Catatan ke-15 Ramadhan

Puasa itu Menumbuhkan Tawakkal

loading...
Puasa itu Menumbuhkan Tawakkal
Puasa itu Menumbuhkan Tawakkal
Imam Shamsi Ali
Presiden Nusantara Foundation

"Dan barangsiapa yang bertawakkal maka cukuplah Dia (Allah) baginya" (Alqur'an).

Keterbatasan manusia dalam segala hal di satu sisi, dan dorongan dunia yang tiada batas di sisi lain, seringkali menjadikan manusia kehabisan energi dalam menghadapi tuntutan hidup itu sendiri.

Masalahnya pula, manusia sering pula lalai akan realita keterbatasannya. Akhirnya yang terjadi adalah kekecewaan bahkan frustrasi. (Baca Juga: Puasa itu Menyehatkan)

Dalam pandangan iman, alam semesta bergerak tiada henti dalam genggaman sang Pencipta. "Maha Suci Allah yang ditangganNya terletak segala kuasa dan berkuasa atas segala sesuatu". (Alqur'an).



"Bagi Allah kepemilikan langit dan bumi dan kepadaNya segala sesuatu dikembalikan". (Alqur'an).

"Wahai Engkau yang memiliki kerajaan. Engkau memberikan kekuasaan kepada siapa yang Engkau kehendaki. Dan Engkau mengambil kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki. Dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki. Di tanganMu segala kebaikan dan sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu," (Alqur'an).

Semua informasi langit di atas sekaligus menjelaskan akan kenaifan, kelemahan dan keterbatasan makhluk. Bahwa kekuatan, kekuasaan dan kesempurnaan semuanya ada dalam genggaman pencipta, pemilik dan pengatur alam semesta.



Di sisi lain manusia diciptakan dengan keinginan yang tiada batas. Tapi kemampuan dirinya untuk memenuhi keinginan itu serba terbatas. Dan dunia yang diharapkan untuk memenuhi keinginannya itu juga terbatas.
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
قُلۡ اِنَّ صَلَاتِىۡ وَنُسُكِىۡ وَ مَحۡيَاىَ وَمَمَاتِىۡ لِلّٰهِ رَبِّ الۡعٰلَمِيۡنَۙ
Katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam. 

(QS. Al-An’am:162)
cover bottom ayah
preload video