ingatlah ketika Aku mengajarkan menulis kepadamu, (juga) Hikmah, Taurat dan Injil. Dan ingatlah ketika engkau membentuk dari tanah berupa burung dengan seizin-Ku, kemudian engkau meniupnya, lalu menjadi seekor burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika engkau menyembuhkan orang yang buta sejak lahir dan orang yang berpenyakit kusta dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika engkau mengeluarkan orang mati (dari kubur menjadi hidup) dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuhmu) di kala waktu engkau mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata, Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.

(QS. Al-Maidah Ayat 110)
cover bottom ayah
preload video