Hajj Journey-6

3 Cara Memulai Ibadah Haji (Bagian 1)

loading...
3 Cara Memulai Ibadah Haji (Bagian 1)
3 Cara Memulai Ibadah Haji (Bagian 1)
Imam Shamsi Ali
Presiden Nusantara Foundation
Pembimbing haji Nusantara USA


Haji adalah ibadah yang mendasar dalam Islam, maka sudah pasti tuntunannya sangat detail dan jelas dari Rasulullah SAW.

Jika salat diperintah "salatlah sebagaimana kamu melihatku salat". Maka haji oleh Rasulullah SAW juga diperintahkan: "Ambillah dariku manasikmu". Artinya dalam melakukan ibadah haji, lakukanlah sesuai cara dan ketentuan yang Rasulullah SAW telah contohkan.

Ada beberapa kekeliruan fatal di kalangan sebagian umat Islam. Terkadang kita melihat sebagian orang menunaikan ibadah haji sesuai tradisi atau budaya yang selama ini berlaku. Padahal ibadah harus terbangun di atas dasar "Al-Ittiba", yaitu dalam melakukannya harus sesuai tuntutan Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW.

Tiga Cara Memulai Ibadah Haji

Dalam tuntunan Rasulullah SAW ada tiga cara dalam melakukan ibadah haji: Ifrad, Qiran, Tamattu’.



Haji Ifrad adalah dalam musim haji tahun itu seseorang hanya meniatkan melakukan ibadah haji. Sehingga ketika memulai ihramnya, niat yang dilafazkan semata bertujuan untuk menunaikan ibadah haji.

Bentuk niat Ifrad adalah: "Labbaika allahumma hajjan". (Ya Allah aku datang memenuhi panggilanMu untuk berhaji).

Ketika berhaji dengan cara Ifrad ini maka sang haji tidak diharuskan menyembelih sembelihan. Sembelihan ini lazimnya disebut "DAM" yang berarti darah. Karena menyembelih hewan itu identik dengan mengalirkan darah.



Haji Qiran adalah ketika seseorang dalam musim itu berniat untuk Umrah dan haji sekaligus. Karena niatnya memang melakukan umrah dan haji sekaligus maka Lafaz niat ihramnya menyebutkan keduanya.
halaman ke-1 dari 4
cover top ayah
وَلَا تَتَمَنَّوۡا مَا فَضَّلَ اللّٰهُ بِهٖ بَعۡضَكُمۡ عَلٰى بَعۡضٍ‌ ؕ لِلرِّجَالِ نَصِيۡبٌ مِّمَّا اكۡتَسَبُوۡا ؕ‌ وَلِلنِّسَآءِ نَصِيۡبٌ مِّمَّا اكۡتَسَبۡنَ‌ ؕ وَسۡئَـلُوا اللّٰهَ مِنۡ فَضۡلِهٖ ؕ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُلِّ شَىۡءٍ عَلِيۡمًا
Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

(QS. An-Nisa:32)
cover bottom ayah
preload video